SISTEM PENGINDERAAN

Get Started. It's Free
or sign up with your email address
SISTEM PENGINDERAAN by Mind Map: SISTEM PENGINDERAAN

1. PENGLIHATAN

1.1. STRUKTUR

1.1.1. LUAR

1.1.1.1. Bulu Mata

1.1.1.1.1. Melindungi mata dari benda benda asing

1.1.1.2. Alis Mata

1.1.1.2.1. Mencegah masuknya air atau keringat dari dahi ke mata

1.1.1.3. Kelopak Mata

1.1.1.3.1. Pelindung mata

1.1.1.4. Kelenjar Air Mata

1.1.1.4.1. Menjaga mata agar tetap lembab

1.1.2. DALAM

1.1.2.1. Badan Siliar

1.1.2.1.1. Menghasilkan cairan aqueous

1.1.2.2. Cairan Aquoeus

1.1.2.2.1. Membawa nutrien bagi kornea dan lensa

1.1.2.3. Cairan Vitreous

1.1.2.3.1. Membantu mempertahankan bentuk bulat mata

1.1.2.4. Iris

1.1.2.4.1. Berperan dalam warna mata

1.1.2.5. Kornea

1.1.2.5.1. Berperan dalam kemampuan refraksi mata

1.1.2.6. Lensa

1.1.2.6.1. Berperan dalam variasi kemampuan refraksi selama akomodasi

1.1.2.7. Pupil

1.1.2.7.1. Mengatur jumlah cahaya yang masuk

1.1.2.8. Retina

1.1.2.8.1. Mengandung fotoreseptor sel kerucut dan sel batang

1.1.2.9. Sel batang

1.1.2.9.1. Berperan dalam penglihatan hitam-putih

1.1.2.10. Otot Siliaris

1.1.2.10.1. Penting dalam akomodasi

1.2. RESEPTOR

1.2.1. FOTORESEPTOR

1.2.1.1. RETINA

1.2.1.1.1. Sel Batang

1.2.1.1.2. Sel Kerucut

2. PENDENGARAN

2.1. STRUKTUR

2.1.1. LUAR

2.1.1.1. Daun Telinga/pinna

2.1.1.1.1. Mengumpulkan gelombang suara

2.1.1.2. Saluran Telinga/Meatus Auditorius Eksternus

2.1.1.2.1. Mengarahkan gelombang suara ke membran timpani,

2.1.1.3. Membran Timpani / gendang telinga

2.1.1.3.1. Lembaran tipis memisahkan telinga luar & telinga tengah

2.1.2. TENGAH

2.1.2.1. Tulang Pendengaran

2.1.2.1.1. Memperkuat getaran suara

2.1.2.1.2. Terdiri dari

2.1.2.2. Otot Telinga Tengah

2.1.2.2.1. Tensor Timpani

2.1.2.2.2. Stapedius

2.1.3. DALAM

2.1.3.1. Labirin Tulang

2.1.3.1.1. Vestibulum

2.1.3.1.2. Kanalis Semisirkularis

2.1.3.1.3. Koklea

2.1.3.2. Labirin Membranosa

2.1.3.2.1. Utricle & Saccule

2.1.3.2.2. Ductus Koklearis

2.1.3.2.3. Organ Korti

2.2. RESEPTOR

2.2.1. TELINGA

2.2.1.1. Koklea

2.2.1.1.1. Organ Korti

2.2.2. OTAK

2.2.2.1. Lobus Temporalis

2.2.2.1.1. Pemrosesan dan interpretasi suara

3. KESEIMBANGAN

3.1. KESEIMBANGAN STATIS

3.1.1. ORGAN OTOLITIK

3.1.1.1. Utrikulus

3.1.1.1.1. Mendeteksi posisi kepala menjauhi sumbu vertikal

3.1.1.2. Sakulus

3.1.1.2.1. Mendeteksi posisi kepala menjauhi sumbu horizontal

3.1.1.3. Makula

3.1.1.3.1. Dinding utrikulus dan sakulus

3.2. KESEIMBANGAN DINAMIS

3.2.1. SEMISIRKULAR CANALS

3.2.1.1. Mendeteksi rotasi kepala

3.2.1.2. Terdiri atas

3.2.1.2.1. Ampula

3.2.1.2.2. Cupula

3.2.1.2.3. Crista

3.3. RESEPTOR

3.3.1. Vestibular Apparatus

3.3.1.1. Sel-sel rambut

4. PENGHIDU

4.1. STRUKTUR

4.1.1. Lubang Hidung

4.1.1.1. Keluar masuknya udara

4.1.2. Rambut hidung

4.1.2.1. Menyaring udara yang masuk

4.1.3. Selaput Lendir

4.1.3.1. Tempat menempelnya kotoran

4.1.4. Saraf Pembau

4.1.4.1. Hasil penciuman dikirim ke otak

4.1.5. Septum

4.1.5.1. Pemisah hidung kanan & kiri

4.1.6. Alfaktori Bulb

4.1.6.1. Berkumpulnya reseptor baru

4.2. RESEPTOR

4.2.1. Epitel Olfaktori

4.2.1.1. Reseptor Olfaktorius

4.2.1.1.1. Pendeteksi bau

4.2.1.2. Sel Penunjang

4.2.1.2.1. Sekresi mukus

4.2.1.3. Sel Basal

4.2.1.3.1. Prekursor reseptor olfaktorius

5. PENGECAP

5.1. 5 RASA PRIMER

5.1.1. Asin

5.1.2. Asam

5.1.3. Manis

5.1.4. Pahit

5.1.5. Umami

5.2. RESEPTOR

5.2.1. RESEPTOR GUSTATORI

5.2.1.1. Terletak

5.2.1.1.1. Taste Buds

5.3. PAPILA

5.3.1. Vallata

5.3.2. Fungifrom

5.3.3. Foliate

5.3.4. Filiform

6. SOMATOSENSORIK

6.1. KULIT

6.1.1. MEKANORESEPTOR

6.1.1.1. Jenis

6.1.1.1.1. Meissner

6.1.1.1.2. Paccini

6.1.1.1.3. Ruffini

6.1.1.1.4. Krausse

6.1.1.1.5. Ujung Saraf Tanpa Selaput

6.2. Terbagi atas

6.2.1. Nosireseptor

6.2.1.1. Reseptor rasa sakit

6.2.2. Termoreseptor

6.2.2.1. Reseptor suhu

6.2.3. Mekanoreseptor

6.2.3.1. Peka rangsangan yang mengubah membran plasma

6.2.3.2. Terdiri atas

6.2.3.2.1. Taktil Reseptor

6.2.3.2.2. Baroreseptor

6.2.3.2.3. Propoiseptor

6.2.4. Kemoreseptor

6.2.4.1. Peka reaksi kimia