SARA "PERANG ANTAR SUKU DI TIMIKA"

Get Started. It's Free
or sign up with your email address
Rocket clouds
SARA "PERANG ANTAR SUKU DI TIMIKA" by Mind Map: SARA "PERANG ANTAR SUKU DI TIMIKA"

1. Konsep / Kata Kunci

1.1. SARA Suku, agama, ras, dan antargolongan

1.2. Suku a.Golongan orang-orang (keluarga) yang seturunan,suku b. Golongan bangsa sebagai bagian dari bangsa yang besar, seperti Sunda, Jawa c. Golongan orang sebagai bagian dari kaum yang seketurunan, takson dalam satuan taksonomi yang berada di antara marga dan bangsa, famili

1.3. Perang pe.rang /pêrang/ a.permusuhan antara dua negara (bangsa, agama, suku, dan sebagainya): kedua negara itu dalam keadaan – b.Pertempuran besar bersenjata antara dua pasukan (tentara, laskar, pemberontak, dan sebagainya) atau lebih: sengit c.Perkelahian; konflik d.Cara mengungkapkan permusuhan: -- ideologi

2. Masalah

2.1. Masalah hubungan antar sukudi Indonesia sangat sering terjadi. Salah satu contoh terjadinya masalah antar suku yaitu Perang Suku yang terjadi antara Suku Mony dan Suku Dani di Papua.

2.2. Perang antar Suku Mony dan Dany di Kampung Timika Gunung, Jayanti, Distrik Kuala Kencana, Timika, Papua terjadi pada tanggal 22 Mei 2014.

2.3. Pertikaian antar kedua kampung ini dipicu sengketa lahan garapan antara Suku Dani dan Mony.

2.4. Ratusan warga yang terlibat bentrokan saling serang dengan menggunakan anak panah.

2.5. Sejak pertikaian ini terjadi hingga saat ini tercatat 20 orang sudah tewas dari kedua kelompok yang terlibat pertikaian. Sementara ratusan orang mengalami luka luka bahkan puluhan rumah dan lahan perkebunan mereka dibakar dan dirusak saat pertikaian berlangsung.

3. Akar Masalah

3.1. Pelanggaran batas tanah suku

3.2. Tidak ada kepastian dalam hak tanah yang menyebabkan masyarakat saling menganggap tanah tersebut adalah warisan nenek moyang mereka masing-masing.

3.3. Perebutan kebutuhan pokok (ekonomi) untuk mempertahankan kehidupan seperti air, pangan, ladang, dan tempat tinggal.

3.4. Masyarakat sangat berpegang teguh adat istiadatdan harga diri setiap suku dengan menggunakan hukum rimba.

4. Penyebab

4.1. Rendahnya tingkat pendidikan yang berada di papua

4.2. Masyarakat dari kalangan pemuda yang tidak menuruti ketua adat

4.3. Balas dendam masih menjadi budaya di Papua

4.4. Provokasi yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

5. Persoalan Dalam Kasus

5.1. Pertikaian antar kedua kampung ini dipicu sengketa lahan garapan antara Suku Dani dan Mony.

5.2. Ratusan warga yang terlibat bentrokan saling serang dengan menggunakan anak panah.

6. Solusi

6.1. adanya kerjasama dari berbagai bidang mulai dari agama dan pendidikan yang mampu mengubah masyarakat Papua lebih rasional, positif, dan open minded.

6.2. Mengubah mindset masyarakat Papua dengan cara pemerintah melakukan pendekatan kepada masyarakat Papua secara keseluruhan hingga ke pedalaman yang masih primitif.

7. Aksi

7.1. Membuat sticker mengenai SARA yang berisi ajakan untuk saling memahami atau bertoleransi terhadap sesama dalam perbedaan suku.

8. Kesimpulan

8.1. Jika masalah sudah terlaksana deingan baik maka masalah hubungan antar suku ini akan berkurang dan membuat bangsa Indonesia menjadi harmonis.