Get Started. It's Free
or sign up with your email address
Tata Surya by Mind Map: Tata Surya

1. PENGERTIAN: Kumpulan benda langit yang terdiri atas sebuah bintang yang disebut Matahari dan semua objek yang terikat oleh gaya gravitasinya.

2. TEORI

2.1. Dikemukakan oleh dua orang ahli yakni Immanuel Kant (1724 – 1804) dan Piere Simon de Laplace (1749 – 1827).

2.2. Nebula

2.2.1. Jagat raya ini terbentuk dari sebuah kabut. Kabut tersebut sangat panas dan suatu saat kabut itu akan memadat di bagian tengahnya sehingga terciptalah matahari. Kemudian kabut- kabut tersebut akan memipih dan menyebar di bagian pinggirnya, sehingga terbentuk planet dan berbagai benda lainnya.

2.3. Awan Debu

2.3.1. Dikemukakan oleh seorang astronom Jerman Carl Von Weizseaker pada tahun 1940.

2.3.1.1. Disempurnakan kembali tahun 1950 oleh Gerard P. Kuiper , Subrahmanyan Chandrasekhar dan lain-lain.

2.4. Planetisimal

2.4.1. Dikemukakan oleh seorang ahli astronomi Amerika Forest Ray Moulton beserta ahli geologi Thomas C. Chamberlain

2.4.2. Matahari tersusun dari gas yang bermassa besar. Pada satu titik, bintang lain yang berukuran hampir sama melintas dekat dengan matahari sehingga hampir menjadi tabrakan. Akibatnya, gas dan materi ringan di bagian tepi matahari dan bintang tersebut menjadi tertarik. Materi yang terlempar mulai menyusut dan membentuk gumpalan-gumpalan yang dinamakan dengan planetesimal. Planetesimal tersebut mendingin dan memadat hingga akhirnya menjadi planet-planet yang mengelilingi matahari.

2.5. Bintang Kembar

2.5.1. Dikemukakan oleh Raymond Arthur Lyttleton seorang astronom Inggris pada tahun 1930

2.5.2. Lyttleton mengemukakan bahwa awalnya tata surya memiliki 2 bintang. Tetapi, salah satu dari bintang tersebut meledak. Ledakan tersebut akibat dari tabrakan dengan meteor atau planet yang berukuran lebih besar dari bintang yang meledak. Hasil dari ledakan bintang yang berupa batuan, gas, debu dan berbagai macam material, mengelilingi bintang lain yang tidak meledak. Seiring berjalannya waktu, batuan dan material lain tersebut berubah menjadi planet-planet dan segala macam isinya.

3. PLANET

3.1. Merkurius

3.2. Venus

3.3. Bumi

3.4. Mars

3.5. Jupiter

3.6. Saturnus

3.7. Uranus

3.8. Neptunus

4. STRUKTUR

4.1. Matahari

4.1.1. Bintang di pusat tata surya. Bentuknya nyaris bulat dan terdiri dari plasma panas bercampur medan magnet. Diameternya sekitar 1.392.684 km, kira-kira 109 kali diameter Bumi, dan massanya mewakili kurang lebih 99,86 % massa total tata surya.

4.2. Planet

4.2.1. Benda astronomi yang mengorbit sebuah bintang atau sisa bintang yang cukup besar untuk memiliki gravitasi sendiri, tidak terlalu besar untuk menciptakan fusi termonuklir, dan telah "membersihkan" daerah sekitar orbitnya yang dipenuhi planetesimal

4.3. Bulan

4.3.1. Satelit alami Bumi satu-satunya dan merupakan satelit terbesar kelima dalam Tata Surya. Bulan juga merupakan satelit alami terbesar di Tata Surya menurut ukuran planet yang diorbitnya, dengan diameter 27%, kepadatan 60%, dan massa ​¹⁄₈₁ dari Bumi.

4.4. Asteorid

4.4.1. Benda berukuran lebih kecil daripada planet, tetapi lebih besar daripada meteoroid, umumnya terdapat di bagian dalam Tata Surya.

4.5. Komet

4.5.1. Bintang berekor yang tidak tidak tepat karena komet sama sekali bukan bintang.