MATA PELATIHAN PROYEK PERUBAHAN DIKLAT PIM III (47 JP)

Get Started. It's Free
or sign up with your email address
Rocket clouds
MATA PELATIHAN PROYEK PERUBAHAN DIKLAT PIM III (47 JP) by Mind Map: MATA PELATIHAN PROYEK PERUBAHAN  DIKLAT PIM III (47 JP)

1. 0. Perkenalan diri Pengampu dan Peserta (10 menit)

1.1. Pengampu

1.1.1. Dr. Ir. Sugiarto Sumas, MT

1.1.1.1. Sambutan Kabarenbang Kemnaker RI Sugiarto Sumas (SOSIALISASI)

1.1.2. Widyaiswara Ahli Utama (IV/e)

1.1.3. 0811971274

1.1.4. [email protected]

1.2. Peserta Pejabat Kemnaker, BNP2TKI, dan Basarnas

1.2.1. Eselon III Kemnaker

1.2.2. Eselon III BNP2TKI

1.2.3. Eselon III BASARNAS

2. 1. Deskripsi singkat Organisasi dan Perubahannya (15 menit)

2.1. Organisasi Publik / Pemerintahan

2.1.1. Tujuan Bernegara

2.1.1.1. Tujuan Bernegara" -KH. Salahuddin Wahid

2.1.2. Struktur Pemerintahan Negara

2.1.3. Catatan: Tugas dan fungsi pemerintahan terbagi habis

2.2. Metapora Proses Perubahan

2.2.1. a. Metapora Lautan Tenang

2.2.1.1. Ngeri !! Dihantam Ombak Besar, Nasib Kapal & Awak Kapal Jadi Seperti ini...

2.2.2. b. Metapora Arung Jeram

2.2.2.1. Arung Jeram Paling Ekstrem

2.3. Karakteristik Perubahan

2.3.1. a. Dinamis, terdapat variasi derajat / bobot dan arah perubahan

2.3.2. b. Menghasilkan ketidakpastian dan tak terduga

2.3.3. c. Menciptakan ancaman dan sekaligus peluang

2.4. Pendorong Perubahan

2.4.1. Faktor Eksternal

2.4.1.1. Perubahan kebutuhan dan keinginan konsumen

2.4.1.2. Peraturan Pemerintah

2.4.1.3. Perubahan Teknologi

2.4.1.4. Situasi ekonomi

2.4.2. Faktor Internal

2.4.2.1. 1. Perubahan strategi organisasi

2.4.2.2. 2. Perubahan dalam komposisi ketenagakerjaan

2.4.2.3. 3. Adanya perlengkapan dan peralatan baru

2.4.2.4. 4. Perubahan sikap dan prilaku karyawan

2.5. Macam Perubahan

2.5.1. Perubahan terencana

2.5.1.1. Perubahan yang dirancang dan diimplementasikan secara berurutan dan tepat waktu sebagai antisipasi peristiwa masa depan

2.5.2. Perubahan reaktif

2.5.2.1. Merupakan respon terhadap suatu peristiwa yang muncul

2.6. Fokus Perubahan

2.6.1. 1. Perubahan Struktur Organisasi

2.6.2. 2. Perubahan pada Proses Pekerjaan

2.6.3. 3. Perubahan Personalia

2.7. Faktor Penghambat Perubahan

2.7.1. 1. Ketidakpastian

2.7.2. 2. Kebiasaan

2.7.3. 3. Kecemasan akan ancaman kerugian

2.7.4. 4. Keraguan pencapaian tujuan

2.8. Solusi atasi kendala

2.8.1. 1. Melakukan edukasi dan komunikasi

2.8.2. 2. Mengalang partisipasi

2.8.3. 3. Memberikan fasilitasi dan dukungan

2.8.4. 4. Manipulasi dan kooptasi

2.8.5. 5. Memilih Tim yang sejalan

2.8.6. 6. Melakukan paksaan (koersi)

2.9. Manajemen Proyek

2.9.1. Merencanakan

2.9.2. Mengorganisasikan

2.9.3. Mengerakkan

2.9.4. Mengendalikan

2.9.5. Siklus Proyek

2.10. Manajemen Proyek Perubahan

2.10.1. Rancangan Proyek Perubahan

2.10.2. Seminar Rancangan Proyek Perubahan

2.10.3. Implementasi Proyek Perubahan

2.10.4. Laporan Laboratorium Kepemimpinan

2.10.5. Seminar Laboratorium Kepemimpinan (Evaluasi Proyek Perubahan)

2.10.6. Kecamatan Buka Layanan Aduan hingga Sabtu, Apa Kata Warga?

2.10.7. Catatan

2.10.7.1. Proyek Perubahan tidak pernah berhenti, jelaskan?

2.10.7.2. Peserta mengidentifikasi proyek perubahan apa yang terjadi pada unit kerja eselon IV-nya selama 3 tahun terakhir?

2.10.7.3. Siapa yang diuntungkan dari Proyek Perubahan?

3. 2. Hasil Belajar dan Indikator Keberhasilan (5 menit)

3.1. Hasil Belajar

3.1.1. Setelah menyelesaikan materi pembelajaran ini, peserta mampu menjelaskan organisasi yang melakukan perubahan dan menjelaskan perubahan pengelolaan kegiatannya dalam organisasi

3.1.2. Keberhasilan Pendidikan Karakter, Nilai Akademis Bukan Menjadi Ukurannya

3.2. Indikator Hasil Belajar

3.2.1. 1). Peserta mampu mengidentifikasi permasalahan kinerja organisasi dalam pelayanan publik

3.2.2. 2). Peserta mampu menganalisis tuntutan perubahan pelayanan yang menjadi unggulan

3.2.3. 3). Peserta mampu menjelaskan dan mempengaruhi pihak terkait (stakeholders), untuk melakukan perubahan dalam meningkatkan kinerja organisasi dalam pelayanan publik

3.2.4. 4). Peserta mampu merumuskan gagasan mengatasi masalah organisasi, merumuskan langkah langkah membangun organisasi proyek perubahan dan Tim Perubahan

4. 3. Peranan Mata Diklat dalam pembentukan kompetensi Pemimpin Perubahan (10 menit)

4.1. Kelemahan Organisasi Publik

4.1.1. 1. Struktur organisasi rumit, tidak mudah diubah, dan memiliki interdependensi satu sama lain

4.1.2. 2. Kebijakan mudah berubah dan aktivitas tidak berkelanjutan

4.1.3. 3. Kurang antisipatip terhadap perubahan lingkungan strategis.

4.1.4. 4. Sistem merit kurang berjalan dengan baik

4.2. 2). Pemimpin Perubahan harus memiliki kompetensi mengatasi Kelemahan Organisasi Publik

4.2.1. Lima Pemimpin yang Akan Membawa Perubahan #KupiKupiFakta

4.3. 3).Manfaat Mata Pelatihan Proyek Perubahan

4.3.1. a. Peserta diharapkan lebih cerdas mengelola perubahan mulai dari merancang sampai memimpin pelaksanaan proyek perubahan serta mampu berinteraksi dengan pihak-pihak selama dalam kegiatan proyek perubahan

4.3.2. b. Membuat peserta lebih percaya diri sebagai pemimpin perubahan pada saat berhadapan dengan stakeholder/mitra kerjanya.

4.3.3. c. Membuat Peserta lebih mampu menentukan Tim kerja dan jejaring kerja.

4.3.4. d. Memudahkan stakeholders memahami proyek perubahan dan kerjasama yang diperlukan;

4.3.5. e. Peserta lebih mampu mengelola potensi dukungan dan konflik dalam implementasi proyek perubahan

5. 4. Tahapan pemberian materi, proses pembelajaran, dan media pembelajaran (5 menit)

5.1. 1). Tahapan Pembelajaran Materi

5.1.1. a. Konsepsi Proyek Perubahan (3 JP)

5.1.2. b. Area, ruang lingkup, dan muatan Proyek Perubahan (Merancang Proyek Perubahan) (6 JP)

5.1.3. c. Penyusunan Rancangan Proyek Perubahan (9 JP)

5.1.4. d.Seminar Rancangan Proyek Perubahan (10 JP)

5.1.5. e. Implementasi Rancangan Proyek Perubahan (Pembekalan Implementasi) (6 JP)

5.1.6. f. Seminar Hasil Implementasi Proyek Perubahan (10 JP)

5.1.7. g. Sharing pengalaman memimpin perubahan instansi (3 JP)

5.2. 2). Proses Pembelajaran

5.2.1. Melakukan proses “learning from inside” dari masing -masing peserta dibanding proses “learning from outside” dari pengajar kepada peserta, walaupun keduanya dapat dilakukan secara simultan selama proses pembelajaran.

5.3. 3). Media Pembelajaran

5.3.1. Bahan tayang pilihan yang relevan

6. 5. Konsepsi Proyek Perubahan (2 JP)

6.1. a. Video Profil Lembaga

6.1.1. Profil Kemnaker

6.1.1.1. Tentang Kemnaker RI

6.1.2. Profil BNP2TKI

6.1.2.1. PROFIL BNP2TKI

6.1.3. Profil Basarnas

6.1.3.1. PROFILE BASARNAS INDONESIA

6.2. b. Perubahan

6.2.1. Merupakan kondisi saat ini menjadi menjadi kondisi yang diinginkan

6.3. c.. Perubahan Inovatif

6.3.1. Perubahan yang terjadi oleh adanya perubahan simultan antara perubahan tehnikal dan perubahan secara adaftif.

6.4. d. Elemen Manajemen Perubahan

6.4.1. 1. Leaderships

6.4.1.1. Tugas menselaraskan PM dan CM

6.4.2. 2. Project Management (PM)

6.4.2.1. Elemen perubahan yang bersifat mekanistik, yang berhubungan dengan organizational change (business process side)

6.4.3. 3. Change Management (CM)

6.4.3.1. Elemen perubahan yang bersifat organik, yang berhubungan dengan individual change (people side)

6.4.4. Catatan

6.4.4.1. Perubahan yang sukses memerlukan sisi teknikal dan sisi orang

6.5. e. Kegagalan dan Keberhasilam Perubahan

6.5.1. 1. Berhasil apabila perubahan pekerja sampai pada posisi "reinforce" dan perubahan proyek pada posisi "post-implementation"

6.5.2. 2. Kegagalan type A apabila manajemen perubahan tidak efektif masih berada pada "awareness"

6.5.3. 3. Kegagalan type B apabila manajemen proyek tidak efektif masih berada pada "business need"

6.6. f. Lima Penentu Perubahan Berhasil

6.6.1. Awareness of the need for change

6.6.2. Desire to participate and support the change

6.6.3. Knowledge on how to change

6.6.4. Ability to implement required skills and behavior

6.6.5. Reinforcement to sustain the change

6.7. g. Manfaat Perubahan

6.7.1. 1. Merangsang kreativitas dan inovasi

6.7.2. 2. Mendorong konsulidasi organisasi

6.7.3. 3. Peluang peningkatan kompetensi baru bagi SDM

6.7.4. 4. Menciptakan budaya baru

6.7.5. 5. Menciptakan teknologi baru

6.8. h. Gagasan Perubahan

6.8.1. Merupakan sebuah rencana awal perubahan yang didasarkan pada permasalahan strategis terpilih dari berbagai permasalahan yang ada

6.9. i. Tips Penyusunan Gagasan Perubahan

6.9.1. 1. Terbuka terhadap perubahan

6.9.2. 2. Menyukai tantangan

6.9.3. 3. Menghayati tugas dan tanggung jawab kepada masyarakat

6.9.4. 4. Menyadari layanan terbaik yang dibutuhkan masyarakat

6.9.5. 5. Menyadari Pemerintah harus proaktif melayani masyarakat. Negara harus hadir di tengah problema masyarakat

6.10. j. Diagram Alur Proyek Perubahan

6.11. k. Proyek Perubahan

6.11.1. a. Definis Proyek Perubahan

6.11.2. b. Hirarki Proyek Perubahan

6.11.3. c. Ruang Lingkup Proyek Perubahan

6.11.3.1. Tahapan Proyek Perubahan

6.11.4. d. Area Perubahan

6.11.4.1. Area Perubahan Instansional

6.11.5. e. Penyusunan Gagasan Proyek Perubahan

6.11.5.1. 1. Penyusunan Gagasan Proyek Perubahan

6.11.5.2. 2. Penyusunan Gagasan Proyek Perubahan (Sambungan)

6.11.5.3. 3. Penyusunan Gagasan Proyek Perubahan (sambungan)

6.12. l. Pendalaman Materi Konsep Proyek Perubahan

6.12.1. 1. Kondisi Awal

6.12.2. 2. Terobosan Inovasi

6.12.3. 3. Kondisi yang diinginkan

6.12.4. 4. Ruang lingkup Vs Jangka Waktu Proyek Perubahan

6.13. m. Dokumen Proyek Perubahan

6.13.1. 1. Dokumen Rancangan Proyek Perubahan

6.13.1.1. 1). Dokumen Penyusunan Gagasan Proyek Perubahan

6.13.1.1.1. a. Identitas Proyek

6.13.1.1.2. b. Latar Belakang

6.13.1.1.3. c. Tujuan Perubahan

6.13.1.1.4. d. Manfaat Perubahan

6.13.1.1.5. e. Ruang Lingkup

6.13.1.1.6. f. Persetujuan atasan

6.13.1.2. 2). Dokumen Rancangan Proyek Perubahan

6.13.1.2.1. a. Judul Proyek Perubahan

6.13.1.2.2. b. Latar Belakang

6.13.1.2.3. c. Tujuan

6.13.1.2.4. d. Manfaat

6.13.1.2.5. e. Ruang Lingkup

6.13.1.2.6. f. Pentahapan (Milestones)

6.13.1.2.7. g. Identifikasi Stakeholdes

6.13.1.2.8. h. Tim Efektif dan Struktur Organisasi Pelaksana

6.13.1.2.9. i. Anggaran (jika ada)

6.13.1.2.10. j. Identifikasi Potensi Kendala / Masalah

6.13.2. 2. Dokumen Laporan Proyek Perubahan

6.13.2.1. Merupakan implementasi dar rancangan proyek perubahan, sehingga sistematikannya mengikuti rancangan proyek perubahan yang sudah diperbaiki dengan adanya masukan dari mentor dan coach

6.14. n. Coach

6.14.1. TEKNIK COACHING YANG BAIK

6.15. o. Mentor

6.15.1. pemimpin = mentor

6.16. p. Peserta

6.16.1. 1. Mempersiapkan dokumen, instrumen, waktu sebelum bertemu Mentor dan Coach

6.16.2. 2. Berprakarsa melakukan diskusi

6.16.3. 3. Menggalang kerjasama dan kesepakatan dengan stakeholders

6.16.4. 4. Membuat laporan kegiatan taking ownership dan Laboratorium Kepemimpinan

6.17. q. Format Laporan Gagasan Proyek Perubahan

6.17.1. 1. Latar Belakang

6.17.2. 2. Inovasi / Terobosan

6.17.3. 3. Indikasi Stakeholders

6.17.4. 4. Langkah / Tahapan

6.18. r. Penulisan Proyek Perubahan

6.18.1. 1. Proses Penulisan Proyek Perubahan (2 slide)

6.18.2. 2. Mekanisme Kerja

6.18.2.1. 1. Perkenalan dengan Coach dan menyusun desain awal rencana kerja bersama

6.18.2.2. 2. Melakukan diagnosa organisasi untuk menemukan permasalahan

6.18.2.3. 3. Memilih Mentor yang cocok, kemudian meminta advice tentang inovasi yang sesuai dan dapat dikerjakan

6.18.2.4. 4. Membuat Proposal Proyek Perubahan

6.18.2.5. 5. Mengidentifikasi dan memetakan pengaruh stakeholders

6.18.2.6. 6. Presentasi Rancangan Proyek Perubahan dihadapan Mentor, Coach dan Evaluator

7. 6. Area, ruang lingkup, dan muatan Proyek Perubahan (Merancang Proyek Perubahan) (6 JP)

7.1. a. Area perubahan dalam organisasi

7.2. b. Lingkup perubahan

7.3. c. Muatan Proyek Perubahan

7.4. d. Latihan menyusun model Rancangan Proyek Perubahan berdasarkan hasil breakthrouht I (membangun komitmen bersama), yang akan dibawa kepada Coach on campus

8. 7. Penyusunan Rancangan Proyek Perubahan (9 JP)

8.1. a. Penjelasan area, lingkup dan muatan proyek perubahan, gagasan dan penajaman ke arah topik perubahan, tujuan, lingkup dan manfaat proyek perubahan, berdasarkan hasil diskusi dengan Coach dan mentor

8.2. b. Penjelasan teknik merancang, penyusunan rancangan proyek perubahan (RPP), menjelaskan dan membimbing RPP dan penyiapan seminar RPP, selanjutnya menjelaskan rencana aksi dalam persiapan kegiatan laboratorium kepemimpinan

9. 8. Seminar Rancangan Proyek Perubahan (10 JP)

9.1. a. Penyusunan RPP dan Hasil yang akan dicapai

9.2. b. Penyusunan bahan tayang dan penyiapan strategi pengaturan waktu paparan RPP

9.3. c. Penilaian Rancangan Proyek Perubahan (40%)

9.3.1. 1). Jenis Perubahan (10 %)

9.3.2. 2). Cakupan manfaat perubahan (10 %)

9.3.3. 3). Kejelasan Tahap Perubahan (10 %)

9.3.4. 4). Peta Pemangku Kepentingan (10 %)

10. 9. Implementasi Rancangan Proyek Perubahan (Pembekalan Implementasi) (6 JP)

10.1. a. Penjelasan kendala dan resiko dalam implementasi proyek perubahan

10.2. b. Penjelasan strategi manajemen pengelolaan kendala dan resiko dalam implementasi proyek perubahan

11. 10. Seminar Laboratorium Kepemimpinan (10 JP)

11.1. a. Penjelasan tentang persiapan Seminar Laboratorium Kepemimpinan

11.2. b. Penjelasan dan konfirmasi hasil yang dicapai beserta buktinya, bahan tayang, dan strategi pengaturan waktu paparannya.

11.3. c. Penilaian Laboratorium Kepemimpinan(60 %)

11.3.1. a. Jumlah kegiatan memobilisasi dukungan (15 %)

11.3.2. b. Pernyataan dukungan (15 %)

11.3.3. Capaian tahap perubahan (30 %)

12. 11. Berbagi Pengalaman memimpin perubahan instansi (3 JP)

12.1. a. Penjelasan tentang maksud berbagi pengalaman dalam menerapkan kepemimpinannya pada saat implementasi proyek perubahan

12.2. b. Pemaparan 2 - 3 orang peserta terpilih

13. 12. Umpan balik dan membangun komitmen ke depan (45 menit)

13.1. a. Menerima umpan balik dari peserta dari hasil implementasi proyek perubahan / laboratorium kepemimpinan (LK)

13.2. b. Membangun komitmen ke depan dalam rangka mewujudkan proyek perubahan yang dilaksanakan pada jangka menengah dan jangka panjang

14. www.bit.ly/Konsep-proper