ISOLASI SOSIAL

시작하기. 무료입니다
또는 회원 가입 e메일 주소
ISOLASI SOSIAL 저자: Mind Map: ISOLASI SOSIAL

1. Sp2 K 1. Melatih keluarga mempraktekkan cara merawat pasien dengan isolasi sosial. 2. Melatih keluarga mempraktekkan cara merawat langsung kepada pasien isolasi sosial.

2. Sp1 K 1. Mendiskusikan masalah yang dirasakan keluarga dalam merawat pasien 2. Menjelaskan pengertian, tanda dan gejala isolasi sosial yang dialami pasoien beserta proses terjadinya. 3. Menjelaskan cara-cara merawat pasien isolasi sosial.

3. Faktor Predisposisi:

3.1. Faktor Perkembangan

3.2. Faktor Genetik

3.3. Faktor Sosiokultural

4. Faktor Presipitasi

4.1. Stressor Sosiokultural

4.2. Stresor Psikologis

5. Diagnosis

5.1. Isolasi sosial (Core Problem)

6. Intervensi Keperawatan : Isolasi Sosial

6.1. Pada Pasien

6.1.1. Sp1 P 1. Mengidentifikasi penyebab isolasi sosial 2. Berdiskusi dengan pasien tentang keuntungan berinteraksi dengan orang lain. 3. Berdiskusi dengan pasien tentang kerugian tidak berinteraksi dengan orang lain. 4. Mengajarkan pasien berkenalan dengan satu orang 5. Menganjurkan pasien memasukkan kegiatan latihan berbincang- bincang dengan orang lain dalam kegiatan hariannya.

6.1.1.1. Sp2 P 1. Mengevaluasi jadwal kegiatan harian pasien 2. Memberi kesempatan pada pasien cara berkenalan dengan satu orang 3. Membantu pasien memasukkan kegiatan latihan berbincang- bincang dengan orang lain sebagai salah satu kegiatan harian.

6.1.2. Sp3 P 1.bMengevaluasi jadwal kegiatan harian pasien 2.bMemberi kesempatan pada pasien mempraktekkan cara berkenalan dengan dua orang atau lebih 3. Menganjurkan pasien memasukkan dalam jadwal kegiatan harian.

6.1.2.1. Sp3 K 1. Membantu keluarga membuat jadwal aktivitas di rumah termasuk minum obat (discharge planning). 2. Menjelaskan follow up pasien setelah pulang

6.2. Pada Keluarga

7. NAMA : MEGAWATI YUNUS, S.Kep NIM : 7090012008

8. PROFESI NERS UIN ALAUDDIN ANGKATAN XVII

9. Gejala Objektif

10. Harga Diri Rendah (Causa)

11. Isolasi sosial adalah kesendirian yang dialami oleh individu dan dianggap timbul karena orang lain dan sebagai suatu keadaan negatif atau mengancam

12. 1) Klien menceritakan perasaan kesepian atau ditolak oleh orang lain 2) Klien merasa tidak aman berada dengan orang lain 3) Respon verbal kurang atau singkat 4) Klien mengatakan hubungan yang tidak berarti dengan orang lain 5) Klien merasa bosan dan lambat menghabiskan waktu 6) Klien tidak mampu berkonsentrasi dan membuat keputusan 7) Klien merasa tidak berguna 8) Klien tidak yakin dapat melangsungkan hidup 9) Klien merasa ditolak

13. 1) Klien banyak diam dan tidak mau bicara 2) Tidak mengikuti kegiatan 3) Banyak berdiam diri di kamar 4) Klien menyendiri dan tidak mau berinteraksi dengan orang yang terdekat 5) Klien tampak sedih, ekspresi datar dan dangkal 6) Kontak mata kurang 7) Kurang spontan 8) Apatis (acuh terhadap lingkungan) 9) Ekpresi wajah kurang berseri 10) Tidak merawat diri dan tidak memperhatikan kebersihan diri 11) Mengisolasi diri 12) Tidak atau kurang sadar terhadap lingkungan sekitarnya 13) Memasukan makanan dan minuman terganggu 14) Retensi urine dan feses 15) Aktifitas menurun 16) Kurang enenrgi (tenaga)

14. Halusinasi (Effect)

15. Definisi :

16. Tanda dan Gejala

16.1. Gejala Klinis