Kesetimbangan Kimia

Get Started. It's Free
or sign up with your email address
Kesetimbangan Kimia by Mind Map: Kesetimbangan Kimia

1. Pengertian

1.1. Kesetimbangan kimia sendiri adalah keadaan dimana seiring dengan berjalannya waktu, tidak terjadi perubahan konsentrasi baik pada reaktan maupun produk meskipun reaksi masih tetap berlangsung. Keadaan ini hanya dapat terjadi pada reaksi yang reversible, dimana senyawa dapat berperan sebagai reaktan maupun produk sehingga menghasilkan konsentrasi yang konstan.

2. Konsep Dasar

2.1. Pada keadaan kesetimbangan dinamis, kesetimbangan terjadi karena adanya perubahan dari dua arah. Baik arah maju maupun arah mundur dimana disimbolkan sebagai ó. Sebagai contoh, jika ada reaksi aA(g) ↔ bB(g) dimana suhu reaksi tetap dan kedua senyawa baik senyawa A dan senyawa B dalam keadaan setimbang, hal itu berarti bahwa kecepatan atau waktu yang diperlukan

3. Faktor yang Memengaruhi

3.1. Perubahan konsentrasi Jika kamu menggunakan asas Le Chatelier, penambahan reaktan yang akan berdampak terhadap perubahan konsentrasi reaktan menjadi lebih tinggi akan menggeser reaksi ke arah kanan (arah produk) dan begitu juga sebaliknya. Faktor ini menjadi pilihan yang sering diambil pada sektor industri untuk memperbanyak produk dan meningkatkan efisiensi dari proses pembentukkan produk tersebut. Perubahan suhu Jika suhu suatu sistem meningkat, kesetimbangan kemudian akan bergeser ke arah reaksi yang menyerap atau menggunakan panas (reaksi endotermis) karena mempengaruhi panas reaksi. Perubahan atau pergeseran arah reaksi akan terjadi ke arah reaksi eksotermis (melepaskan atau memproduksi) panas jika suhu pada sistem menurun. Perubahan tekanan Pada kesetimbangan kimia, saat perubahan tekanan sistem terjadi maka reaksi akan bergerak ke arah reaksi dengan jumlah mol yang sedikit, hal itu terjadi karena pada senyawa berfase gas perubahan tekanan diikuti dengan perubahan volume. Dalam penentuan ini, reaksi harus berada dalam keadaan stoikiometris, dimana koefisien senyawa pada reaksi sama dengan jumlah mol yang terlibat.

4. Manfaat

4.1. Pengaplikasian konsep kesetimbangan kimia sangat beragam, diantaranya adalah: Siklus oksigen di tubuh manusia Saat manusia bernapas, kita menggunakan konsep sistem kesetimbangan kimia dimana oksigen bebas yang kita hirup kemudian akan masuk ke dalam paru – paru dan kemudian diikat hemoglobin, dimana terjadi reaksi yang melalui sistem kesetimbangan reaksi yaitu: Hb(aq) + O2(aq) ↔ HbO2(aq) Industri ammonia Reaksi pembuatan ammonia (NH3) menggunakan gas hidrogen (H2) dan gas nitrogen (N2), dimana untuk meningkatkan efisiensi reaksi, konsentrasi reaktan ditingkatkan, suhu diturunkan dan tekanan ditingkatkan sehingga kemudian reaksi akan bergeser ke kanan, dimana reaksi yang terjadi adalah: N2(g) + 3H2(g) ↔ 2NH3(g Selain 2 manfaat kesetimbangan kimia tersebut, sebenarnya masih banyak lagi manfaat dari kesetimbangan kimia pada kehidupan kita sehari – hari.