1. Komponen
1.1. Komponen Intraselular
1.1.1. Membran Plasma
1.1.1.1. Pelintang selektif yang memungkinkan lalu lintas oksigen, nutrien, dan zat hubungan yang cukup untuk melayani keseluruhan sel
1.1.1.2. Struktur membran adalag lapisan ganda fosfolipid
1.1.2. Sistem Pusat(Nukleus)
1.1.2.1. Nukleus
1.1.2.1.1. Organel yang paling menonjol
1.1.2.1.2. Mengandung sebagian besae gen sel
1.1.2.1.3. Bentuknya dipertahankan oleh lamina nukleus yang tersusun atas protein
1.1.2.1.4. Mengandung nukleolus
1.1.2.1.5. DNA dan protein memberntuk materi genetik yang dusebut kromatin. Kemudian kromatin berkondensasi membentuk kromosom yang khas
1.1.2.2. Selaput nukleus
1.1.2.3. Membran Nukleus
1.1.3. Ribosom (Pabrik Protein)
1.1.3.1. Terbuat dari RNA ribosom dan protein.
1.1.3.2. Melaksanakan sintesi protein di 2 tempat: 1. Sitosol(ribosom bebas) 2. Pada sisi luar rerikulum endoplasma/selaput nukleus(ribosom terikat)
1.1.4. Retikulum Endoplasma (Pabrik Biosintesis)
1.1.4.1. Menyusun lebih dari setengah total membran dalam banyak sel eukariotik, membran RE tersambung dengan selaput nukleus
1.1.4.2. Macam
1.1.4.2.1. RE Halus
1.1.4.2.2. RE Kasar
1.1.5. Aparatus Golgi
1.1.5.1. Pusat pengiriman dan penerimaan yang terdiri atas Kantong kantong pipih bermembran(sisterna/cisternae)
1.1.5.2. Fungsi: 1. Memodifikasi produk-produk RE 2. Membuat makromolekul tertentu 3. Memilah dan mengirim materi menuju vesikel transpor
1.1.6. Lisosom (Kompartemen Pencernaan)
1.1.6.1. Kantong bermembran yang berisi enzim-enzim hidrolitik yang dapat emncerna makromolekul
1.1.6.2. Enzim lisosom dapat menghidrolisis protein, lemak, polisakarida dan asam nukleat
1.1.6.3. Lisosom berfusi dengan vakuola makanan dan menerima molekul-molekul
1.1.6.4. Lisosom menggunakan enzim untuk mendaur ulang organel dan makromolekul milik sel sendiri(autofagi)
1.1.7. Vakuola (Kompartemen Pemeliharaan)
1.1.7.1. Sel tumbuhan dam fungi dapat memiliki 1 atau beberapa vakuola
1.1.7.2. Macam
1.1.7.2.1. Vakuola Makanan
1.1.7.2.2. Vakuola Kontraktil
1.1.7.2.3. Vakuola sentral
1.1.8. Mitokondria
1.1.8.1. Tempat respirasi seluler yang menghasilkan ATP
1.1.8.2. Pengubahan(konversi energi kimia) yang terdapat hampie semua sel eukariotik
1.1.8.3. Membran luar bertekstur mulus, membran dalam berlipat-lipat(krista)
1.1.9. Kloroplas
1.1.9.1. Penangkapan energi cahaya
1.1.9.2. Mengandung pigmen hijau klorofil, enzum dan molekul lain untuk fotosintesis
1.1.9.3. Ditemukan di daun agau organ hujau pada tumbuhan dan alga
1.1.10. Peroksisom
1.1.10.1. Organel oksidatif untuk proses oksidasi
1.1.10.2. Menghasilkan H2O2 dan mengubahnya menjadi air
1.1.10.3. Menggunakan oksigen untuk memecah jenis molekul yang berbeda
1.1.11. Sitoskeleton
1.1.11.1. Jejaring Serat yang membentang di seluruh sitoplasma dan mengordinasi struktur dan aktivitas dalam sel
1.1.11.2. Peran 1. Menyokong sel dan mempertahankan bentuknya 2. Menghasilkan pergerakan dari interaksi dengan protein motorik 3. Terlibat dalam regulasi aktivitas biokimiawi dalam sel
1.1.11.3. Tipe penyusun
1.1.11.3.1. Mikrofilamen
1.1.11.3.2. Mikrotubulus
1.1.11.3.3. Filamen intermediat
1.2. Komponen Ekstraselular
1.2.1. Dinding Sel pada Tumbuhan
1.2.1.1. Fungsi: 1. Melindungi tumbuhan 2. Mempertahankan bentuk tumbuhan 3. Mencegah pengambilan air secara berlebihan
1.2.1.2. Terbuat dari serat selulosa dan protein
1.2.1.3. Lapisan: 1. Dinding sel primer 2. Lamela tengah 3. Dinding sel sekunder
1.2.2. Matriks Ekstraseluler(MES) pada hewan
1.2.2.1. Fungsi: Menyokong, melekatkan, menggerakkan dan meregulasi dan melindungi sel seperti dinding sel pada tumbuhan
1.2.2.2. Tersusun atas glikoprotein
1.2.3. Sambungan Antarsel
1.2.3.1. Memudahkan sel sel melekat, berinteraksi, dan berkomunikasi kontak langsung
1.2.3.2. Tipe: -Plasmoderma -Sambungan Celah -Desmosom -Sambungan ketat
2. Ciri
2.1. 1. Memiliki membran plasma 2. Memiliki zat semi cair(sitosol) 3. Memiliki kromosom(membawa gen) 4. Memiliki ribosom(membuat protein)
3. Pengertian
3.1. Kumpulan materi tersederhana yang dapat hidup dengan ukurang sangat kecil yang tidak bisa dilihat dengan mata telanjang, bisa dilihat dengan mikroskop cahaya
4. Jenis
4.1. Prokariotik
4.1.1. Ciri: 1. Tidak memiliki nukleus 2. Memiliki DNA yang terkonsentrasi di nukleoid 3. Tidak memiliki membran 4. Memiliki sitoplasma
4.1.2. Bakteri
4.2. Eukariotik
4.2.1. Ciri: 1. Memiliki Membran Sel 2. DNA berada dalam nukleus yang dibatasi membran ganda 3. Organel terselubung membran 4. Umumnya lebih besar dari prokariotik
4.2.2. Hewan, tumbuhan, fungi, dan protista