1.1. Refleksi kritis dan rasional tentang Pancasila sebagai dasar negara dan kenyataan budaya bangsa, dengan tujuan untuk mendapatkan pokok-pokok pengertiannya yang mendasar dan menyeluruh.
2. Pancasila sebagai Suatu Sistem Filsafat
2.1. Cara deduktif yaitu dengan mencari hakikat Pancasila serta menganalisis dan menyusunnya secara sistematis menjadi keutuhan pandangan yang komprehensif.
2.2. Cara induktif yaitu dengan mengamati gejala-gejala sosial budaya masyarakat, merefleksikannya, dan menarik arti dan makna yang hakiki dari gejala-gejala itu.
3. Fika Andini Mawali Fani 119120145 PKN RG
4. Inti sila-sila Pancasila
4.1. Tuhan, yaitu sebagai kausa prima
4.2. Manusia, yaitu makhluk individu dan makhluk sosial
4.3. Satu, yaitu kesatuan memiliki kepribadian sendiri
4.4. Rakyat, yaitu unsur mutlak negara, harus bekerja sama dan gotong royong
4.5. Adil, yaitu memberi keadilan kepada diri sendiri dan orang lain yang menjadi haknya.
5. Fungsi
5.1. Sebagai pedoman dan pegangan dalam sikap, tingkah laku dan perbuatan dalam kehidupan sehari-hari, dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara bagi bangsa Indonesia.
6. Ciri sistem Filsafat Pancasila
6.1. Sila-sila Pancasila merupakan satu-kesatuan sistem yang bulat dan utuh. Dengan kata lain, apabila tidak bulat dan utuh atau satu sila dengan sila lainnya terpisah-pisah maka itu bukan Pancasila.
6.2. Susunan Pancasila dengan suatu sistem yang bulat dan utuh.