My New Mind Map

시작하기. 무료입니다
또는 회원 가입 e메일 주소
My New Mind Map 저자: Mind Map: My New Mind Map

1. HOMO WAJAKENSIS

1.1. Homo wajakensis adalah manusia purba yang pernah hidup di Indonesia. Fosil Homo wajakensis ditemukan oleh van Rietschoten pada tanggal 24 Oktober 1888 di sebuah ceruk di lereng pegunungan karst di barat laut Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Pada tanggal 31 Oktober 1888 C.Ph.

2. Meganthropus adalah sekumpulan koleksi fosil mirip manusia purba yang ditemukan di Indonesia. Fosil ini pertama kali ditemukan oleh G.H.R von Koenigswald pada tahun 1936 dan berakhir 1941 di Situs Sangiran, yaitu rahang bawah dan rahang atas.

2.1. MAGANTHROPUS PALEOJAVANICUS

3. MANUSIA PURBA DI INDONESIA

4. Manusia Jawa adalah jenis Homo erectus yang pertama kali ditemukan. Pada awal penemuan, makhluk mirip manusia ini diberi nama ilmiah Pithecanthropus erectus oleh Eugène Dubois, pemimpin tim yang berhasil menemukan fosil tengkoraknya di Trinil, Ngawi pada tahun 1891.

4.1. PITHECANTRHOPUS MOJOKERTENSIS

5. Manusia Jawa adalah jenis Homo erectus yang pertama kali ditemukan. Pada awal penemuan, makhluk mirip manusia ini diberi nama ilmiah Pithecanthropus erectus oleh Eugène Dubois, pemimpin tim yang berhasil menemukan fosil tengkoraknya di Trinil, Ngawi pada tahun 1891.

5.1. PITHECANTHROPUS EREKTUS

6. HOMO SOLOENSIS

6.1. Homo e. soloensis, Homo erectus soloensis, atau Homo soloensis adalah hominid atau manusia purba yang diperkirakan hidup di daerah Sungai Bengawan Solo purba pada Zaman Batu Tua atau Paleolitikum

7. HOMO SAPIENS

7.1. Manusia atau orang dapat diartikan berbeda-beda dari segi biologis, rohani, dan istilah kebudayaan, atau secara campuran. Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai Homo sapiens, sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi.

8. PITHECANTHROSPUS SOLOENSI

8.1. Homo e. soloensis, Homo erectus soloensis, atau Homo soloensis adalah hominid atau manusia purba yang diperkirakan hidup di daerah Sungai Bengawan Solo purba pada Zaman Batu Tua atau Paleolitikum.

9. HOMO FLORESIENSIS

9.1. Homo floresiensis adalah nama yang diberikan oleh kelompok peneliti untuk spesies dari genus Homo, yang memiliki tubuh dan volume otak kecil, berdasarkan serial subfosil dari sembilan individu yang ditemukan di Liang Bua, Pulau Flores, pada tahun 2002.