Karakteristik Penelitian Kualitatif

Get Started. It's Free
or sign up with your email address
Karakteristik Penelitian Kualitatif by Mind Map: Karakteristik Penelitian Kualitatif

1. Penelitian yang berpihak

1.1. Berpihak pada kebenaran konteks

1.1.1. Sebab, penelitian kualitatif bukan penelitian yang bertujuan untuk menguji atau mengonfirmasi suatu teori

1.1.1.1. Pada tingkatan tertinggi dapat berupa mengkritik suatu teori

2. Sangat subjektif

2.1. Pada tahap analisis data peneliti melakukan refleksi, berdialog atau berdiskusi dengan dirinya sendiri untuk membangun argumentasi atau logika hasil temuannya

2.1.1. Alat analisis dalam penelitian kualitatif adalah diri peneliti sendiri

2.1.1.1. Kekuatan kerangka berpikir peneliti terdapat pada pemaknaan peneliti, pemahaman peneliti, atau interpretasi peneliti terhadap hasil penemuan data di lapangan

2.1.1.2. Setiap peneliti akan sangat mungkin memiliki pemaknaan, pemahaman, atau interpretasi yang berbeda terhadap fenomena sosial yang sama di lapangan

2.1.2. Berbeda dengan penelitian kuantitatif yang menggunakan mesin seperti software-software statistik

3. Kerangka berpikir bersifat dinamis

3.1. Dapat berubah ketika memperoleh data di lapangan

3.1.1. Sebab, kebenaran teks hasil literatur review belum tentu menjadi kebenaran konteks

3.1.1.1. Kebenaran teks merupakan keyakinan peneliti berdasarkan bacaan-bacaan yang berkaitan dengan penelitian yang sedang dilakukan

3.1.1.2. Kebeneran konteks merupakan keyakinan peneliti berdasarkan hasil data yang ditemukan di lapangan

4. Melibatkan refleksi dan emosi dalam proses analisis data

4.1. Menjadi pembeda utama dari penelitian kuantitatif

4.2. Berdialog dengan diri sendiri untuk merefleksikan kembali tentang data yang telah diperoleh di lapangan

4.2.1. Tahap refleksi tidak bisa dipisahkan dengan peran emosi dari peneliti

4.2.1.1. Peneliti harus memahami sudut pandang atau cara berpikir kelompok masyarakat yang sedang diteliti

4.2.1.2. Menarasikan hasil data atau fakta-fakta yang diperoleh di lapangan untuk meyakinkan pembaca tentang temuan kebenaran konteks

4.2.1.2.1. Harus melibatkan emosi peneliti melalui pemilihan kata untuk penekanan makna

4.3. membangun kerangka berpikir, logika, dan argumentasi baru tentang data atau fakta-fakta yang telah diperoleh di lapangan