Get Started. It's Free
or sign up with your email address
KOMPENSASI by Mind Map: KOMPENSASI

1. Pengertian

1.1. Semua bentuk pengembalian finansial dan tangible service serta keuntungan yang diterima karyawan sebagai bagian dari hubungan pekerjaan (Newman & Milovich, 1987)

2. Bentuk Bentuk Kompensasi

2.1. Kompensasi langsung yaitukompensasi yang diterima secara langsung, rutin atau periodik oleh karyawan berupa upah/gaji pokok, tunjangan tunai, tunjangan hari raya keagamaan, bonus, insentif.

2.2. Kompensasi tidak langsung yaitu kompensasi yang tidak diterima secara rutin atau periodik, yang diterima ”nanti” atau “bila terjadi sesuatu” pada karyawan berupa fasilitas, gaji selama cuti, bantuan dan santunan, bantuan biaya pendidikan, BPJS, dana pensiun, premi asuransi.

2.3. Kompensasi intrinsik merefleksikan mindset psikologis karyawan yang dihasilkan dari kinerja mereka.

2.4. Kompensasi ekstrinsik melputi penghargaan moneter dan non-moneter.

3. Jenis-Jenis Kompensasi

3.1. Core Compensation

3.1.1. 1. Base Pay disebut juga dengan gaji pokok yang diterima karyawan sebagai upah dari pekerjaan yang mereka kerjakan

3.1.2. 2. Cost of living adjusment adalah penyesuaian biaya hidup merepresentasikan base pay yang meningkat secara periodik berdasarkan perubahan harga dalam customer price index.

3.1.3. 3. Seniority Pay adalah pemberian penghargaan berupa tambahan pada base pay secara periodik berdasarkan masa kerja karyawan.

3.1.4. 4. Merit Pay merupakan penghargaan untuk upaya atau hasil yang sempurna, memotivasi kinerja di masa depan dan membantu perusahaan mempertahankan karyawan yang berniali.

3.1.5. 5. Incentive Pay didefinisikan sebagai kompensasi (diluar gaji atau upah) yang berfluktuasi tergantung kepada pencapaian dalam beberapa standar, pencapaian individu atau kelompok atau penghasillan perusahaan.

3.1.6. 6. Pay for Knowledge Plans and Skill Based Pay. Pay for knowledge adalah memberikan penghargaan manajerial, jasa atau karyawan professional untuk keberhasilan mempelajari sesuatu yang spesifik. Skill based pay yaitu meningkatkan upah karyawan ketika mereka menguasai keahlian baru.

3.2. Fringe Compensation

3.2.1. Legally required benefits adalah pProgram perlindungan untukmemajukan kesehatan dankeamanan karyawan, menjaga pemasukan untuk keluarga, dan umpan saat keluarga sedang krisis.

3.2.2. Discreationary benefiys berupa paid time-off yaitu upah pada waktu mereka tidak bekerja (cuti)

4. Sistem Kompensasi

4.1. Mengalokasikan, menukar dan mengirimkan pendapatan organisasi kepada karyawan dalam bentuk moneter dan dalam bentuk barang dan jasa.

4.2. Jenis-Jenis Sistem Kompensasi

4.2.1. Internal Consistency Compensation

4.2.1.1. Faktor-Faktor yang mempengaruhi

4.2.1.1.1. 1. Social Factors

4.2.1.1.2. 2. Organizational factors

4.2.1.1.3. 3. Job analysis

4.2.1.1.4. 4. Job evaluation

4.2.2. External Competitiveness Compensation System

4.2.2.1. Faktor-Faktor yang memoengaruhi

4.2.2.1.1. 1. Labor market

4.2.2.1.2. 2. Ability to pay

4.2.2.1.3. 3. Organization and work force

4.2.2.2. Tahapan

4.2.2.2.1. 1. Compensation surveys

4.2.2.2.2. 2. Compensation policies

4.2.2.2.3. 3. Market lead policy

4.2.2.2.4. 4. Market lag policy

4.2.2.2.5. 5. Market match policy

4.2.3. Employee Contribution Compensation System

4.2.3.1. Faktor-faktor yang mempengaruhi

4.2.3.1.1. 1. Ability

4.2.3.1.2. 2. Motivation

4.2.3.2. Tahapan

4.2.3.2.1. Pay structure

5. Tujuan Sistem Kompensasi

5.1. Sistem kompensasi dibuat dan disesuaikan dengan upaya untuk mencapai tujuan strategis perusahaan. Sistem kompensasi merefleksikan nilai dan budaya yang berkembang di perusahaan. Sistem kompensasi didasarkan pada kebutuhan karyawan untuk meningkatkan kinerja, senioritas, atau entitlements. Sistem kompensasi dan serikat pekerja saling mempengaruhi dalam menentukan kompensasi karyawan.