Musik Mancanegara

马上开始. 它是免费的哦
注册 使用您的电邮地址
Musik Mancanegara 作者: Mind Map: Musik Mancanegara

1. Keunikan Musik Mancanegara

1.1. Keunikan mancanegara dapat dilihat dari jenis aliran musiknya.

1.1.1. Musik jazz.

1.1.1.1. Musik ini memiliki karakter yang khas, yaitu permainan improvisasi yang menonjol.

1.1.1.2. Munculnya ide atau gagasan melodi tersebut tanpa dipersiapkan terlebih dahulu.

1.1.1.3. Improvisasi yang sering dilakukan pada musik jazz, yaitu penggunaan nada-nada sinkop dan penggunaan tangga nada yang sering bukan merupakan akor yang sedang dimainkan.

1.1.2. Keunikan “simponi No. 5” karya L. V. Beethoven terletak pada ide dasar penciptaannya, yaitu penggunaan motif melodi pendek dan sederhana.

1.1.2.1. Motif tersebut diulang-ulang dengan pengembangan sehingga membentuk sebuah karya musik yang indah.

2. Jenis Musik Mancanegara

2.1. Musik Klasik

2.1.1. Musik klasik adalah musik yang diproduksi dalam seni, atau berakar dalam, tradisi music liturgi Barat dan sekuler, yang mencakup periode yang luas dari sekitar abad ke-9 untuk menyajikan norma-norma sentral times.ciri ciri dan elemen dari musik klasik adalah 1. Didominasi oleh musik gesek dan tiup. 2. Tidak menggunakan beat (drum-set) secara konstan. 3. Tidak menonjolkan ritme pada melodi dan harmoni.

2.1.2. Fungsi dari musik klasik adalah: 1. Meningkatkan kecerdasan majemuk. 2. Memfasilitasi ikatan emosional orang tua dan anak anak. 3. Membangun ketrampilan sosial dan emosional anak, oleh karena itu musik klasik sering digunakan untuk terapi penyembuhan atau terapi penghilang stress dan tekanan emosional jiwa.

2.2. Musik Jazz

2.2.1. Jazz adalah jenis musik yang tumbuh dari penggabungan blues, ragtime, dan music Eropa, terutama musik band ciri ciri dan elemen daru musik jazz adalah : 1. Vokal dan lirik cenderung dianggap sebagai bagian dari bunyi instrumen 2. Harmoninya rumit, memiliki tonalitas yang luas dan sering terjadi modulasi 3. Ritme dan melodi memiliki kecenderungan.

2.2.2. Musik Jazz pertama kali dikembangkan oleh bangsa Afrika-Amerika sekitar abad ke-20 di New Orleans, Amerika Serikat.

2.3. Musik Country

2.3.1. Musik country adalah campuran dari sejumlah unsur musik Amerika yang berasal dari Amerika Serikat Bagian Selatan dan Pegunungan Appalachia.

2.3.2. Contoh dari ala musik country yang biasa digunakan adalah Gitar, Gitar Bass, Biola, Drum, Steel Guitar, Mandolin, Dobro, Banjo, Harmonika.

2.4. Musik Blues

2.4.1. Blues adalah sebuah aliran musik vocal dan instrumental yang berasal dari Amerika Serikat (AS).

2.4.2. Contoh dari alat musik Blues adalah Gitar, Klarinet, Gitar Bass ,Trompet, Saksofon, Double Bass, Trombon, Drum, Piano.

2.5. Musik Reggae

2.5.1. Reggae merupakan irama musik yang berkembang di Jamaika.

2.5.2. Contoh alat musik dari jenis Renggae adalah Drum, Bass, Guitars, Keyboard.

2.6. Musik Rock

2.6.1. Musik ini memiliki gaya Rithym and Blues.

2.6.2. Musik rock mendominasi musik populer di Barat sejak tahun1955 dan musik ini mempunyai ciri khas bervoltase tinggi.

2.7. Musik R & B

2.7.1. Musik ini didukung oleh sebagian besar masyarakat Afrika-Amerika pada awal 1940.

2.7.2. R & B pertama kali diciptakan oleh Jr. Wexler yang terkenal dengan Atlatic Records-nya.

2.7.3. R & B ini cenderung mengutamakan kemampuan improvisasi melodi, khususnya vokal para penyanyi dengan harmonisasi yang progresif.

2.8. Musik POP

2.8.1. Musik pop adalah musik ringan, sederhana yang disenangi masyarakat dalam kurun waktu tertentu.

3. Jenis Musik Mancanegara Kawasan Asia

3.1. Musik Melayu

3.1.1. Musik Melayu adalah jenis musik yang lahir dan berkembang di kawasan daerah rumpun melayu yang meliputi Negara Malaysia, Singapura, Philipina, Brunai Darusalam dan di Indonesia di Sumatra Barat dan Riau dengan ciri khasnya adalah menggunakan kendang tradisional berukuran besar atau rebana dan membawa sentuhan berdendang dan jogged melayu,Instrumen yang dominan adalah biola, accordion dan gong.

3.1.2. Ciri-ciri musik melayu: 1. alat musiknya kendang tradisional berukuran besar, biola, akordion dan gong 2. menggnakan tangga nada diatonik 3. menggunakan bahasa melayu/ logat melayu 4. membawa sentuhan berdendang dan ingin berjoged.

3.2. Musik Oriental

3.2.1. Musik Oriental adalah musik yang lahir dan berkembang di kawasan Asia Timur seperti di Negara Jepang, Korea, Cina. Musik Oriental berkembang di Cina, Korea, Jepang. Keunikan pada musik Cina maupun Jepang adalah pada instrumen khususnya alat musik string baik yang dipetik maupun yang digesek.

3.2.2. Ciri musik Oriental antara lain: 1. alat musik yang dominan adalah alat musik string 2. menggunakan tangga nada pentatonis 3. musiknya menimbulkan suasana ekspresif

3.3. Musik Hindustan

3.3.1. Musik Hindustan adalah jenis musik yang lahir dan berkembang di kawasan India dan sekitarnya.Musik ini lebih menekankan pada permaianan alat musik membraphone.

3.3.2. Musik Hindustan tumbuh dan berkembang di negara India, Pakistan, Bangladesh, tetapi yang paling dominan adalah di negara India.

3.3.3. Ciri-Ciri Jenis Musik Hindustan: 1. Alat musiknya menggunakan table, tambora, sitar dan serangi 2. Iramanya dinamis 3. Instrumennya yang dominan alat musik membraphone (tabla dan tambora) 4. Menimbulkan rasa ingin berjoged

3.4. Musik Timur Tengah/ Padang Pasir

3.4.1. Musik Timur Tengah/ Padang Pasir yaitu jenis musik yang berkembang di kawasan Timur Tengah yaitu di Negara Arab dan sekitarnya, Kuwait, Mesir, Irak dll. bahkan ada yang menyebut musik timur tengah adalah irama padang pasir.

3.4.2. Musik yang paling menonjol adalah qasidah yaitu lagu yang bernafaskan islam yang alur nadanya berorientasi pada irama padang pasir.

3.4.3. Ciri Musik Timur Tengah: 1. Alat musiknya menggunakan rebana dan gitar gambus 2. Iramanya dinamis 3. Syair lagunya sebagai pujian terhadap keagungan Allah, kebesaran Rasul, dan ajakan beramal serta berjihad di jalan Allah 4. Menggunakan tangga nada tradisional Timur Tengah dalam skala nada diatonic dan mikrotonik

4. Nilai Estetika Seni Musik Mancanegara

4.1. Keindahan Unsur Melodi

4.1.1. Melodi adalah suatu rangkaian nada-nada, serta nada-nada dari melodi membentuk suatu ide musikal yang komplit.

4.1.2. Melodi adalah susunan rangkaian nada (bunyi dengan getaran teratur) yang terdengar berurutan serta berirama dan mengungkapkan suatu.

4.1.3. Melodi dapat naik dan turun, serta melodi juga dapat tetap di tempatnya untuk waktu singkat dan lama dalam satu nada, serta melodi juga mempunyai wilayah nada yang luas dan sempit.

4.2. Keindahan Unsur Harmoni

4.2.1. Harmoni atau paduan nada ialah bunyi gabungan dua nada atau lebih, yang berbeda tinggi rendahnya dan dibunyikan secara serentak.

4.2.2. Harmoni adalah selaras, sepadan, bunyi serentak menurut harmoni, yaitu pengetahuan tentang hubungan nada-nada dalam akord, serta hubungan antara masing-masing akord.

4.2.3. Harmoni adalah elemen musikal yang di dasarkan atas penggabungan secara simultan dari nada-nada, sebagaimana dibedakan oleh rangkaian nada-nada dari melodi.

4.3. Keindahan Unsur Bahasa

4.3.1. Seni musik adalah sebuah hasil karya yang di wujudkan dalam bentuk suara.

4.3.2. Seni musik merupakan gagasan isi hati yang dicetuskan dan dikeluarkan secara teratur dan indah dalam bentuk bahasa bunyi yang dapat dihayati oleh pendengarnya.

4.3.3. Melalui lagu, manusia mengekspresikan perasaan, harapan, aspirasi, dan cita-cita, yang merepresentasikan pandangan hidup dan semangat zamannya.

4.4. Keindahan Unsur Tempo dan Dinamika

4.4.1. Dinamika dan tempo dalam seni musik adalah keras lembutnya suara yang dikeluarkan serta cepat dan lambatnya sebuah musik dimainkan.

4.4.2. Tempo dan dinamika merupakan unsur-unsur ekspresi yang mendukung keindahan karya musik pada saat ditampilkan.

4.4.3. Tempo ini akan mampu menghidupkan suatu lagu karena biasanya tempo dalam sebuah lagu sering berubah ubah sesuai dengan pengungkapan yang diinginkan oleh penciptanya.

4.4.4. Dinamika ini merupakan suatu kekuatan dalam yang menyebabkan musik menjadi hidup dan menarik.

5. Pengertian Seni Musik Mancanegara

5.1. Musik Mancanegara adalah musik yang dipengaruhi oleh adat, tradisi, budaya masyarakat setempat dalam suatu negara.

5.2. Musik Mancanegara memiliki ciri khas, karakter, dan keunikan sendiri.

5.3. Musik Mancanegara umumnya berperan dalam acara keagamaan, acara pesta panen, atau acara perhelatan perkawinan.

6. Sejarah Musik Mancanegara

6.1. Zaman Yunani Kuno dan Romawi Kuno

6.1.1. Para ahli meyakini perkembangan musik di barat berawal dari musik Yunani dan Romawi Kuno, yaitu pada tahun 500 SM sampai 300 SM.

6.1.2. Bangsa Yunani menganggap bahwa musik merupakan salah satu cabang seni yang sangat penting, sehingga timbul anggapan bahwa orang- orang yang berpendidikan tinggi dan berbudi luhur disebut orang musikal.

6.1.3. Bagi bangsa Yunani, musik berfungsi sebagai berikut. 1. Iringan upacara religius 2. Iringan upacara kerajaan 3. Iringan drama, tari, sastra, atletik, dan hiburan

6.2. Abad Pertengahan (Abad V-XVI)

6.2.1. Abad pertengahan berada di antara zaman akhir kerajaan Roma (476) dan zaman bangkitnya ilmu pengetahuan dan munculnya berbagai penemuan.

6.2.2. Pada abad ini terdapat perkembangan perbaikan tulisan musik dan dasar-dasar teori musik. Pencetus tulisan musik atau notasi musik ini adalah Guido d’Arezzo.

6.2.3. Musik abad pertengahan dikelompokan menjadi tiga, yaitu : 1. Periode permulaan. Pada periode ini musik berkembang sangat lambat dan hanya meneruskan musik pada masa Yunani Kuno dan Romawi Kuno. 2. Periode pertengahan. Pada periode ini musik gregorian mulai berkembang. 3. Periode akhir abad pertengahan. Pada periode ini berkembang musik yang tumbuh di luar gereja, yakni musik duniawi dan musik organum.

6.3. Zaman Renaissance (Abad XVI-XVII)

6.3.1. Renaissance artinya “terlahir kembali”

6.3.2. Pada abad ini perkembangan musik gereja merosot, sedangkan musik duniawi mulai mendapat perhatian dan kedudukan yang makin penting.

6.3.3. Instrumen musik, dulunya hanya sebagai pengiring lagu, mulai dibuat komposisinya.

6.3.4. Opera mulai berkembang dengan menggunakan permainan solo sebuah instrumen (solistis) dan Koor besar.

6.4. Zaman Barok dan Rakoko

6.4.1. Kemajuan pada abad ini terdapat dua aliran yang sifatnya hampir sama.

6.4.2. Pada aliran Barok dan Rokoko sama-sama menggunakan ornamentik (hiasan musik). Tetapi pada aliran Barok memakai ornamentik yang diserahkan pada improvisasi spontan oleh pemain. Sedangkan pada Rokoko semua ornamentik dicatat. Masyarakat pada Zaman Barok tidak hanya melihat kemanusiaan dan keberadaannya secara seutuhnya sebagaimana pada Zaman renaissance dengan humanismenya.

6.4.3. Masyarakat pada Zaman Barok lebih memerhatikan perasaan dan imajinasi.

6.5. Zaman Klasik (Abad XVIII-Awal Abad XIX)

6.5.1. “Klasik” dipinjam dari satu bentuk jenis dalam dunia sastra yang memberi ciri-ciri ketaatan pada kaidah-kaidah formal bentuk dan struktur komposisi dalam mencapai keseimbangan dan kesempurnaan musik.

6.5.2. Abad klasik diawali sepeninggal Bach dan Handel, sekitar tahun 1750).

6.5.3. Musik zaman klasik memiliki ciri sebagai berikut. 1. Menggunakan peralihan dinamik crescendo atau decrescendo. 2. Perubahan-perubahan tempo dengan accelerando dan ritardando. 3. Pembatasan nada-nada hias (ornamentik). 4. Pemakaian akor tiga nada.

6.6. Zaman Romantik (Abad XIX-Awal Abad XX)

6.6.1. Musik romantik sangat mementingkan perasaan yang subjektif.

6.6.2. Musik bukan saja digunakan untuk mencapai keindahan nada-nada, tetapi dipergunakan untuk mengungkapkan perasaan, sehingga banyak menggunakan dinamik dan tempo.

6.6.3. Sajian musiknya tidak menggunakan nada- nada hias kecuali trill.

6.7. Zaman Peralihan (Abad XX)

6.7.1. Zaman setelah Romantik bersifat membelakangi adat kebiasaan pada zaman Romantik.

6.7.2. Munculnya berbagai unsure gaya yang tegas menunjukan arah pembaharuan yang berarti Revolusi musik.

6.7.3. Perkembangan lagu menyesuaikan perkembangan musik pada waktu itu, kebanyakan lagu- lagu dari zaman Yunani hingga zaman peralihan berorientasi klasik atau berbentuk seriosa dengan iringan musik orkestra.

7. Fungsi dan Peranan Musik Bagi Masyarakat

7.1. Secara umum, musik bagi manusia memiliki peranan yang bersifat psikologis (jiwa manusia), sosiologis (kehidupan sehari-hari), pendagogis (pendidikan), dan kultural (kebudayaan manusia).

7.2. Musik mancanegara memiliki peranan dalam kehidupan masyarakat, misalnya pada musik klasik dapat digunakan sebagai sarana peningkatan kecerdasan.

7.3. Musik juga memiliki peranan dalam bidang terapi kesehatan.

7.4. Musik juga berfungsi sebagai terapi penenang, media hiburan, media pendidikan, musik pengiring upacara keagamaan.