Kekuasaan dan Politik

Get Started. It's Free
or sign up with your email address
Rocket clouds
Kekuasaan dan Politik by Mind Map: Kekuasaan dan Politik

1. Kekuasaan adalah kualitas yang melekat pada satu interaksi antara dua atau lebih individu. Jika setiap individu mengadakan interaksi untuk mempengaruhi tindakan satu sama lain, maka yang muncul dalam interaksi tersebut adalah pertukaran kekuasaan

1.1. Kekuasaan adalah gagasan politik yang berkisar pada sejumlah karakteristik. Karakteristik tersebut mengelaborasi kekuasaan selaku alat yang digunakan seseorang, yaitu pemimpin (juga pengikut) gunakan dalam hubungan interpersonalnya.

2. 6 dasar atau atau sumber dari kekuasaan

2.1. 1. Coercive power adalah kekuasaan yang bertipe paksaan, lebih memusatkan padandangan pada kemampuan untuk member hukuman kepada orang lain

2.2. 2. Reward power memusatkan perhatian pada kemampuan untuk memberi ganjaran atau imbalan atas pekerjaan atau tugas yang dilakukan orang lain

2.3. 3. Referent power ini didasarkan pada satu hubungan kesukaan atau liking dalam arti bila seseorang mengidentifikasi orang lain yang mempunyai kualitas atau persyaratan seperti yang diiinginkan

2.4. 4. Expert power merupakaan tipe kekuasaan berdasarkan keahlian, memfokuskan diri pada suatu keyakinan bahwa seseorang mempunyai kekuasaan, pastilah ia memiliki pengetahuan, keahlian serta informasi yang lebih banyak dalam suatu persoalan

2.5. 5. Legitimate power atau kekuasaan yang sah adalah kekuasaan yang sebenarnya (actual power), ketika seseorang melalui sesuatu persetujuan dan kesepakatan diberi hak untuk mengatur dan menentukan perilaku orang laindalam suatu organisasi

3. Perilaku politik adalah sesuatu di luar kebutuhan pekerjaan yang ditetapkan. Usaha perilaku untuk menggunakan seseorang berdasarkan kekuasaan.

3.1. Karakteristik Percakapan Politik

3.1.1. koorientasi

3.1.1.1. Penyebutan ini hanya menunjukkan bahwa orang saling bertukar pandangan tentang masalah; pertukaran itu menimbulkan serangkaian pesan dan tindakan, dan melalui urutannya para peserta serempak mengorientasikan diri terhadap obyek yang dibahas dan terhadap satu sama lain.

3.1.2. Percakapan Sebagai permainan

3.1.2.1. Lyman dan Scott mengemukakan empat tipologi permainan yang sesuai untuk menjelaskan sifat-sifat yang menyerupai permainan dalam komunikasi politik interpersonal. Permainan dibedakan menurut tujuan yang dikerjar-nya. Permainan wajah, misalnya, merefleksikan upaya peserta untuk menetapkan indentifikasi masing-masing dengan cara-cara yang dihargai. Suatu permainan wajah bisa defensive; dalam permainan ini pemain berusaha melindungi suatu identitas dari ancaman

3.1.3. Kontur saling tukar interpersonal

3.1.3.1. Beberapa hal memengaruhi makna yang diberikan orang kepada pesan-pesan yang mengalir melalui saluran-saluran interpersonal

3.1.3.1.1. Empati

3.1.3.1.2. Menyingkap Diri

3.1.3.1.3. Homofili