Riba dan Implikasi dalam Keuangan Syariah

Get Started. It's Free
or sign up with your email address
Riba dan Implikasi dalam Keuangan Syariah by Mind Map: Riba dan Implikasi dalam Keuangan Syariah

1. Efek penggunaan Riba pada pertumbuhan Ekonomi

1.1. Memperburuk perekonomian secara makro

1.2. Induvidu kekayaan meningkat secara kolektif

1.3. Terjadi kemiskinan

1.4. Mempengaruhi pelaku ekonomi

2. Jenis Riba

2.1. Riba nasiah

2.1.1. Kelebihan piutang di berikan orang berhutang pada pemodal ketika melamlampaui tempo yg di tentukan

2.1.1.1. Barang Ribawi

2.1.1.1.1. Sama kualitas sama kuantitas komtan

2.1.1.2. Non Ribawi

2.1.1.2.1. Bela kualitas kontan

2.2. Riba fadl

2.2.1. Kelibahan timbangan/takaran

2.3. Riba Qardh

2.3.1. Utang Piutang dg syarat Pengembalian ada bunganya

3. Sejarah Riba

3.1. Pemecah Berbagai masalah Muamalah

4. Sebab Pelanggaran Riba

4.1. Manusia mjd rakus, bakhil mementingkan diri sendiri

4.1.1. Mengingatkan Riba tdk Menambah Kaya

4.1.2. Pelarangan Mengambil Bunga

4.1.3. Pelarangan Memakan Riba

4.1.4. Pelarangan Jual Beli di Campur Riba

5. Riba dan masalah Keuangan Investasi

5.1. Perbandingan islam tentang uang

5.1.1. uang sebagai tindak lanjuti

5.1.1.1. Menimbulkan kemakmuran dan kesehatan masyarakat

5.1.2. Uang sebagai barang publik

5.1.2.1. Masyarakat banyak bukan Monopoli perseorangan

5.2. Perbandingan islam tentang nilai waktu uang

5.2.1. Waktu nilai uang

5.2.1.1. Dalam islam bukan keuntungan dunia namun juga akhirat

5.2.1.1.1. Implikasi Bisnis, keuntungan dan kekurangan tdk dapat di pastikan berhubungan return dan risk shg muncul discount rate dlm menentukan harga Mu'ajjal

5.3. Cara pengembangkan uang tdk mengandung Riba

5.3.1. Mekanisme investasi bagi hasil dasarnya pada kerja sama baik dg shohibul mal dan madharib

6. Pengetahuan Bunga & Riba

6.1. Bunga tanggungan dalam pinjaman Uang, yg di Nyatakan Presentase

6.2. Riba tambahan atas modal yag di peroleh dg cara tdk benarkan syara'

7. Terjadinya Riba

7.1. Riba dilarang karena masuk kategori mengambil/memperoleh harta dengan cara tdk benae

7.1.1. melahap properti