1. Bahasa umumnya secara sederhana didefinisikan sebagai "alat komunikasi" antar pribadi ataupun kelompok
1.1. Untuk lebih ilmiah, bahasa dapat didefinisikan sebagai sistem simbol vokal kreatif yang digunakan sebagai alat komunikasi antar manusia.
2. Tata bahasa adalah ilmu yang mempelajari kaidah-kaidah yang mengatur penggunaan bahasa. Ilmu ini merupakan bagian dari bidang ilmu yang mempelajari bahasa yaitu linguistik. Tata bahasa bahasa Indonesia telah diatur dalam buku Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia (TBBBI).
2.1. Tata bahasa historis-komparatif adalah tata bahasa yang membicarakan perkembangan struktur bahasa dari satu jaman ke jaman lain “historis atau diakronis”, serta mengadakan perbandingan antara struktur-struktur bahasa dari bermacam-macam jaman itu atau memperbandingkannya dengan bahasa-bahasa lainnya “komparatif”.
2.2. Tata bahasa generatif, yaitu bahwa bahasa adalah struktur pikiran manusia. Tujuan tata bahasa generatif adalah membentuk model lengkap bahasa terdalam ini (dikenal sebagai i-language).
2.3. Tata bahasa perspektif diterapkan pada seperangkat aturan yang ditentukan yang memberi tahu orang cara berbicara atau menulis.
2.4. Tata bahasa pedagogis diterapkan pada pengajaran tata bahasa banyak digunakan di sekolah
2.5. Tata bahasa transformasi diterapkan pada struktur dalam dan struktur perantara, yang pada akhirnya menghasilkan struktur permukaan kalimat
3. Teori dari Linguistik
3.1. Linguistik Struktural
3.1.1. menjelaskan bahwa bahasa tersusun dari tanda-tanda dan penanda dari bahasa itu sendiri.
3.2. Linguistik Generatif
3.2.1. menjelaskan bahasa secara eksplisit, menggunakan aturan dalam bahasa tertentu.
4. PENGETAHUAN akan LINGUISTIK
4.1. Pengetahuan linguistik dalam aspek pengetahuan terbagi menjadi dua, yaitu
4.1.1. Kompetensi linguistik adalah pengetahuan bahasa.
4.1.2. Kinerja linguistik adalah penggunaan bahasa dalam berbicara dan memahami ucapan.
4.2. Pengetahuan linguistik terdiri dari tiga komponen utama, yaitu pengucapan, kata dan kalimat.
5. Linguistk, secara umum, adalah bahasa atau ilmu yang mengambil bahasa sebagai objek kajiannya.
5.1. Cabang Ilmu Linguistik
5.1.1. Fonologi adalah ilmu tentang perbendaharaan bunyi-bunyi (fonem) bahasa dan distribusinya. Contohnya, yaitu fonem vokal, fonem diftong, fonem konsonan.
5.1.2. Fonetik atau fonetika adalah bagian ilmu dalam linguistik yang mempelajari atau menyelidiki bunyi bahasa yang diproduksi oleh manusia tanpa melihat fungsi bunyi itu sebagai pembeda makna dalam suatu bahasa (langue). Contohnya, yaitu adalah fonem /u/ pada kata “palu” dan fonem /a/ pada kata “pala” telah membedakan makna.
5.1.3. Morfologi adalah suatu bidang ilmu linguistik yang mengkaji tentang pembentukan kata atau morfem-morfem dalam suatu bahasa. Contohnya, yaitu makna leksikal (sepeda, rumah, pakaian) dan makna gramatikal (ber+dekat+an, ber+dua+an, ber+dukacita)
5.1.4. Syntax adalah cabang ilmu linguistik yang mempelajari kaidah yang menentukan bagaimana kata membentuk frasa dan frasa membentuk kalimat. Contohnya, frasa dan klausa.
5.1.5. Semantik adalah cabang linguistik yang mempelajari arti atau makna yang terkandung pada suatu bahasa, kode, atau jenis representasi lain. Contohnya, yaitu meja hijau, kambing hitam, panjang tangan, dan sebagainya.
5.1.6. Pragmatik adalah cabang linguistik yang mempelajari hubungan antara konteks luar bahasa dan maksud tuturan. Contohnya, yaitu pada sticker di laptop seorang mahasiswa yang sedang mengerjakan tugasnya. Ada tulisan, "Ndang lulus, ndang mampus" yang dapat diartikan, "Cepat lulus agar bisa yang lain."
5.1.7. Psikolinguistik adalah cabang linguistik yang mengkaji tentang bahasa dan pikiran manusia
5.1.8. Neurolinguistik adalah cabang linguistik yang mengkaji tentang pemrosesan bahasa dan representasi bahasa di otak.
5.1.9. Sosiolinguistik adalah cabang linguistik yang mengkaji tentang dampak bahasa pada kelompok sosial dalam masyarakat.
5.1.10. Linguistik historis adalah cabang linguistik yang mengkaji tentang perubahan bahasa melalui sejarah.