Sistem Gerak Manusia (Sistem Muskuloskeletal)

Get Started. It's Free
or sign up with your email address
Sistem Gerak Manusia (Sistem Muskuloskeletal) by Mind Map: Sistem Gerak Manusia (Sistem Muskuloskeletal)

1. Tulang

1.1. Rawan

1.1.1. Hialin

1.1.1.1. Kuat dan elastis.

1.1.1.2. Terdapat pada dinding trakea, ujung tulang, sendi tulang, dll.

1.1.2. Serabut

1.1.2.1. Kuat, tetapi kurang lentur.

1.1.2.2. Terdapat di antar ruas tulang belakang, dll.

1.1.3. Elastik

1.1.3.1. Lentur.

1.1.3.2. Terdapat di hidung, daun telinga, dll.

1.2. Keras

1.2.1. Pipa

1.2.1.1. Seperti pipa panjang silindris, ujungnya membulat tersusun atas tulang pipih.

1.2.2. Pendek

1.2.2.1. Tulang lebih kecil, bentuk seperti kubus atau bulat, bergerak bebas.

1.2.3. Pipih

1.2.3.1. Berbentuk lempengan pipih yang lebar, melindungi struktur tubuh di bagian bawahnya.

1.3. Pengikat Sendi

2. Sendi

2.1. Komponen Penunjang Sendi

2.1.1. Ligamen, Kapsul sendi, Cairan sinovial, Tulang rawan hialin.

2.2. Persendian

2.2.1. Sinartrosis (Sendi Mati)

2.2.2. Amfiartrosis (Sendi Kaku)

2.2.3. Diartrosis (Sendi Gerak)

2.2.3.1. Peluru (Tulang paha, gelang panggul)

2.2.3.2. Engsel (Lutut, siku, antarruas jari)

2.2.3.3. Putar (Tulang atlas, tulang pemutar)

2.2.3.4. Pelana (Tulang telepak tangan dgn ruas ibu jari)

3. Otot

3.1. Rangka/Lurik

3.1.1. Otot yg melekat pada rangka

3.2. Jantung

3.2.1. Dinding jantung

3.3. Polos

3.3.1. Terdapat di dinding organ dalam

3.4. Cara Kerja Otot

3.4.1. Kontraksi

3.4.2. Relaksasi

3.4.3. Otot Sinergis

3.4.4. Otot Antagonis

4. Gangguan

4.1. Otot

4.1.1. Kejang Otot (Keram)

4.1.1.1. Berkontraksi sangat kuat karena lelah.

4.1.2. Nyeri Otot

4.1.2.1. Pembengkakan jaringan penghubung otot.

4.1.3. Polio

4.1.3.1. Virus pada saraf yang mengendalikan gerakan otot rangka.

4.1.4. Sawan

4.1.4.1. Kontraksi beberapa otot.

4.1.5. Keseleo

4.1.5.1. Di daerah sendi dan ligamen sendi. Otot dapat putus akibat tarikan kuat & tiba-tiba.

4.2. Tulang

4.2.1. Fraktura terbuka, tertutup, remuk, dan retak.

4.2.2. Microcephalus, kelainan perkembangan saraf. Ukuran kepala jauh lebih kecil daripada rata-rata ukuran kepala yang sesuai

4.2.3. Osteoporosis. Kondisi berkurangnya kepadatan tulang.

4.2.4. Rachitis. Peradangan tulang.

4.2.5. Lordosis. Punggung bawah melengkung ke dalam.

4.2.6. Skoliosis Lengkungan di samping tulang belakang.

4.2.7. Kifosis. Punggung melengkung ke depan.

5. Rangka

5.1. Tengkorak

5.1.1. Kepala

5.1.2. Muka

5.2. Rangka Apendikuler

5.2.1. Atas

5.2.2. Bawah

5.3. Tulang di Badan

5.3.1. Belakang

5.3.2. Dada

5.3.3. Rusuk

5.3.4. Gelang Bahu

5.3.5. Gelang Panggul