Sistem koordinasi

马上开始. 它是免费的哦
注册 使用您的电邮地址
Sistem koordinasi 作者: Mind Map: Sistem koordinasi

1. Indra

1.1. Pembau

1.1.1. Indra yang dapat mendeteksi zat kimia odor yang mengambang di udara

1.1.1.1. Hidung

1.2. Peraba

1.2.1. Dihasilkan oleh reseptor sensorik mikroskopis dalam kulit atau jaringan yang lebih dalam

1.2.1.1. Kulit

1.3. Pengecap

1.3.1. Reseptor selgustatorik (pengecap) mendeteksi zat kimia khusus air liur

1.3.1.1. Lidah

1.4. Pendengar

1.4.1. Telinga

1.4.1.1. Telinga luar

1.4.1.1.1. Kanal telinga luar dan daun telinga

1.4.1.2. Telinga tengah

1.4.1.2.1. Gendang telinga, lapisan kanal, oksikel-oksikel, rongga timpani ligamen, suspensori, kanal semisirkular

1.4.1.3. Telinga dalam

1.4.1.3.1. Koklea, kanal semisirkular, vestibulum telinga

1.5. Penglihat

1.5.1. Perangsang cahaya

1.5.1.1. Mata

2. Susunan saraf

2.1. Pusat saraf

2.1.1. Otak

2.1.1.1. Otak depan

2.1.1.2. Otak tengah

2.1.1.3. Otak belakang

2.1.2. Sum sum tulang belakang

2.2. Saraf tepi

2.2.1. Saraf sadar

2.2.1.1. 12 pasang saraf kranial

2.2.1.2. 31 pasang saraf spinal

2.2.2. Saraf tak sadar

2.2.2.1. Saraf simpatik

2.2.2.2. Saraf para sipatik

3. Saraf

3.1. Bagian -bagian

3.1.1. Dendrit

3.1.2. Inti sel

3.1.3. Badan sel

3.1.4. Nodus ranvier

3.1.5. Selaput mielin

3.1.6. Heurit (akron)

3.2. Macam-macam

3.2.1. Saraf sensorik

3.2.2. Saraf motorik

3.2.3. Saraf konektor

3.3. Penyakit

3.3.1. Meningitis

3.3.2. Parkinson

3.3.3. Epilepri

3.3.4. Alzheimer

3.3.5. Amnesia

3.4. Fungsi

3.4.1. Mengatur keserasian organ kerja

3.4.2. Menerima & megatur rangsangan

3.5. Jenis gerakan

3.5.1. Gerak biasa

3.5.1.1. Rangsangan -> saraf sensorin -> otak -> saraf motorik -> gerakan

3.5.2. Gerak refleks

3.5.2.1. Rangsangan -> saraf sensorik -> saraf konektor -> saraf motorik -> gerakan