Get Started. It's Free
or sign up with your email address
Rocket clouds
KONSEP BIAYA by Mind Map: KONSEP BIAYA

1. PEMBEBANAN BIAYA

1.1. Biaya

1.2. Objek Biaya

1.2.1. Produk

1.2.2. Departemen

1.2.3. Aktivitas

1.2.4. Pelanggan

1.3. Metode Pembebanan Biaya

1.3.1. Penelusuran Langsung

1.3.2. Penelusuran Pemicu

1.3.3. Alokasi

2. KLASIFIKASI BIAYA

2.1. Berdasarkan Ketertelusuran

2.1.1. biaya langsung

2.1.2. biaya tidak langsung

2.2. berdasarkan perilaku

2.3. Berdasarkan Fungsi

2.3.1. Biaya Produksi

2.3.2. Biaya Pemasaran

2.3.3. Biaya Administrasi dan Umum

2.4. Berdasarkan Elemen Biaya Produksi

2.4.1. Biaya Bahan Baku

2.4.2. Biaya Tenaga Kerja Langsung

2.4.3. Biaya Overhead Pabrik

2.5. Berdasarkan Ketertelusuran

3. PENENTUAN PEMICU BIAYA

3.1. Tahapan Penentuan Pemicu Biaya

3.1.1. Analisis Aktivitas

3.1.1.1. Tahap-Tahap Analisis Aktivitas

3.1.1.1.1. Wawancara Karyawan

3.1.1.1.2. Inventarisasi Aktivitas

3.1.1.1.3. Pengecekan Ulang

3.1.1.2. Inventarisasi Aktivitas

3.1.1.2.1. Karyawan atau Sekelompok Karyawan

3.1.1.2.2. Karyawan dengan Alat Bantu Mesin dan Peralatan

3.1.2. Analisis Biaya

3.1.2.1. Aktivitas Pergesetan pelaratan

3.1.2.1.1. Gaji dan Upah Operator Peralatan dan Mesin

3.1.2.2. Konsumsi Aktivasi Penanganan Barang

3.1.2.2.1. Gaji dan Upah Operator Penanganan Barang

3.1.2.3. Aktivitas Pemeliharaan

3.1.2.3.1. Gaji dan Upah Karyawan Pemeliharaan & Biaya Bahan Bakar serta Suku Cadang

3.2. Inventarisasi Pemicu Biaya

3.3. Penentuan Pemicu Biaya

3.3.1. Diukur

3.3.2. Dikendalikan

3.3.3. Sederhana

3.3.4. Berhubungan dengan Objek Biaya

3.3.5. Dapat diterima

4. BIAYA BARANG & JASA

4.1. Produk Berwujud

4.1.1. Biaya Produk

4.1.1.1. Biaya Produksi

4.1.1.1.1. Pembuatan barang dan penyediaan jasa

4.1.1.2. Biaya Nonproduksi

4.1.1.2.1. Berkaitan dengan fungsi perancangan, pengembangan, penjualan, distribusi, layanan pelanggan & administrasi umum

4.2. Jasa

4.2.1. Kewujudan

4.2.2. Daya Tahan

4.2.3. Keterpisahan

4.2.4. Heterogenitas

4.3. Laporan Laba Rugi

4.3.1. Perusahaan Manufaktur

4.3.1.1. Biaya Produk

4.3.1.2. Biaya Periodik

4.3.1.2.1. Biaya Administrasi

4.3.1.2.2. Biaya Pemasaran

4.3.2. Perusahaan Jasa

4.3.2.1. Biaya Jasa Jual

5. BIAYA DALAM MEMBUAT KEPUTUSAN

5.1. Biaya Relevan dan Pendapatan Relevan

5.1.1. Biaya Masa Depan

5.1.2. Biaya Berbeda Antar-Alternatif

5.2. Biaya Diferensial dan Pendapatan Diferensial

5.2.1. Biaya Inkremental

5.2.2. Biaya Dekremental

5.3. Biaya Kesempatan

5.3.1. Mengorbankan salah satu manfaat

5.4. Biaya Terbenam

5.4.1. Sudah Terjadi

5.4.2. Bukan Biaya Diferensial Maupun Relevan

6. SISTEM AKUNTANSI MANAJEMEN

6.1. Sistem Akuntansi Manajemen Konvensional

6.1.1. Fokus Pengukuran Output Aktivitas Berdasar Volume Produksi

6.1.2. Berdasar Asumsi Semua Biaya Dapat Diklasifikasikan Menjadi Biaya Tetap dan Biaya Variabel

6.1.3. Menekankan Pada Pembebanan Biaya Berdasar Alokasi

6.1.4. Biaya BB+TKL+OHP

6.1.5. Kelamahan Terletak Pada Pembebanan Biaya OHP

6.1.6. Ciri Khas

6.1.6.1. Menggunakan Pemicu Berbasis Unit

6.1.6.2. Menggunakan Alokasi Dalam Pembebanan Biaya

6.1.6.3. Penentuan Biaya Produk Terlalu Sempit dan Kaku

6.1.6.4. Fokus Pada Manajemen Biaya

6.1.6.5. Sedikit Menggunakan Informasi Aktivitas

6.2. Sistem Akuntansi Manajemen Kontemporer

6.2.1. Senantiasa Berevolusi

6.2.2. Tujuan Utama

6.2.2.1. Memperbaiki Kualitas

6.2.2.2. Memperbaiki Konten

6.2.2.3. Memperbaiki Relevansi

6.2.3. Banyak Tujuan Manajerial yang Terpenuhi

6.2.4. Menkankan Penelusuran Daripada Alokasi Biaya

6.2.5. Ciri Khas

6.2.5.1. Menggunakan Pemicu Berbasis Unit dan Nonunit

6.2.5.2. Menggunakan Banyak Penelusuran Dalam Pembebanan Biaya

6.2.5.3. Penentukan Biaya Produktif Fleksibel

6.2.5.4. Fokus Pada Manajemen Aktivitas

6.2.5.5. Memperbaiki Ketepatan Waktu Informasi Biaya

6.2.5.6. Menggunakan Informasi Aktivitas Secara Terperinci