1. Berawal ketika para tawanan veteran AL Jepang yang dipindahkan dari Cepiring ke Bulu, dan di tengah perjalanan ada yang melarikan diri dan bergabung di bawah pimpinan Mayor Kido yg masih bersenjata di Jatingaleh Semarang. Tanggal 14 Oktober 1945, tersiar kabar bahwa jepang telah meracuni cadangan air minum di Candi, semarang, peristiwa ini membuat para pemuda Semarang marah sehingga mereka serempak menyerbu tentara Jepang
2. Perjuangan Fisik
2.1. Insiden Hotel Yamato
2.2. Pertempuran Surabaya
2.2.1. Suatu rangkaian peristiwa pertempuran yang terjasi antara tentara Indonesia dan tentara sekutu, berlangsung sejak 37 Oktober sampai 28 November 1945, yang paling besar terjasi pada 10 November 1945.
2.3. Pertempuran 5 Hari di Semarang
2.4. Tanpa sepengetahuan pihak Indonesia, ternyata tentara sekutu telah mengikutkan tentara NICA & membebaskan tawanan perang Belanda di Magelang dan Ambarawa dan mempersenjatai sehingga menimbulkan kemarahan dari pihak Indonesia
2.5. Pertempuran Ambarawa
2.6. Peristiwa ini diawali dengan kedatangan tentara sekutu di bawah pimpinan Brigadir Jenderal bethel tiba di Semarang tgl 20 Oktober 1945. Tujuannya untuk melucuti senjata tentara Jepang dan menguru tawanan perang tentara Jepang yang ada di Jawa tengah.
2.7. Bandung Lautan Api
2.7.1. Diawali dengan kedatangan pasukan sekutu yang dipimpin Brigadir Mac Donald di kota Bandung, pada tgl 12 Oktober 1945. Mereka menuntut rakyat Bandung untuk menyerahkan senjata yang dirampas dari tentara Jepang.
2.7.2. Karena kota Bandung semakin tidak aman, akhirnya pemerintah RI mengintruksikan agar kota dikosongkan, sebelum meninggalkan kota Bandung, TRI dan rakyat membakar kota Bandung terlebih dahulu.
2.8. Pertempuran Medan Area
2.8.1. Pada tgl 9 Oktober 1945 pasukan sekutu yang dipimpin oleh Brigadir Jendral T.E.D. Kelly tiba di kota Medan. Kedatangan tentara sekutu ini ternyata diboncengi oleh tentara NICA yang bertujuan mengambil alih pemerintahan.
2.9. Pertempuran Puputan Margarana
2.9.1. Diawali dengan kedatangan Belanda ke Bali yang bertujuan untuk membantu pendirian sebuah negara boneka yang diberi nama Negara Indonesia Timur. Belanda membujuk Letkol I Gusti Ngurah Rai untul bergabung namun bujuka tersebut ditoalk, pada 18 November 1946, I gusti Ngurah Rai menyerang kedudukan Belanda di daerah Tabanan
2.10. Serangan Umum 1 Maret 1949
2.10.1. Serangan ini bertujuan untuk menunjukkan kepada dunia Internasional bahwa RI cukup kuat untuk mempertahankan kemerdekaan, meskipun ibukotanya telah diduduki oleh Belanda
2.10.2. Serangan ini dilakukan oleh pasukan TNI dari Brigade 10/Wehkreise III dibawah pimpinan letkol Soeharto, setelah terlebih dahulu mendapat persetujuan darai sri Sultan Hamengkubuwono IX
3. Perjuangan Diplomasi
3.1. Perundingan Linggarjati
3.1.1. pada tanggal 10 November 1946, delegasi : Indonesia(Sutan Syahrir, Belanda wim Schermerhorn), Inggris( Lors Killearn)
3.2. Perundingan Renville
3.2.1. Dilaksanakn diatas kapal USS Renville, yang berlabuh di Teluk jakarta pada tanggal 17 Januari 1948, Delegasi : Indonesia( Amir Syarifudin), Belanda (Abdul Kadir Widjojoatmodjo), KTN ( Richard Kirby, Paul Van Zeland, Frank Porter Graham).
3.3. Peristiwa perobekan Bendera Belanda, pada tanggal 19 September 1945, didahului oleh gagalnya perundingan antara Soedirman dan Mr. Ploegman
3.4. Perundingan Roem Royen
3.4.1. Penyebab pertempuran Surabaya. Keinginan Belanda yang ingin kembali menjajah Indonesia, Tewasnya Brigadir Jendral AWS Mallaby, Ultimatum Inggris yang mengancam rakyat Surabaya untuk menyerah.
3.4.2. Dilaksanakan di Hoetl Des Indes Jakarta pada tgl 14 April 1949, Delegasi ; Indonesia ( Moh. Roem), Belanda (DR. J.H. Van Roye, UNCI ( Merle Cochran)
3.5. Konferensi Meja Bundar (KMB)
3.5.1. Dilaksanakan di DenHaag, Belanda , pada tgl 23 Agustus - 2 November 1949, Delegasi : Indonesia ( Moh. Hatta), Belanda ( J.H. Van Maarseveen), UNCI ( Chritchley)
3.5.1.1. Tuntutan tersebut tidak diindahkan oleh rakyat bandung sehingga berakibat timbulnya berbagai bentrokan & semakin meruncing pada tgl 23 Oktober 1945