NASIONALISME

Get Started. It's Free
or sign up with your email address
NASIONALISME by Mind Map: NASIONALISME

1. ASN sebagai Pelayan Publik

1.1. ASN Profesional

1.1.1. 5 aspek

1.1.1.1. prinsip good overnance dengan rekrutmen sistem merit

1.1.1.2. kualitas pelayanan publik tidak boleh menurun

1.1.1.3. harus mempunyai sense of crisis

1.1.1.4. mengedepankan prinsip publicaccountability dan responsibility

1.1.1.5. lebih memperhatikan aspirasi masyarakat

1.2. ASN yang Melayani Publik

1.2.1. kualitas pelaanan

1.2.1.1. ketepatan waktu pelayanan

1.2.1.2. akurasi pelayanan

1.2.1.3. kesopanan dan keramahan

1.2.1.4. tanggung jawab

1.2.1.5. kenyamanan dalam mendapatkan pelayanan

1.2.1.6. atribut pendukung pelayanan lainnya

1.3. ASN berintegritas tinggi

1.3.1. 12 kode etik

1.3.1.1. jujur, tanggung jawab

1.3.1.2. cermt, disiplin

1.3.1.3. hormat, sopan

1.3.1.4. taat peraturan

1.3.1.5. sesuai perintah atasan (tdk bertentangan dengan peraturan)

1.3.1.6. menjaga rahasia trkait kebijakan negara

1.3.1.7. menggunakan BMN secara bertanggungjawab, efektif, dan efisien

1.3.1.8. mencegah timbul konflik

1.3.1.9. memberi informasi dengan benar dan tidak menyesatkan

1.3.1.10. tidak menyalahgunakan informasi

1.3.1.11. memegang teguh nilai dasar ASN, reputasi

1.3.1.12. disiplin pegawai ASN

2. ASN sebagai Perekat dan Pemersatu Bangsa

2.1. pemersatu bangsa

2.1.1. taat Pancasila, UUD 1945, negara,dan pemerintah

2.1.2. menjunjung tinggi martabat PNS

2.1.3. mengutamakan kepentingan negara

2.2. menjaga kondisi damai

2.2.1. bersikap netral dan tidak memihak

2.2.2. adil, tidak diskriminatif, objektif, jujur, transparan

2.2.3. mengayomi semua kelompok dalam membuat kebijakan

2.2.4. teladan bagi masyarakat

3. ASN sebagai Pelaksana Kebijakan Publik

3.1. sebagai pelaksana kebijakan publik

3.1.1. implementasi kebijakan

3.1.2. usaha mengubah keputusan menjadi tindakan. tindakan-tindakan yang dilakukan oleh organisasi publik yang diarahkan untuk mencapai tujuan tujuan yang telah ditetapkan dalam keputusan-keputusan sebelumnya

3.2. berorientasi pada kepentingan publik

3.2.1. mengutamakan keinginan masyarakat

3.2.2. kualitas layanan baik

3.3. Berintegritas tinggi

3.3.1. memiliki potensi dan kemampuan yang berwibawa jujur sebagai wuud moral dan etika bangsa dalam kehidupan bernegara

3.3.2. memegang 12 kodeetik dan perilaku (UU ASN pasal 5)

4. Nilai-Nilai Nasionalisme Pancasila

4.1. Sila 1

4.1.1. Bangsa yang Agamis

4.1.1.1. bisa membedakan baik dan buruk

4.1.1.2. bisa membedakan halal dan haram

4.1.1.3. bisa membedakan hak dan bathil

4.2. Sila 2

4.2.1. Sebagai Jati Diri Bangsa

4.2.1.1. berlaku adil

4.2.1.2. menghormati orang lain

4.3. Sila 3

4.3.1. Bangsa yang Cinta Tanah Air

4.3.1.1. siap sedia membela negara

4.3.1.2. siap sedia membela kehormatan bangsa

4.3.1.3. siap sedia menjaga kesatuan dan persatuan

4.4. Sila 4

4.4.1. Bangsa yang Demokratis

4.4.1.1. tidak menang sendiri

4.4.1.2. tidak ngotot

4.4.1.3. tidak menghalalkan segala cara

4.4.1.4. tidak berbuat merugikan orang lain

4.5. Sila 5

4.5.1. Bangsa yang Menjunjung Tinggi Kebersamaan

4.5.1.1. tidak mementingkan diri sendiri/kelompok/golongan

4.5.1.2. memperhatikan nasib orang lain

4.5.1.3. gotong royong

5. Definisi Rasa setia dan cinta yang dimilikimasyarakat kepada bangsanya.

6. Isu Aktual

6.1. Sultan HB X minta lagu Indonesia Raya diputar di DIY setiap pagi

6.1.1. Gubernur DaerahIstimewa Yogyakarta , Sri Sultan Hamengkubuwuno X, meminta Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan di ruang publik D.I.Y pada pukul 10.00 WIB. hal ini ditujukan supaya meningkatkan rasa nasionalisme dan memperkuat persatuan dan kesatuan NKRI.

6.2. kasus rasisme OAP

6.2.1. Kasus rasisme terhadap Orang Asli Papua (OAP) masih berkelanjutan hingga sekarang.

6.3. Bom Bunuh Diri

6.3.1. Bom Bunuh diri yang terjadi di Indonesia yang mengganggu keamanan masyarakat luas juga dapat mengancam keutuhan bangsa.

6.4. Tidak taat peraturan (nilai pancasila sila 4)

6.4.1. masih banyak masyarkaat yang tidak taat peraturan dalam kehidupan sehari-hari. seperti tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas. masih banyak orang yang tidak memakai helm ketika berkendara dan juga menerobos lampu merah.

6.4.2. Banyak karyawan/pegawai negeri/pegawai swasta tidak taat pada peraturan yang berada di kantor, seperti datang pukul 08.00 atau di waktu yang telah ditentukan. Keterlambatan dalam bekerja seperti hal yang lumrah.