Get Started. It's Free
or sign up with your email address
Rocket clouds
TUNAGRAHITA by Mind Map: TUNAGRAHITA

1. Pengertian

1.1. Anak yang memiliki "Retardasi Mental"

1.2. Memiliki intelegensi yang rendah sehingga menyebabkan ketidak mampuan individu untuk belajar

1.3. suatu keadaan dengan intelegensia yang kurang (subnormal) sejak masa perkembangan (sejak lahir hingga masa anak-anak)

2. Prevalensi

2.1. Menurut Biro Pusat Statistik (BPS) tahun 2006 populasi anak tunagrahita menempati angka paling besar dibanding dengan jumlah anak dengan keterbatasan lainnya.

2.2. Anak tunagrahita berat sebanyak 2,8%

2.3. Anak retardasi mental ringan atau lemah sebanyak 3,5%

2.4. Retardasi mental cukup berat disebut imbisil debil profound sebanyak 2,6%

2.5. Anak retardasi mental sangat besar di sebut idiot sebanyak 2,5%,

3. Klasifikasi

3.1. Menurut C. Thompson dkk

3.1.1. Moron

3.1.2. Imbecile

3.1.3. Idiot

3.2. DSM-IV

3.2.1. Retardasi Mental Ringan (IQ 50-70)

3.2.1.1. Retardasi Mental Berat (IQ 20-35)

3.2.1.1.1. Retardasi Mental Sangat Berat (IQ <20)

3.2.2. Retardasi Mental Sedang (IQ 35-50)

3.3. PPDGJ III

3.3.1. Retardasi Ringan (IQ 50-69)

3.3.2. Retardasi Sedang (IQ 35-49)

3.3.3. Retardasi Berat (IQ 20-34)

3.3.4. Retardasi Sangat Berat (IQ <20)

3.4. Retardasi Mental Ringan (IQ 50-69)

4. Karakteristik

4.1. Duduk, merangkak, atau berjalan lambat dari anak lainnya

4.2. Sulit untuk mengingat suatu hal

4.3. Bicara lambat, atau memiliki masalah berbicara

4.4. Memiliki masalah dalam pemahaman sosial

4.5. Tidak mengerti bagaimana cara membayar untuk suatu hal

4.6. Memiliki kesulitan untuk melihat konsekuensi dari tindakan mereka

4.7. Kesulitan dalam memecahkan masalah

4.8. Kesulitan dalam berpikir logis

5. Penanganan

5.1. Memotivasi anak untuk selalu bersemangat dalam belajar

5.2. Membimbing anak untuk belajar mengendalikan diri dan berempati dengan orang lain

5.3. Melatih anak untuk selalu mengungkapkan perasaan positif maupun perasaan negatifnya

5.4. Memberikan kepercayaan pada anak untuk melakukan suatu tugas bahkan menjadikannya sebagai pemimpin dalam menyelesaikan tugas tersebut

5.5. Membiasakan anak untuk selalu berdoa sebelum dan sesudah melakukan suatu aktivitas

5.6. Memberikan apresiasi yang positif pada anak setelah selesai melakukan suatu aktivitas

5.7. Memberikan terapi bermain kooperatif

6. Penyebab

6.1. Penyebab Pre-natal

6.1.1. kelainan kromosom

6.1.2. kelainan metabolik

6.1.3. infeksi

6.1.4. intoksikasi

6.2. Penyebab Prinatal

6.2.1. faktor prematuritas

6.3. Penyabab Post-natal

6.3.1. trauma

6.3.2. kejang-kejang