PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP FILSAFAT DAKWAH

Get Started. It's Free
or sign up with your email address
Rocket clouds
PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP FILSAFAT DAKWAH by Mind Map: PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP  FILSAFAT DAKWAH

1. Filsafat dakwah dapat dipahami dalam tiga makna :

1.1. filsafat dakwah adalah suatu konsep atau bagan pemikiran yang menerangkan dasar-dasar, prinsip-prinsip, dan hal-hal yang dianggap paling pokok mengenai dakwah.

1.2. filsafat dakwah adalah pemikiran atau kajian yang bersifat rasional dan filsufis mengenai prinsip-prinsip dakwah yang digali dari sumber-sumber Islam, yaitu al-Quran dan al-Hadis, serta pemikiran para ulama, sebagai pegangan dasar bagi para da’i dalam melaksanakan tugas dakwah demi mencapai mardhat-I Allah.

1.3. filsafat dakwah menunjukkan pada konsep-konsep atau aliran-aliran pemikiran mengenai dakwah yang memperlihatkan perbedaan-perbedaan paradigmatis (pola pemikiran) tentang hal-hal pokok mengenai dakwah. Filsafat dakwah dalam arti yang ketiga ini berkaitan dengan mazhab-mazhab pemikiran dalam dakwah yang dengan sendirinya memperkaya wacana dan khazanah intelaktual mengenai dakwah.

2. Prinsip Dakwah

2.1. al mad’u ilayh (Islam)

2.2. al-dai (da’i)

2.3. al mad’u (objek atau sasaran dakwah)

3. Ruang Lingkup Filsafat Dakwah

3.1. Manusia sebagai pemberi dan penerima dakwah

3.2. Agama Islam sebagai pesan materi yang harus disampaikan, diimani (diinterlisasikan) serta diwujudkan dalam realitas masyarakat

3.3. Allah yang menciptakan manusia dan alam sebagai Rabb yang memelihara alam dan menurunkan agama Islam serta menentukan terjadi proses dakwah

3.4. Lingkungan, yakni alam (bumi dan sekitarnya) tempat terjadinya proses dakwah

4. Tujuan filsafat dakwah adalah memberikan pemahaman yang bersifat universal tentang suatu ajaran islam secara mendalam, mendasar dan radikal sampai keakar-akarnya, sehingga akhirnya dapat membawa pada kebenaran yang hakiki, kebenaran hakiki tersebut terimplementasikan dalam sikap keseharian sebagai orang islam

5. Manfaat filsafat dakwah adalah berguna untuk menentukan para Da’i agar mampu memahami ajaran islam secara radikal, sampai keakar-akarnya sehingga menemukan kebenaran yang hakiki.