1. I. DEFINISI & KEDUDUKAN
1.1. Kokurikuler adalah kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan untuk: * **Penguatan, Pendalaman, dan/atau Pengayaan kegiatan Intrakurikuler**.
1.2. * Dilaksanakan dalam rangka **pengembangan kompetensi, utamanya penguatan karakter**.
1.3. * Merupakan **bagian integral** dari Kurikulum, bersama Intrakurikuler dan Ekstrakurikuler, sebagai **kesatuan untuk mencapai profil lulusan**.
2. II. URGENSI DAN PERAN STRATEGIS
2.1. Kokurikuler harus dirancang secara sistematis, bermakna, dan kontekstual.
2.1.1. 1. **Menjembatani Teori dan Realitas:** Berperan strategis untuk **menjembatani pembelajaran konseptual di kelas dengan penerapannya dalam kehidupan nyata**.
2.1.2. 2. **Mewujudkan Pembelajaran Mendalam (*Deep Learning*):** Menciptakan ekosistem belajar yang menyenangkan, bermakna, dan memberdayakan. Sejalan dengan konsep yang menekankan suasana belajar **berkesadaran (*mindful*), bermakna (*meaningful*), dan menggembirakan (*joyful*)**.
2.1.3. 3. **Pengembangan Manusia Seutuhnya:** Memberikan "ruang hidup" agar pembelajaran terjadi di kepala, hati, tangan, dan tindakan nyata murid. Kegiatan ini menyentuh dimensi **intelektual, etika, estetika, dan kinestetik** secara holistik.
2.1.4. 4. **Eskalasi Kompetensi:** Dirancang secara sadar dan terencana untuk **mengeskalasi dan mengakselerasi kompetensi murid**.
3. III. KOMPETENSI (SASARAN PENGUATAN)
3.1. Kompetensi yang disasar Kokurikuler disebut **alur perkembangan kompetensi dari profil lulusan**. Kompetensi ini diturunkan dari **Delapan Dimensi Profil Lulusan**:
3.1.1. 1. **Keimanan dan Ketakwaan** terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
3.1.2. 2. **Kewargaan** (menghargai keberagaman, menjaga persatuan).
3.1.3. 3. **Penalaran Kritis** (berpikir logis, analitis, menyelesaikan masalah).
3.1.4. 4. **Kreativitas** (berperilaku produktif, menciptakan inovasi).
3.1.5. 5. **Kolaborasi** (peduli, berbagi, membangun kerja sama).
3.1.6. 6. **Kemandirian** (bertanggung jawab, berinisiatif, beradaptasi).
3.1.7. 7. **Kesehatan** (pola hidup bersih dan sehat, kebugaran fisik dan mental).
3.1.8. 8. **Komunikasi** (kemampuan menyimak, membaca, berbicara, dan menulis sesuai etika).
4. IV. STRUKTUR & PENGORGANISASIAN
4.1. | Aspek Struktur | Intrakurikuler | Kokurikuler |
4.1.1. | **Kewenangan Muatan** | Ditetapkan Pemerintah | **Ditetapkan Sekolah** (Pusat hanya memberi inspirasi) |
4.1.2. | **Alokasi Waktu** | Tidak dikurangi | Punya alokasi sendiri, tidak menambah beban mengajar anak |
4.1.3. | **Beban Belajar** | Per Tahun (dapat dibuat rutin/blok) | **Per Tahun** (pengelolaan fleksibel) |
4.1.4. | **Muatan Pembelajaran** | Mata Pelajaran | **Tema** |
4.1.5. | **Kompetensi** | Capaian Pembelajaran (CP) | Alur Perkembangan Kompetensi dari Profil Lulusan |
4.2. Peran Kunci dalam Perencanaan
4.2.1. * **Kepala Satuan Pendidikan:** Memimpin perencanaan kegiatan kokurikuler di awal semester/tahun.
4.2.2. * **Koordinator Kokurikuler:** Mengelola sistem pelaksanaan, memastikan kolaborasi antar guru, dan mendapatkan beban kerja tambahan.
4.2.3. * **Perencanaan:** Harus mengembangkan **rangkaian kegiatan yang terencana** (memuat tujuan, langkah-langkah, pelaksanaan, dan asesmen).
5. V. BENTUK KEGIATAN (3 Cara Fleksibel)
5.1. Kegiatan kokurikuler bersifat fleksibel dan dapat dilaksanakan dalam tiga bentuk utama:
5.1.1. | **1.** | **Pembelajaran Kolaboratif Lintas Disiplin Ilmu** | Mengintegrasikan dua atau lebih mata pelajaran/muatan pembelajaran dalam satu tema kontekstual. Tujuannya adalah membantu murid melihat **keterkaitan antarilmu** dan memperdalam pemahaman. | Proyek tematik (misal: "Lingkunganku Sehat, Aku Kuat" mengintegrasikan IPA, Matematika, Bahasa, dan Seni Budaya). |
5.1.2. | **2.** | **Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH)** | Fokus pada pembentukan karakter melalui **pembiasaan positif** yang rutin, konsisten, dan terencana, berbasis pembelajaran mendalam. Melibatkan **Catur Pusat Pendidikan** (Sekolah, Keluarga, Masyarakat, Media). | Senam Anak Indonesia Hebat (SAIH), Jurnal kebiasaan harian, Kampanye kebiasaan baik, Turun ke lapangan. |
5.1.3. | **3.** | **Cara Lainnya** | Kegiatan yang dikembangkan sesuai nilai-nilai satuan pendidikan, potensi, kebutuhan murid, dan **konteks lokal**. | **Ciri Khas Satuan Pendidikan:** Kelas membatik, praktik bertani. **Nilai Satuan Pendidikan:** Latihan kepemimpinan, mengaji rutin. **Monodisiplin dengan Kolaborasi Keilmuan:** Pentas seni/pagelaran seni. |