Get Started. It's Free
or sign up with your email address
KOMUNIKASI by Mind Map: KOMUNIKASI

1. PENGERTIAN KOMUNIKASI

1.1. (-) komunikasi kesehatan dari jurnal psikogenesis fakultas psikologi univ. Yarsi (2013), komunikasi kesehatan adalah bagian dari komunikasi antar manusia dengan fokus utama pada bagian individu menghadapi isu isu kesehatan serta bagaimana upaya menjaga kesehatannya.

1.2. Komunikasi terbagi menjadi 2 yaitu : (-) komunikasi dari ejurnal ilmu komunikasi (2016) menurut Wursanto (2001) komunikasi adalah proses kegiatan pengiriman pesan atau berita antara 2 orang/lbh dengan cara yang tepat sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami kontak/hubungannya.

2. JENIS-JENIS KOMUNIKASI

2.1. komunikasi berdasarkan penyampaian, komunikasi berdasarkan perilaku, komunikasi berdasarkan kelangsungan, komunikasi berdasarkan maksud komunikasi, komunikasi berdasarkan ruang lingkup, komunikasi intrapersonal, komunikasi interpersonal, komunikasi kelompok, komunikasi organisasi, komunikasi massa, komunikasi wawancara.

3. PROSES KOMUNIKASI

3.1. Tahap 1. Pengirim (sender), proses ini awalnya bertanggung jawab atas keberhasilan pesan tersebut pengalaman, sikap, pengetahuan, keterampilan, persepsi, dan budaya pengirim mempengaruhi pesan.

3.2. Tahap 2. Pesan (Message), pesan adalah proses setiap pemberitahuan, atau komunikasi baik lisan maupun tertulis, yang dikirim dari satu orang ke orang lain, pesan menjadi inti dari proses komunikasi yang terjalin.

3.3. Tahap 3. Pengkodean (Encoding), proses ini meneterjemahkan ide atau konsep ke dalam pesan berkode yang akan dikomunikasikan.

3.4. Tahap 4. Saluran (Channel), proses ini adalah sarana yang digunakan untuk menyampaikan pesan, seperti telepon dan berbagai bentuk tertulis seperti memo, surat, dan laporan.

3.5. Tahap 5. Penafsiran (Decoding), proses ini penerima mulai menafsirkan simbol yang dikirim oleh pengirim, menerjemahkan pesan ke rangkaian pengalaman mereka sendiri untuk membuat simbol itu bermakna.

3.6. Tahap 6. Penerima (Reciever), penerima adalah individu atau individu yang menjadi tujuan pesan tersebut.

3.7. Tahap 7. Umpan balik (Feedback), proses ini adalah setelah menerima pesan, penerima menanggapi dengan cara tertentu dan memberi sinyal tanggapan itu kepada pengirim.

4. FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI

4.1. (-) Faktor pendukung : kesesuaian pesan yang disampaikan sehingga minim terjadinya Distorsi, adanya feedback langsung, evaluasi pesan, media pengantar.

4.2. (-) Faktor penghambat : status sosial, status psikologi, sosial dan budaya, lingkungan, cara berfikir, suasana yang tidak kondusif, teknologi baru, pengaruh emosi.

5. TUJUAN KOMUNIKASI

5.1. Tujuan komunikasi terbagi menjadi 4 yaitu: komunikasi instrumental, komunikasi sosial, komunikasi ekspresif, komunikasi ritual.

5.2. Tujuan komunikasi adalah menyampaikan pesan dan menciptakan Pemahaman bersama atau mengubah persepsi, perilaku, opini, bahkan pandangan masyarakat.

6. ETIKA KOMUNIKASI

6.1. Etika komunikasi sangat berpengaruh di dalam kehidupan manusia yang merupakan panduan bagi manusia dalam berkomunikasi atau bertingkah laku.

6.2. Beberapa etika berkomunikasi antar manusia yang dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari: menjaga ucapan, sopan Santun, efektif dan efisien, saling menghargai.

7. KONSEP DASAR KOMUNIKASI KESEHATAN

7.1. The center for disease control and prevention (CDC), menjelaskan bahwa komunikasi kesehatan adalah sebuah studi dan manfaat dari strategi komunikasi untuk menginformasikan dan mempengaruhi pilihan individu dan komunitas yang dapat meningkatkan kesehatan.

8. MEMAHAMI KOMUNIKASI, INFORMASI, EDUKASI

8.1. komunikasi adalah proses kegiatan pengiriman pesan atau berita antara 2 orang/lbh dengan cara yang tepat sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami.

8.2. Informasi menurut kartahadi (2007), adalah alat untuk menyajikan informasi sedemikian rupa sehingga bermanfaat bagi penerimanya.

8.3. Menurut Ahmad D Marimba, Edukasi adalah suatu bimbingan yang dilakukan secara sadar oleh pihak pendidikan, baik perkembangan Jasmani maupun Rohani agar menjadi lebih baik.

9. KOMUNIKASI YANG EFEKTIF ANTAR DOKTER DAN PASIEN

9.1. Komunikator mampu menghargai sikap individu, komunikator mampu menempatkan diri pada situasi dan kondisi orang lain, pesan diterima dan dapat didengarkan dengan baik, kejelasan passion sehingga tidak menimbulkan multiinterprestasi, Rendah hati dan mau mendengar orang lain, cepat memahami maksud pasien, Respect, Empati, Humble.

10. KOMUNIKASI TERAPEUTIK DAN KONSERLING

10.1. Komunikasi Terapeutik: komunikasi yang direncanakan secara sadar, bertujuan dan kegiatannya dipusatkan untuk kesembuhan pasien.

10.2. Komunikasi konseling: proses pemberian bantuan yang dilakukan oleh seorang ahli kepada individu yang mengalami suatu masalah yang bermuara pada teratasinya masalah.