Get Started. It's Free
or sign up with your email address
COVID-19 by Mind Map: COVID-19

1. Pencegahan secara umum dan pencegahan secara Program K3

1.1. Untuk saat ini belum ada atau belum tersedianya vaksin untuk penyembuhan virus corona.

1.2. Menjaga kebersihan dasar adalah cara paling efektif untuk menghindari tertular virus ini di tempat-tempat dimana saja, dengan mencuci tangan dan menghindari kontak dengan orang yang sudah terinfeksi.

1.3. Melindungi mata, hidung, dan mulut. untuk orang yang sedang sakit di harapkan untuk memakai masker, dan juga bagi orang yang sehat untuk tidak menggunakan masker dikarenakan turut berkontribusi untuk kekurangan jika situasi semakin buruk.

1.4. Perusahaan wajib memberi jaminan perlindungan dengan tersedianya sejumlah fasilitas perlindungan dan antisipasi penyebaran virus, berupa masker, hingga sarana cuci tangan, di setiap perkantoran, pabrik dan tempat kerja di seluruh Indonesia.

2. Kasus Covid-19 pertama yang terdeteksi terjadi di wuhan. Kasus-kasus tersebut terjadi antara 12 dan 29 Desember, menurut otoritas kesehatan di wuhan.

3. apa itu COVID-19?

3.1. COVID-19 adalah keluarga virus yang luas, yang dapat menyebabkan penyakit pad hewan dan manusia.

3.1.1. Pada manusia, beberapa virus corona diketahui menyebabkan infeksi pernafasan yang dapat berkisar dari flu biasa hingga penyakit yang lebih serius seperti Virus MERS dan SARS.

3.1.1.1. Virus corona yang paling baru di temukan menyebabkan penyakit corona virus atau sering di sebut COVID-19.

4. COVID-19

4.1. Ini dalah penyakit menular yang paling baru ditemukan yang disebabkan oleh coronavirus. Baik virus baru dan penyakit itu tidak diketahui sebelum wabah di Wuhan, Cina, pada bulan Desember 2019.

5. Gejala

5.1. Secara umum, gejala utama infeksi coronavirus sebagai berikut

5.1.1. Batuk

5.1.2. Radang tenggorokan

5.1.3. Demam

5.1.4. Kesulitan Bernafas

5.1.5. Sakit kepala

5.1.6. Menggigil dan rasa tidak nyaman pada tubuh

5.1.7. Pilek

6. Diagnosa Covid-19

6.1. Untuk menentukan apakah ketidaknyamanan pasien berasal dari flu biasa atau coronavirus, dokter dapat melakukan kultur hidung dan tenggorokan, atau bahkan tes darah.

6.2. Dalam kasus yang diduga coronavirus, biasanya dilakukan tomografi dada untuk menentukan gejala pneumonia, serta tes pembekuan darah lainnya, tes biokimia, dan penghitungan darah.

6.3. Evaluasi di lakukan terhadap mereka yang memiliki gejala dan yang cenderung tertular virus.

6.4. Kontrol suhu (Dengan kamera termal dan termometer digital) dari orang-orang yang tiba di bandara dari daerah yang terkena dampak telah menjadi salah satu langkah yang telah dilakukan untk mendeteksi kemungkinan kasus COVID-19.