LAYANAN PAUD HOLISTIK INTEGRATIF

Get Started. It's Free
or sign up with your email address
LAYANAN PAUD HOLISTIK INTEGRATIF by Mind Map: LAYANAN PAUD HOLISTIK INTEGRATIF

1. KARAKTERISTIK INDIVIDU MASA DEPAN

1.1. Karakteristik yang dimiliki individu sangat menentukan masa depan dirinya maupun masa depan dari suatu bangsa

1.1.1. Dipengaruhi oleh

1.1.1.1. lingkungan keluarga

1.1.1.2. lingkungan sekolah

1.1.1.3. lingkungan keluarga

1.2. Ciri dan Karakteristik Perkembangan Anak Usia Dini

1.2.1. sehat,cerdas,ceria dan berakhlak mulia

1.2.2. pola yang unik

1.2.3. berpikir konkrit

1.2.4. belajar melalui indera

1.2.5. selalu ingin bergerak

1.2.6. masa peka

1.2.7. masa egosentris

1.2.8. emosi yang berubah-ubah

1.2.9. masa meniru

1.2.10. masa berkelompok

1.2.11. masa bereksplorasi

1.2.12. masa pembangkangan

1.3. Karakter Anak Usia Dini di Abad 21

1.3.1. Logis

1.3.2. Jujur

1.3.3. Bertanggung jawab

1.3.4. Disiplin

1.3.5. Berpikir kritis

1.3.6. Percaya diri

1.3.7. Bekerja sama

1.4. Implementasi Teori Neurosains Dalam Pendidikan

1.4.1. Hakikat Teori Neorosains

1.4.1.1. Teori yang menjelaskan tentang pembelajaran berbasis perkembangan otak manusia

1.4.2. Temuan Neurosains dalam Pembelajaran

1.4.2.1. Masa usia dini adalah masa keemasan disepanjang rentang kehidupan manusia

1.4.3. Kontribusi Teori Neurosains dalam Pendiikan

2. KEBUTUHAN PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI

2.1. Kebutuhan Perkembangan Anak Usia Dini

2.1.1. Dasar Teori Perkembangan

2.1.1.1. Perkembangan adalah suatu proses perubahan dalam diri individu menuju kemajuan di sepanjang kebutuhan di kehidupannya

2.1.2. Kebutuhan Perkembangan di setiap rentang Usia

2.1.2.1. Kebutuhan Perkembangan Janin

2.1.2.2. Kebutuhan Perkembangan Lahir sampai 12 bulan

2.1.2.3. Kebutuhan Perkembngan Usia 1/2 Tahun

2.1.2.4. Kebutuhan Perkembangan Usia 2/3 Tahun

2.1.2.5. Kebutuhan Perkembangan Usia 3/4 Tahun

2.1.2.6. Kebutuhan Perkembangan Usia 4/5 Tahun

2.1.2.7. Kebutuhan Perkembangan Usia 5/6 Tahun

2.2. Standar Tingkat Pencapaian Perkembangaan Anak

2.2.1. Struktur Kurikulum PAUD

2.2.1.1. Program pengembangan nilai agama dan moral

2.2.1.2. Program pengembangan fisik-motorik

2.2.1.3. Program pengembangan kognitif

2.2.1.4. Program pengembangan bahasa

2.2.1.5. Program pengembangan sosial-emosional

2.2.1.6. Program pengembangan seni

2.2.1.7. Program pengembangan

2.2.1.8. Belajar melalui bermain

2.2.1.9. Program pengembangan

2.2.2. Indikator Pencapaian Perkembangan Anak

2.2.2.1. lahir sampai usia 3 (tiga) bulan

2.2.2.2. usia 3 (tiga) bulan sampai usia 6 (enam) bulan

2.2.2.3. usia 6 (enam) bulan sampai usia 9 (sembilan) bulan

2.2.2.4. usia 9 (sembilan) bulan sampai usia 12 (dua belas) bulan

2.2.2.5. usia 12 (dua belas) bulan sampai usia 18 (delapan belas) bulan

2.2.2.6. usia 18 (delapan belas) bulan sampai usia 2 (dua) tahun

2.2.2.7. usia 2 (dua) tahun sampai usia 3 (tiga) tahun

2.2.2.8. usia 3 (tiga) tahun sampai usia 4 (empat) tahun

2.2.2.9. usia 4 (empat) tahun sampai usia 5 (lima) tahun

2.2.2.10. usia 5 (lima) tahun sampai usia 6 (enam) tahun

2.2.3. Instrumen Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak

2.2.3.1. Tujuan Penilaian Pencapaian Perkembangan Anak

2.2.3.2. Lingkup Perkembangan

2.2.3.3. Instrumen Pemantauan Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak Usia Dini

2.2.3.4. Prosedur Penggunaan Instrumen Pemantauan Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak

2.2.3.5. Langkah-langkah Penggunaan Instrumen TPPA

3. PERMASALAHAN PERKEMBANGAN DI LEMBAGA PAUD & PAUD INKLUSI

3.1. Karakteristik Permasalahan Anak

3.1.1. Perkembangan motorik

3.1.2. Perkembangan kognitif

3.1.3. Perkembanagan Bahasa

3.1.4. Perkembangan psikososia

3.2. Batasan Anak Bermasalah

3.2.1. Frekuensi perilaku menyimpang yang tampak

3.2.2. Intensitas perilaku

3.2.3. Usia anak

3.2.4. Ukuran norma budaya

3.3. Respon Guru Terhadap Anak Yang Bermasalah

3.4. Diagnosa Permasalahan Anak TK

3.4.1. Penakut

3.4.2. Agresif

3.4.3. Pemalu

3.5. Diagnosa Permasalahan Perkembangan di Lembaga PAUD

3.5.1. Permasalahan perkembangan di Lembaga PAUD

3.5.2. Tingkat kecemasan tinggi

3.5.3. Introvert

3.5.4. Ekstrovert

3.5.5. Kesulitan dalam konsentrasi

3.6. Pemasalahan Perkembangan di PAUD Inklusi

3.6.1. Hipersensitive

3.6.2. Overdependent

3.7. Peran Guru dalam Kemitraan dengan orang tua

4. CAPAIAN PERKEMBANGAN ANAK MELALUI PAUD HOLISTIK INTEGRATIF

4.1. Tujuan Pengembngan Anak Usia Dini Holistik Integratif

4.1.1. terpenuhinya kebutuhan esensial anak usia dini secara utuh

4.1.2. terlindunginya anak dari segala bentuk kekerasan, penelantaran, perlakuan yang salah, dan eksploitasi

4.1.3. terselenggaranya pelayanan anak usia dini secara terintegrasi dan selaras

4.1.4. terwujudnya komitmen seluruh unsur terkait yaitu orang tua, keluarga, masyarakat, Pemerintah dan Pemerintah Daerah

4.2. Pendidikan Anak Usia Dini: Kajian Teoritis Empiris dan Kebijakan

4.2.1. kualitas tumbuh kembang anak pada masa usia dini ini akan menentukan kualitas kesehatan fisik, mental, emosional, sosial, kemampuan belajar dan perilaku sepanjang hidupnya.

4.3. Pentingnya PAUD Holistik Integratif

4.3.1. layanan menyeluruh (holistik) kepada anak usia dini dirasa sangat penting, karena jika salah satu aspek yang seharusnya diberikan kepada anak tidak diberikan secara optimal, maka akan berpengaruh terhadap aspek yang lain. Berbagai pengaruh yang tampak antara lain Aspek: Pendidikan, Kesehatan dan Gizi, Pengasuhan, Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak, Perlindungan

4.4. Keholistikan Peran Lembaga dalam Pengembangan PAUD HI

4.4.1. layanan yang menyeluruh (holistik) yang meliputi layanan pendidikan, pengasuhan, perawatan, kesehatan, gizi, dan perlindungan anak, dengan mengintegrasikan berbagai lembaga terkait menjadi sangat penting guna mengoptimalkan potensi anak

4.5. Merancang PAUD Holistik dan Integratif

4.5.1. Perencanaan

4.5.2. Pelaksanaan

4.5.3. Layanan Kesehatan dan Gizi

4.5.4. Gizi Seimbang

4.5.5. Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak (DDTK)

4.5.6. Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

4.5.7. Pengasuhan dan Perawatan

4.5.8. Perlindungan Anak

4.5.9. Pengendalian Mutu

4.6. Kurikulum PAUD Holistik Integratif

4.6.1. seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan,isi,dan bahan pengembanganserta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kgiatan pengembanganuntuk mencapai tujuan pendidikan tertentu