Senyawa Karbon XIIA6_18_Kezia Calista H

马上开始. 它是免费的哦
注册 使用您的电邮地址
Senyawa Karbon XIIA6_18_Kezia Calista H 作者: Mind Map: Senyawa Karbon  XIIA6_18_Kezia Calista H

1. Kegunaan

1.1. Alkohol

1.2. Eter

1.3. Aldehide

1.4. Keton

1.5. Asam Karbosilat

1.6. Ester

2. Tata Nama

2.1. Alkohol

2.1.1. IUPAC

2.1.2. TRIVIA

2.2. Eter

2.2.1. IUPAC

2.2.2. TRIVIA

2.3. Aldehide

2.3.1. IUPAC

2.3.2. TRIVIA

2.4. Keton

2.4.1. IUPAC

2.4.2. TRIVIA

2.5. Asam Karbosilat

2.5.1. IUPAC

2.5.2. TRIVIA

2.6. ESTER

2.6.1. IUPAC

2.6.2. TRIVIA

3. C atom rendah larut dalam air, C lebih dari 5 sukar larut

4. Sifat

4.1. Alkohol

4.1.1. Jernih, tidak berwarna

4.1.2. Alkohol Polivalen memiliki titik didih tinggi

4.1.3. Ralkohol rantai pendek mudah larut dalam air

4.1.4. Polar

4.1.5. Mudah terbakar

4.2. Eter

4.2.1. Tidak berwarna,mudah menguap

4.2.2. Mudah terbakar

4.2.3. Titik didih lebih rendah dibandingkan alkohol pada atom C yang sama

4.2.4. Sukar larut dalam air

4.2.5. Non polar

4.2.6. Beracun

4.3. Aldehida

4.3.1. Alkanal suku rendah berupa zat cair berbau tidak enak

4.3.2. Alkanal suku tinggi berupa zat cair kental berbau tidak enak

4.3.3. Titik didih aldehida lebih tinggi daripada alkana, lebih rendah dari alkohol dalam jumlah C sama

4.4. Keton

4.4.1. Keton suku rendah cair,mudah larut dalam air,berbau menyengat. Keton suku sedanf cair, sukar larut dalam air, keton suku tinggi adalah zat padat

4.4.2. Aseton beracun

4.4.3. Mudah melarutkan senyawa non polar

4.5. Asam Alkanoat

4.5.1. Suku rendah larut dalam air

4.5.2. Titik didih tinggi

4.5.3. Semakin banyak atom C semakin sukar menguap

4.6. Ester

4.6.1. Mudah menguap dan harum

4.6.1.1. Semakin banyak C semakin tinggi titik didihnya

4.6.1.1.1. Ester suku tinggi sukar larut dalam air, tetapi mudah larut dalam eter

5. Struktur

5.1. CnH2n+2O

5.1.1. Alkohol

5.1.1.1. -OH

5.1.2. Eter

5.1.2.1. -O-

5.2. CnH2nO

5.2.1. Aldehida

5.2.1.1. -CHO

5.2.2. Keton

5.2.2.1. -CO-

5.3. CnH2nO2

5.3.1. Asam Karbosilat

5.3.1.1. -COOH-

5.3.2. Ester

5.3.2.1. -COO-

6. Sintesis

6.1. Alkohol

6.1.1. Metanol dibuat secara besar dengan meredujsi gas CO menggunakan gas hidrogen dengan katalis oksida logam

6.1.2. Etanol diperoleh dengan cara hidrasi gas etilena dengan katalis asam sulfat atau asam fosfat

6.1.3. Fermentasi(peragian)

6.1.4. Reduksi aldehida=alkohol primer

6.1.5. Reduksi keton=alkohol sekunder

6.1.6. Substitusi alkil halida dengan menggunakan basa

6.2. Eter

6.2.1. Eter simetris dibuat dari dehidrasi alkohol menggunakan asam sulfat pekat pada suhu 140°C

6.2.2. Sintesis Williamson

6.3. Aldehida

6.3.1. Oksidasi alkohol primer

6.3.2. Reaksi ester dengan pereaksi Grignard

6.4. Keton

6.4.1. Oksidasi alkohol sekunder

6.4.2. Distilasi kering garam alkanoat

6.5. Asam karbosilat

6.5.1. Laboratorium

6.5.1.1. Oksidasi alkohol primer dgn oksidator kuat

6.5.1.2. Hidrolisis RCN pada suhu tinggi di ling. Asam kuat

6.5.2. Industri

6.5.2.1. Asam asetat dibuat dari hidrasi asetileba yang dioksidasi dgn katalis Hg2+

6.5.2.2. Asam formiat dibuat dari reaksi gas CO dgn air pada suhu & tekanan tinggi menggunakan katalis oksida logam

6.6. Ester

6.6.1. Esterifikasi