TEKNIK KOMUNIKASI PERUASIF

시작하기. 무료입니다
또는 회원 가입 e메일 주소
TEKNIK KOMUNIKASI PERUASIF 저자: Mind Map: TEKNIK KOMUNIKASI PERUASIF

1. Teknik yang lumrah digunakan dalam komunikasi persuasif

1.1. Teknik asosiasi

1.2. Teknik integrasi

1.3. Teknik ganjaran

1.4. Teknik redherring

1.5. Teknik tataan

2. Secara sederhana teknik komunikasi persuasif bisa di artikan sebagai upaya persuader agar persuader bersedia menerima suatu pemahaman atau keyakinan

3. Cara-cara untuk bisa digunakan agar persuasi berjalan efektif

3.1. Dengan mengetahui sebagai berikut: -teknik -kriteria -prinsip -teori

4. Kontak pribadi (kontak person) yang memungkinkan komunikator Mengetahui, memahami, Dan. Menguasai empat hal

4.1. Yaitu : a) frame of refence komunikan selengkapnya b) kondisi fisik dan mental komunikan sepenuhnya c) suasana lingkungan pada saat terjadinya komunikasi d) tanggapan komunikasi secara langsung

5. Mari kita bahas masing-masing teknik tersebut :

5.1. 1. The yes -response technique

5.1.1. Teknik ini bertujuan mengarahkan sikap dan pendapat persuadee melalui serangkaian pernyataan atau pertanyaan yang terkait.

5.1.1.1. Pernyataan atau pertanyaan tersebut mengondikasikan persuadee menjawab "ya" atau "setuju"

5.2. 2.putting it up to you persuader

5.2.1. Menjalin hubungan secara psikologis dengan persuadee

5.2.1.1. Caranya dengan berulang-ulang menyatakan Kejelasan,kesetujuan atau tidak

5.3. 4.transfer

5.3.1. Atmosfer (lingkungan) yang berpengaruh pada hasil persuasi

5.3.1.1. Strategi sering dilakukan para marketing yang berusaha mendapatkan konsumen

5.4. 5. Bandwagon technique

5.4.1. Bertujuan membujuk sasaran dengan mengemukakan bahwa setiap orang sebagaimana kita menyetujui suatu gagasan atau mengerjakan hal tersebut untuk membeli produk yang di tawarkan

5.4.1.1. Bentuk dari teknik ini adalah slogan partai politik "pro rakyat" "partai ideologi Soekarno

5.5. 6. say it whit flowers

5.5.1. Teknik ini dilakukan dengan mengambil hati persuadee Lewat memuji kelebihan, kecakapan, kemampuan,dan kepandaian mereka tanpa nada berlebihan

5.5.1.1. Teknik ini untuk membangkitkan motivasi kerja bawahannya Kata seperti "kerja kamu luar biasa" atau "kerjaan kamu sangat baik"

5.6. 7. The swap technique

5.6.1. Teknik ini dilakukan dengan cara barter, baik barang maupun informasi

5.6.1.1. Setelah menerima informasi, barangkali sasaran merasa wajib membeli barang tersebut.

5.7. 8. Reassurance

5.7.1. Setelah memberi persuasi tentang sesuatu kepada Sasaran,jangan biarkan hubungan yang pernah terjalin putus begitu saja

5.7.1.1. Usahakan menghubungi mereka kembali, baik telepon, SMS,chat, bahkan kalau mungkin langsung

5.8. 9. Technique of irritation

5.8.1. Teknik ini ialah membujuk sasaran agar membeli produk dan membuat keputusan

5.8.1.1. Jika gagal, teknik ini cukup membahayakan ,sebab persuader bisa di sebut tukang paksa. Jika di lakukan dengan halus maka akan membawa respon sebagaimana yang di inginkan

5.9. 10. Don't ask if,ask which

5.9.1. Teknik ini dapat dipraktikkan saat menagih hutang, ketika menagih,jangan memberi opsi pengutang untukn menghindar.

5.9.1.1. Persuasi, janganlah bertanya jika.... tapi bertanyalah yang... berarti berupa menghindari penolakan dari sasaran

5.10. 11. Answering a question with question

5.10.1. Teknik menjawab"menjawab pertanyaan dengan pertanyaan" di gunakan untuk menghindari perdebatan dan memperoleh dukungan

5.10.1.1. Teknik ini dapat dilakukan bila sasaran bertanya sembarangan dan kita punya waktu untuk berpikir.caranya dengan mengulang pertanyaan mereka atau mendalami dan memahami akibat dari jawaban kita,sasaran kita kadang " bertanya untuk menyudutkan dan menjelekan

5.11. 12. Getting portial commitment

5.12. 13. Ask more ,so they settle for less

5.12.1. Bertanyalah lebih banyak , sehingga mereka menjawab lebih sedikit,Teknik ini di dasari asumsi bahwa orang cenderung menuntut jauh lebih banyak dari pada yang mereka harapkan dapat di terima .

5.12.1.1. Biasanya konsep ini dilakukan ketika orang mengajukan anggaran. Persuadee dapat menggunakan teknik ini saat punya produk atau tujuan yang sangat sulit di jual . Bertanya lebih banyak agar sasaran berpihak,sehingga dalam situasi kompromi dapat mempersuasi mereka

5.13. 14. Planting

5.13.1. Teknik "penanaman" ialah cara mempersuasi sasaran menggunakan pengertian di kaitkan dengan produk

5.14. 17. Appeals to sex

5.15. 18. Effek of repetition

5.16. 19. Teknik Asosiasi

5.16.1. Teknik ini menggunakan kata dan tindakan untuk mengarahkan sasaran sampai pada keputusan

5.16.1.1. Caranya dengan menyediakan atau memberikan tester kepada calon pembeli

5.17. 20. Teknik integrasi

5.18. 21. Teknik Ganjaran

5.19. 22. Teknik red-herring

5.20. 23. Teknik Tataan

6. 16. Appeals to humor

7. 15. Getting on IOU

8. Metode Influence Behavior Naire (IBQ) yg di kembangkan Gary A.Yuki

8.1. 1. Rational persuasion

8.1.1. Siasat meyakinkan orang lain menggunakan argumen logis dan rasional.

8.1.1.1. Contoh: dokter menasehati pasien perokok berat dengan menjelaskan efek buruk merokok bagi paru paru dan hasil penelitian yang membuktikan bahwa perokok lebih rentan menderita penyakit kronis lain

8.2. 2. Inspiration appeals tactics

8.2.1. Siasat dengan meminta ide atau permohonan untuk membangkitkan antusiasme sasaran.

8.2.1.1. Contoh: seorang menteri yang membawahi kementrian komunikasi dan informasi (Kominfo) membuka kesempatan kepada seluruh komunitas IT untuk membuat proposal dan ide tentang pengembangan e-government

8.3. 4. Ingratiation tactics

8.4. 5. Personal appeals tactics

8.5. 6. Exchange tactics

8.6. 3. consu'tation tactics

8.7. 7. Coalition tactics

8.8. 8. Pressure tactics

8.9. 9. Legitimizing tactics

9. 3. Simulated disinterest

9.1. Menekankan perasaan cemas dan sikap memaksa sasaran untuk mengikuti keinginan

9.1.1. Teknik ini untuk menghadapi kondisi demikian ialah dengan cara berpura-pura tidak tertarik pada persuasi