1. Upaya Menjaga Kesehatan Sistem Gerak
1.1. Berolahraga Teratur
1.2. Duduk Dengan Posisi Yang Benar
1.3. Hindari Kebiasaan Membungkuk
1.4. Mengonsumsi Makanan Tinggi Kalsium
1.4.1. Susu, Keju, Sayur Sayuran Berwarna Hijau, Seafood, Yogurt
1.5. Menghindari Minumam Yang Membuat Kadar Kalsium Berkurang
1.5.1. Soda
1.6. Mengonsumsi Air Putih Secukupnya
1.7. Mengonsumsi Makanan Yang Mengandung Vitamin D
1.7.1. Susu Dan Minyak Ikan
2. Dapat Mengalami Gangguan
2.1. Gonore
2.1.1. Terbentuknya Nanah Pada Sendi
2.2. Gangguan Infeksi
2.2.1. Artitis Eksudatif
2.2.1.1. Getah Dalam Sendi Yang Terbentuk Oleh Kerja Kuman Yang Merusak Selaput Sendi
2.2.2. Artitis Sika
2.2.2.1. Berkurangnya Cairan (Minyak) Sinovil Yang Menyebabkan Sendi Menjadi Kering
2.3. Kelainan Tulang
2.3.1. Selaput Tulang rusak (Bergeser)
2.3.2. Selaput Tulang Sobek (Memar)
2.4. Nekrosa
2.4.1. Lepasnya Tulang Dari Sendi (Urat Sendi)
2.4.2. Matinya Sel Tulang
2.5. Defisiensi
2.5.1. Tulang Patah (Fraktura)
2.5.2. Kekurangan Vitamin D
2.6. Kebiasaan Buruk
2.6.1. Lordosis
2.6.1.1. Tulang Punggung Melengkung Ke Depan
2.6.2. Kifosis
2.6.2.1. Tulang Punggung Melengkung Ke Belakang
2.6.3. Skoliosis
2.6.3.1. Tulang Punggung Melengkung Kesamping
2.7. Layuh Semu
2.7.1. Rusaknya Cakra Epfuse Akibat Infeksi Silfilis
3. Tersusun oleh
3.1. Rangka
3.1.1. Rangka Badan
3.1.1.1. Tulang Punggung
3.1.1.1.1. 7 Ruas Tulang Leher
3.1.1.1.2. 12 Ruas Tulang Punggung
3.1.1.1.3. 5 Ruas Tulang Pinggang
3.1.1.1.4. 5 Ruas Tulang Kelangkang (bersatu)
3.1.1.1.5. 4 Ruas Tulang Ekor (bersatu)
3.1.1.2. Tulang Dada
3.1.1.2.1. Hulu
3.1.1.2.2. Taju Pedang
3.1.1.2.3. Badan
3.1.1.3. 3 Pasang Rusuk Palsu
3.1.1.4. Tulang Rusuk
3.1.1.4.1. 7 Pasang Rusuk Sejati
3.1.1.4.2. 2 Pasang Rusuk Melayang
3.1.1.5. Gelang Bahu
3.1.1.5.1. 2 Tulang Belikat
3.1.1.5.2. 2 Tulang Selangka
3.1.1.6. Gelang Pinggul
3.1.1.6.1. 2 Tulang Usus
3.1.1.6.2. 2 Tulang Duduk
3.1.1.6.3. 2 Tulang Kemaluan
3.1.2. Rangka Anggota Gerak
3.1.2.1. Tulang Anggota Gerak Atas (Lengan)
3.1.2.1.1. 2 Tulang Lengan Atas
3.1.2.1.2. 2 Tulang Hasta
3.1.2.1.3. 2 Tulang Pengumpil
3.1.2.1.4. 2 x 8 Tulang pergelangan Tangan
3.1.2.1.5. 2 x 5 Tulang Telapak Tangan
3.1.2.1.6. 2 x 14 Tulang Jari Tangan
3.1.2.2. Tulang Anggota Gerak Bawah (Tungkai)
3.1.2.2.1. 2 Tulang Paha
3.1.2.2.2. 2 Tulang Tempurung Lutut
3.1.2.2.3. 2 Tulang Kering
3.1.2.2.4. 2 Tulang Betis
3.1.2.2.5. 2 x 7 Tulang Pergelangan Kaki
3.1.2.2.6. 2 x 5 Tulang Telapak Kaki
3.1.2.2.7. 2 x 14 Ruas Tulang Jari Kaki
3.1.3. Tengkorak
3.1.3.1. Tulang Tengkorak Kepala
3.1.3.1.1. Hubungan Antartulang Satu Dengan Lainnya (Tidak Bisa Digerakkan)
3.1.3.1.2. 1 Tulang Dahi
3.1.3.1.3. 2 Tulang Ubun Ubun
3.1.3.1.4. 1 Tulang Baji
3.1.3.1.5. 1 Tulang Kepala Belakang
3.1.3.1.6. 2 Tulang Tapis
3.1.3.1.7. 2 Tulang Pelipis
3.1.3.2. Tulang Tengkorak Bagian Muka
3.1.3.2.1. 2 Tulang Rahang Atas
3.1.3.2.2. 2 Tulang Rahang Bawah
3.1.3.2.3. 2 Tulang Pipi
3.1.3.2.4. 2 Tulang Langit Langit
3.1.3.2.5. 2 Tulang Hidung
3.1.3.2.6. 2 Tulang Air Mata
3.1.3.2.7. 1 Tulang Lidah
3.2. Sendi
3.2.1. Sendi Mati (Sinartrosis)
3.2.2. Sendi Kaku (Amfiartrosis
3.2.2.1. Hubungan Antartulang Yang Gerakkannya Sedikit Sekali
3.2.3. Sendi Gerak (Diartrosis)
3.2.3.1. Sendi Peluru
3.2.3.1.1. Gerakannya Ke Segala Arah
3.2.3.2. Sendi Engsel
3.2.3.2.1. Gerakkannya Ke Satu Arah
3.2.3.3. Sendi Putar
3.2.3.3.1. Gerakkannya Terjadi Karena Ujung Tulang Berputar Pada Ujung Tulang Lainnya
3.2.3.4. Sendi Pelana
3.2.3.4.1. Gerakkannya Ke Dua Arah
3.2.3.5. Sendi Geser
3.2.3.5.1. Gerakkannya Terjadi Karena Permukaan Tulang Membentuk Sendi Berbentuk Datar
3.3. Otot
3.3.1. Otot Jantung
3.3.2. Otot Polos
3.3.3. Otot Lurik
3.4. Tulang
3.4.1. Tulang Keras
3.4.1.1. Mengandung Osteblas
3.4.1.2. Penghasil Senyawa Protein
3.4.1.3. Sistem Havers
3.4.2. Tulang Rawan
3.4.2.1. Terdiri Dari Sel Sel Rawan
3.4.2.2. Bersifat Lentur/Elastis
3.4.2.3. Lebih Banyak Pada Anak Anak
3.4.2.4. Selaput Rawan (Perikondrium)
3.4.2.5. Sel Tulang Rawan (Kondrioblas)
4. Kelainan Dan Gangguan Pada Otot
4.1. Gangguan Karena Serangan Organisme
4.1.1. Tetanus
4.1.1.1. Kondisi Otot Tegang Yang Disebabkan Oleh Clostridium Tetani
4.1.2. Atrofi Otot
4.1.2.1. Mengecilnya Otot Oleh Virus Polio
4.2. Gangguan Karena Aktivitas
4.2.1. Kaku Leher (Stiff)
4.2.1.1. Gerak Yang Menghentak Atau salah Gerak
4.2.2. Kram
4.2.2.1. Otot Terus Menerus Melakukan Aktuvitas Berlebih Hingga Otot Berkontraksi
4.2.3. Atrofi
4.3. Gangguan Otot Bawaan (Distrofi Otot)
4.3.1. Mengecilnya Fungsi Otot Karena Tidak Pernah Digunakan Untuk Aktivitas
4.3.2. Penyakit Kronis Sejak Anak Anak
4.4. Mistenia Gravis
4.4.1. Pelemahan Otot Secata Berangsur Angsur
4.5. Hernia Abdominal
4.5.1. Sobeknya Dinding Otot Perut