Penelitian Kuantitatif

马上开始. 它是免费的哦
注册 使用您的电邮地址
Penelitian Kuantitatif 作者: Mind Map: Penelitian Kuantitatif

1. Jenis Data

1.1. Non-Parametrik

1.1.1. data nominal

1.1.2. data Ordinal

1.2. Parametrik

1.2.1. Data Ratio

1.2.2. Data Interval

2. Teknik Pengumpulan Data

2.1. Angket / Kuisioner

2.2. Tes

2.3. Obervasi

2.4. Dokumentasi

3. Analisis Data

3.1. Statistik Deskriptif

3.1.1. menganalisis dengan mendeskripsikan data yang terkumpul tanpa menarik kesimpulan yang bersifat umum/general

3.1.2. tidak menerangkan hubungan variable, menguji hipotesis, membuat ramalan, atau penarikan kesimpulan

3.1.3. digunakan untuk penelitian yang bersifat eksplorasi

3.1.4. menggunakan teknik analisis statistik deskriptif

3.1.4.1. Penyajian data dalam bentuk tabel atau distribusi frekuensi dan tabulasi silang (crosstab)

3.1.4.2. Penyajian data dalam bentuk visual seperti histogram, poligon, ogive, diagram batang, diagram lingkaran, diagram pastel (pie chart), dan diagram lambang.

3.1.4.3. Penghitungan ukuran tendensi sentral (mean, median modus)

3.1.4.4. Penghitungan ukuran letak (kuartil, desil, dan persentil)

3.1.4.5. Penghitungan ukuran penyebaran (standar deviasi, varians, range, deviasi kuartil, mean deviasi, dan sebagainya).

3.2. Statistik Inferensial

3.2.1. penarikan kesimpulan dan membuat keputusan berdasarkan analisis

3.2.1.1. analisis korelasional

3.2.1.1.1. mencari hubungan antar 2 variabel

3.2.1.1.2. teknik analisis bergantung pada data yang akan digunakan

3.2.1.2. analisis komparasi

3.2.1.2.1. membandingkan 2 atau lebih kelompok

3.2.1.2.2. teknik analisis bergantung pada jenis skala data dan banyaknya kelompok

4. Ekperimen

4.1. Pre-Eksperimenal

4.1.1. One-Shot Case Study

4.1.1.1. X--------------------O

4.1.1.1.1. langsung diberikan tets

4.1.2. One-Group Pretest-Posttest Design

4.1.2.1. O1 -----------------X-------------O2

4.1.2.1.1. dilakukan posttest dan pretest pada suatu kelompok

4.1.3. Static Group Comparison / Posttest-Only With Nonequivalent Groups

4.1.3.1. Group A X-------------O Group B --------------------O

4.1.3.1.1. setelah diberi perlakuan, peneliti memilih kelp pembanding yang sama-sama diberikan posttest. yang diberi perlakuan hanya kelp. eksperimental

4.1.4. Alternative Treatment Posttest-Only With Nonequivalent Groups Design

4.1.4.1. Group A X1-------------O Group B X2---------O

4.1.4.1.1. metode hampir sama dengan static group, namun kelomp. pembading diberikan perlakuan yang berbeda

4.2. Kuasi Ekperimental

4.2.1. Nonequivalent (Pretest and Posttest) Control-Group Design

4.2.1.1. group A O---------X--------O Group B O---------O

4.2.1.1.1. kedua kelompok mengikuti prepost-test tapi hanya kel. eksperimen yang diberi perlakuan

4.2.2. Single-Group Interrupted Time-Series Design

4.2.2.1. O---O---O---X---O---O---O

4.2.2.1.1. peneliti mencatat langkah-langkah baik sebelum maupun sesudah diberi perlakuan

4.2.3. Control-Group Interrupted Time-Series Desig

4.2.3.1. Group A O--O--O--X--O--O--O Group B O--O--O--O--O--O

4.2.3.1.1. diamati dari waktu ke waktu, perlakuan diberikan untuk kelompok eksperimen

4.3. True Eksperimental

4.3.1. Pretest-Posttest Control-Group Design

4.3.1.1. Group A R---O---X---O Group B R---O---O

4.3.1.1.1. menggunakan penugasan acak, kedua kel. diberikan posttest dan pretest tapi hanya satu kel. yang diberikan perlakuan

4.3.2. Posttest-Only Control-Group Design

4.3.2.1. Grou A R---O--X Group B R-----O

4.3.2.1.1. menggunakan penugasan acak, tapi hanya kel. eksperimen yang diberikan posttest dan perlakuan

4.3.3. Solomon Four Groups Design

5. Non-Eksperimen

5.1. Korelasional

5.2. Deskriptif

5.3. Comparatif