Menuju Reformasi 1998

Get Started. It's Free
or sign up with your email address
Menuju Reformasi 1998 by Mind Map: Menuju Reformasi 1998

1. Latar Belakang

1.1. Dominasi Golkar di Pemilu

1.2. Pembangunan yang tidak merata

1.3. Krisis Moneter Asia 1997

1.3.1. Harga sembako meroket

1.3.2. Hutang negara meningkat

1.3.3. Nilai tukar rupiah terjun bebas 600%

1.4. Bertindak sewenang-wenang

1.4.1. Pers dibungkam jika mengkritik pemerintah

1.4.2. Banyak terjadi pelanggaran HAM, baik yang ringan hingga berat

1.4.3. Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN)

1.4.4. Yang mengkritik pemerintah akan ditangkap karena dianggap pengkhianatan

2. Agenda Reformasi

2.1. Adili Soeharto dan kroni-kroninya

2.2. Laksanakan amendemen UUD 1945,

2.3. Hapuskan Dwi Fungsi ABRI,

2.4. Pelaksanaan otonomi daerah yang seluas-luasnya,

2.5. Tegakkan supremasi hukum,

2.6. Ciptakan pemerintahan yang bersih dari KKN

3. Peristiwa

3.1. Februari 1998

3.1.1. Jajak pendapat tentang pengusulan Soeharto kembali menjadi presiden oleh MPR yang diadakan oleh Universitas Gajah Mada (UGM). 90% mahasiswa menolak pencalonan tersebut, namun MPR tidak menanggapi usulan tersebut

3.2. 17 April 1998

3.2.1. Melarang mahasiswa berpolitik praktis di kampus; dan larangan turun ke jalan dari kalangan militer

3.3. 3 Mei 1998

3.3.1. Dimulainya Gerakan Mahasiswa 1998

3.4. 6 Mei 1998

3.4.1. Penculikan aktivis 1997-1998

3.5. 9 Mei 1998

3.5.1. Bentrokan FORKOT (Forum Kota) dengan aparat

3.6. 10 Mei 1998

3.6.1. Dukungan dari berbagai elemen masyarakat

3.7. 12 Mei 1998

3.7.1. Penembakan empat mahasiswa Trisakti oleh aparat pada saat demo damai

3.8. 13-15 Mei 1998

3.8.1. Penjarahan toko-toko dan Mall, pemerkosaan terhadap wanita-wanita keturunan Tionghoa, dan pembakaran toko-toko serta beberapa Mall

3.9. 18 Mei 1998

3.9.1. Penyerbuan gedung MPR/DPR oleh mahasiswa

3.10. 19 Mei 1998

3.10.1. Dukungan beberapa elemen pemerintah terhadap mahasiswa

3.11. 20 Mei 1998

3.11.1. Sidang tahanan politik terakhir Soeharto

3.12. 21 Mei 1998

3.12.1. Keruntuhan Orde Baru yang ditandai dengan turunnya Soeharto dari jabatannya