Get Started. It's Free
or sign up with your email address
OSILASI by Mind Map: OSILASI

1. GERAK PERIODIK

1.1. Gerak yang berulang dalam selang waktu yang sama disebut Gerak Periodik.

2. Over damping mirip seperti critical damping. Bedanya pada critical damping benda tiba lebih cepat di posisi setimbangnya sedangkan pada over damping benda lama sekali tiba di posisi setimbangnya. Hal ini disebabkan karena redaman yang dialami oleh benda sangat besar.

3. Simpangan gelombang adalah jarak antara kedudukan benda yang bergetar pada suatu saat sampai kembali pada kedudukan seimbang.

4. KELAS : IF20A

5. PENGERTIAN

5.1. EXAMPLE

5.2. - Putaran roda motor atau mobil dengan kecepatan tetap. - Gerakan piston dalam silinder motor. - Getaran pegas. - Ayunan sederhana. - Gerakan ujung jarum mesin jahit. - Putaran poros engkol.

5.2.1. Dalam fisika, percepatan atau akselerasi adalah perubahan kecepatan dalam satuan waktu tertentu.

5.3. Osilasi adalah variasi periodik terhadap waktu dari suatu hasil pengukuran, contohnya pada ayunan bandul. Istilah vibrasi atau getaran sering digunakan sebagai sinonim osilasi, walaupun sebenarnya vibrasi merujuk pada jenis spesifik osilasi, yaitu osilasi mekanis.

5.3.1. PERSAMAAN

5.3.1.1. F = -Cy

5.3.1.1.1. F = Gaya yang menarik benda ke posisi semula.

5.3.1.1.2. C = Sebuah nilai Konstanta.

5.3.1.1.3. y= simpangan benda dari posisi seimbang.

5.3.2. Putaran roda motor atau mobil dengan kecepatan tetap. Gerakan piston dalam silinder motor. Getaran pegas. Ayunan sederhana. Gerakan ujung jarum mesin jahit. Putaran poros engkol.

6. GETARAN

6.1. Getaran adalah suatu gerak bolak-balik di sekitar kesetimbangan. Kesetimbangan di sini maksudnya adalah keadaan di mana suatu benda berada pada posisi diam jika tidak ada gaya yang bekerja pada benda tersebut.

6.1.1. EXAMPLE

6.1.1.1. Ayunan bandul jam, getaran dawai gitar, gerak naik turun suspensi kendaraan, gerak naik trurun perahu di laut, dan gerakan ayunan tangan saat berjalan.

6.2. PERIODE

6.2.1. Periode merupakan waktu yang diperlukan suatu benda untuk melakukan satu getaran/putaran penuh.

6.2.1.1. PERSAMAAN

6.2.1.1.1. T =t/n

6.3. FREKUENSI

6.4. JENIS GETARAN

6.4.1. Frekuensi adalah ukuran jumlah terjadinya sebuah peristiwa dalam satuan waktu. Satuan yang banyak digunakan adalah hertz, menunjukkan banyak puncak panjang gelombang yang melewati titik tertentu per detik.

6.4.1.1. PERSAMAAN

6.4.1.1.1. F = n/t

6.4.2. Getaran Bebas

6.4.2.1. jika sebuah sistem diberi inisial gangguan, sehingga ia bergetar dengan sendirinya, maka getaran tersebut dinamakan dengan getaran bebas. Tidak ada gaya eksternal bekerja pada sistem. Gerakan bolak-balik sebuah pendulum adalah contoh dari getaran bebas.

6.4.3. Getaran Paksa

6.4.4. jika sebuah sistem diberi gaya dari luar (lebih tepatnya gaya yang berulang-ulang), maka getaran yang timbul pada sistem tersebut disebut sebagai getaran paksa. Getaran yang timbul pada mesin diesel yang sedang bekerja misalnya, adalah salah satu contoh dari getaran paksa.

7. JENIS GERAKAN

7.1. GERAK HARMONIK SEDERHANA

7.1.1. Gerak harmonik sederhana adalah gerak bolak - balik benda melalui suatu titik keseimbangan tertentu dengan banyaknya getaran benda dalam setiap sekon selalu konstan.

7.1.1.1. PERSAMAAN

7.1.1.1.1. F = -KX

7.1.1.2. EXAMPLE

7.1.1.2.1. Contoh gerak harmonik sederhana dalam kehidupan sehari-hari diantaranya adalah bandul jam, getaran senar gitar, dan peredam kejut pada kendaraan (shock breaker).

7.1.2. SIMPANGAN GETARAN HARMONIK

7.1.2.1. Simpangan getaran harmonik sederhana dapat dianggap sebagai proyeksi partikel yang bergerak melingkar beraturan pada diameter lingkaran. Secara umum, persamaan simpangan dalam gerak ini adalah sebagai berikut.

8. JENIS REDAMAN

8.1. REDAMAN RINGAN

8.1.1. Benda yang mengalami underdamped biasanya melakukan beberapa osilasi sebelum berhenti. Benda masih melakukan beberapa getaran sebelum berhenti karena redaman yang dialaminya tidak terlalu besar.

8.2. REDAMAN BERAT

8.2.1. Benda yang mengalami critical damping biasanya langsung berhenti berosilasi (benda langsung kembali ke posisi setimbangnya). Benda langsung berhenti berosilasi karena redaman yang dialaminya cukup besar.

8.3. REDAMAN KRITIS

9. AMPLITUDO

9.1. Amplitude merupakan tinggi gelombang atau getaran.

10. POSISI / SIMPANGAN GELOMBANG

11. KECEPATAN

11.1. Kecepatan besaran vektor yang menunjukkan seberapa cepat benda berpindah.

12. PERCEPATAN

13. NAMA : BELVAS GHAZALAH AUFA.