BAB 2 KESEMPATAN KERJA SETARA

Get Started. It's Free
or sign up with your email address
BAB 2 KESEMPATAN KERJA SETARA by Mind Map: BAB 2 KESEMPATAN KERJA SETARA

1. HUKUM KESEMPATAN SETARA YANG BERLAKU

1.1. Tittle VII dari Civil Right Act tahun 1964

1.1.1. akan melanggar hukum apabila:

1.1.1.1. mengkasifikasikan karyawan atau pelamar baru dengan cara apapun

1.1.1.2. gagal atau menolak memperkerjakan atas dasar diskriminasi

1.1.2. pemberi kerja tidak boleh mendiskriminasi atas dasar apapun

1.1.3. cakupan tittle VII

1.1.3.1. pemerintah federal

1.1.3.2. pemerintah negara bagian dan lokal

1.1.3.3. institusi pendidikan swasta dan pemerintah

1.1.4. EEOC

1.1.4.1. komisi yang dibentuk untuk menyelidiki keluhan diskriminasi kerja

1.1.5. perintah eksekutif

1.1.5.1. pemerintahan Johnson (1963-1969

1.1.5.1.1. kontarktor pemerintah melakukan tindakan afirmatif untuk memastikan kesempatan kerja yang sama

1.1.5.2. office of federal contract compliance programs

1.2. Equal Pay Act tahun 1963

1.2.1. pemberi kerja dilarang melakukan diskriminasi atas dasar jenis kelamin

1.3. Age Discrimination in Employment Act Tahun 1967

1.3.1. melarang pemberi kerja melakukan diskriminasi karyawan yang berusia antara 40 dan 65 tahun

1.4. Vocational Rehabilitation Act tahun 1973

1.4.1. melakukan tindakan afirmatif dalam memperkerjakan orang cacat

1.5. Pregnancy Discrimination Act tahun 1978

1.5.1. melarang diskriminasi jenis kelamin berdasarkan pada kehamilan, kelahiran anak,dll

2. PEDOMAN AGENSI FEDERAL

2.1. memastikan kepatuhan hukum dan perintah eksekutif

2.2. pedoman seragam

2.2.1. pemenuhan legislasi federal pekerjaan setara

3. PEMBELAAN TERHADAP DUGAAN DISKRIMINASI

3.1. perlakuan berbeda

3.1.1. diskriminasi yang disengaja

3.2. dampak berbeda

3.2.1. praktik atau kebijakan pekerjaan yang mempunyai dampak

3.2.2. dampak merugikan

3.2.2.1. tingkat penolakan berbeda

3.2.2.2. aturan deviasi standar

3.2.2.3. kebijakan terbatas

3.2.2.4. perbandingan populasi

3.2.2.5. Tes McDonnell-Douglas

4. KUALIFIKASI PEKERJAAN BONAFID

4.1. usia sebagai BFOQ

4.2. agama sebagai BFOQ

4.3. gender sebagai BFOQ

4.4. asal-usul sebgaia BFOQ

5. KEHARUSAN BISNIS

5.1. pembelaan yang diciptakan pengadilan

5.1.1. maksud baik bukan alasan

5.1.2. hukum kesempatan pekerjaan setara harus berlaku

5.1.3. pembelaan kuat bukan satu-satunya penolong

6. PROSES PENEGAKAN EEOC

6.1. mengajukan tuntutan

6.2. penerimaan tuntutan

6.3. memberikan pemberitahuan

6.4. pencarian fakta

6.5. penyebab/tidak ada penyebab

6.6. konsiliasi

6.7. pemberitahuan untuk menuntut

7. MANAJEMEN KERAGAMAN

7.1. ancaman potensial terhadap keragaman

7.1.1. etnosentrisme

7.1.2. stereotip peran gender

7.1.3. penstereotipan

7.1.4. diskriminasi

7.1.5. tokenism

7.2. manfaat

7.2.1. mengurangi pengaruh negatif

7.3. pentingnya keragaman

7.3.1. mendorong laba yang lebih tinggi

7.4. mengelola keragaman

8. PROGRAM TINDAKAN AFIRMATIF

8.1. penolakan karyawan

8.2. evaluasi program

9. DISKRIMINASI TERBALIK

9.1. diskriminasi terhadap karyawan atau pelamar non-minoritas