MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH (MBS)

Get Started. It's Free
or sign up with your email address
MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH (MBS) by Mind Map: MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH                         (MBS)

1. Pengertian : suatu proses untuk mengelola sumber daya secara efektif untuk mencapai tujuan pendidikan dengan memberikan otonomi lebih besar kepada sekolah dan mendorong pengambilan keputusan partisipatif secara langsung semua komponen sekolah (kepala sekolah, guru, siswa, orang tua dan masyarakat)

2. Unsur 1. Pengelolaan 2. Sumber daya. Sumber daya sekolah yang paling penting adalah sumber daya manusia. Kepala sekolah dan para guru senantiasa mampu menggali dan bekerjasama dengan berbagai sumber daya manusia yang dianggap dapat membantu keberhasilan sekolah 3. Strategi pembelajaran 4. Implementasi budaya dan lingkungan sekolah yang kondusif. Sekolah memiliki tanggungjawab moral dalam mengintegrasikan pendidikan dengan budaya yang ada di masyarakat 5. Peran serta masyarakat. Melibatkan masyarakat yang ada di lingkungan sekolah akan menguatkan kelembagaan, dan menjadikan sekolah itu milik masyarakatnya

3. Prinsip Menurut UU No.20 Thn. 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional pada Pasal 48 Ayat (1) dan PP No. 19 Thn 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan Pasal 49 Ayat (1). prinsip MBS meliputi: 1. kemandirian 2. keadilan 3. keterbukaan 4. Kemitraan 5. partisipatif 6. efisiensi 7. akuntabilitas.

4. Penerapan MBS 1. Penyelenggaraan pendidikan secara sentralistik sebagai upaya pemenuhan kebutuhan mutu sekolah dalam pendidikan nasional. 2. Meningkatkan peran kantor Pendidikan pusat dan daerah. 3. Meningkatkan peran dewan komite sekolah dan pengawasan sekolah dalam proses pelaksanaan pendidikan. 4. Meningkatkan peran kepala sekolah dan guru. 5. Mengikutsertakan peran orangtua serta masyarakat dalam proses pelaksanaan pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan

5. Alur implementasi MBS 1. EVALUASI DIRI (SELF ASSESSMENT) Kegiatan ini dimulai dengan curah pendapat brainstorming yang diikuti oleh kepala sekolah, guru, dan seluruh staf, dan diikuti juga anggota komite sekolah. Prakarsa dan pimpinan rapat adalah kepala sekolah 2. PERUMUSAN VISI, MISI DAN TUJUAN 3. PERENCANAAN kegiatan menetapkan lebih dulu tentang apa-apa yang harus dilakukan, prosedurnya serta metode pelaksanaannya untuk mencapai suatu tujuan organisasi atau satuan organisasi. 4. PELAKSANAAN suatu proses kegiatan merealisasikan apa-apa yang telah direncanakan. 5. EVALUASI kegiatan untuk mengetahui kemajuan ataupun hasil yang dicapai oleh sekolah didalam melaksanakan fungsinya sesuai rencana yang telah dibuat sendiri oleh masing-masing sekolah