The Master Budget and Flexible Budgeting

Get Started. It's Free
or sign up with your email address
The Master Budget and Flexible Budgeting by Mind Map: The Master Budget and  Flexible Budgeting

1. Anggaran adalah perencanaan perangkat yang membantu perusahaan menetapkan tujuan dan berfungsi sebagai pengukur terhadapnya hasil aktual dapat diukur.

2. Principles of Budgeting

2.1. Tujuan utama dari setiap organisasi nirlaba adalah untuk memaksimalkan pendapatannya dengan mencapai volume penjualan tertinggi dengan biaya serendah mungkin.

2.2. The general principles of budgeting have several requirements:

2.2.1. Tujuan Jelas

2.2.2. Tujuan Realistis

2.2.3. Anggaran harus dipertimbangkan dengan cermat

2.2.4. Rencana harus cukup konsisten

2.2.5. Anggaran harus fleksibel

2.2.6. Tanggung jawab untuk meramalkan biaya harus didefinisikan dengan jelas, dan akuntabilitas untuk hasil aktual harus ditegakkan.

3. Preparing the Master Budget

3.1. Operating budgets

3.1.1. Sales Budget

3.1.2. Cost of Goods Sold Budget

3.1.2.1. Production Budget

3.1.2.2. Direct Materials Budget

3.1.2.2.1. Persediaan akhir yang diinginkan untuk setiap bahan ditambahkan ke kuantitas yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan produksi, dan kemudian jumlah tersebut dikurangi estimasi persediaan awal untuk menentukan jumlah material yang akan diproduksi dibeli.

3.1.2.3. Direct Labor Budget

3.1.2.3.1. Waktu kerja standar diperbolehkan per unit untuk setiap operasi pabrik dikalikan dengan jumlah yang dibutuhkan unit untuk mendapatkan total jam kerja manufaktur langsung yang diizinkan. Itu total jam yang dibutuhkan untuk setiap operasi kemudian dikalikan dengan jam tarif untuk operasi itu untuk mendapatkan biaya tenaga kerja langsung yang dianggarkan.

3.1.2.4. Factory Overhead Budget

3.1.3. Selling and Administrative Expenses Budget

3.1.3.1. Perkiraan penjualan akan mempengaruhi tingkat pengeluaran yang direncanakan untuk barang-barang seperti komisi penjualan, iklan, dan bepergian.

3.1.4. Budgeted Income Statement

3.1.4.1. Laporan laba rugi yang dianggarkan merangkum data dari semua anggaran operasional lainnya dan memungkinkan manajemen untuk menentukan dampak dari semua perkiraan anggaran ini terhadap pendapatan operasional. Jika laba yang dianggarkan tidak memenuhi harapan, manajemen puncak dapat meninjau kembali estimasi anggaran individu dengan manajer yang sesuai, untuk tujuan tersebut menentukan perubahan apa, jika ada, yang dapat dilakukan untuk meningkatkan profitabilitas.

3.2. Financial Budgets

3.2.1. Cash Budget

3.2.2. Capital Expenditures Budget

3.2.3. Budgeted Balance Sheet

3.2.4. Budgeted Retained Earnings Statement

3.2.5. Budgeted Cash Flows Statement

4. Flexible Budgeting

4.1. Preparing the Flexible Budget

4.2. Preparing a Performance Report Based on Flexible Budgeting

5. Preparing the Flexible Budget for Factory Overhead

5.1. Using the Flexible Budget

5.2. Semifixed and Semivariable Costs

5.3. Service Department Budgets and Variances

5.4. Summary of the Budgeting Process