Ekonomi Politik

Get Started. It's Free
or sign up with your email address
Ekonomi Politik by Mind Map: Ekonomi Politik

1. neo klasik vs kelembagaan

1.1. ekonomi berdiri sendiri vs memanfaatkan ilmu lain

1.2. membahas apa vs membahas mengapa, bagaimana

1.3. kepentingan pribadi vs kepentingan orang lain

1.4. materialistik vs idealistik

2. Ekopol Sosialisme

2.1. Sebelum Marx

2.1.1. kelompok utopis

2.1.1.1. Thomas More

2.1.1.2. sistem pemerintahannya totalisme

2.1.1.3. buku utopia ada dalam buku republika Plato

2.1.2. sosialisme komutis

2.1.2.1. Robert Owen

2.1.2.1.1. membangun parallelogram dan buku the view society

2.1.2.2. Fourier

2.1.2.2.1. mendiirikan phalages/ hotel dan buku Theory if movement

2.1.2.3. Lois Blanc

2.1.2.3.1. mendirikan koperasi produksi untuk membantu kaum buruh

2.2. Sosialisme Marxisme

2.2.1. Karl Mark dan Friederish Engels

2.2.2. teori surplus value

2.2.2.1. C-M-C dan M-C-M

2.2.3. mengkritik hegel

2.2.4. menggabungkan dialektik dengan materialistisme

3. Ekopol Radikal

4. Ekopol Kelembagaan

4.1. problem utama : kelangkaan

4.1.1. barang langka maka sulit dicari dan mahal

4.2. Thorsten Veblen

4.2.1. mengkritik neo klasik Edmund dan Marshal

4.3. cenderung ke ekonomi substansi

4.4. 3 disiplin ilmu : ekonomi, politik, sosiologi

5. Ekopol Liberal Klasik

5.1. Pra Klasik

5.1.1. Plato dan Ariestoteles

5.1.1.1. Negara yang ideal dipimpin oleh filosof

5.1.1.2. manusia adl makhluk economicus

5.1.1.3. sosialisme otofis

5.1.1.3.1. manusia adl makhluk sosial

5.1.1.3.2. kepemilikan privat dihapus

5.1.1.3.3. pengatur pemerintah adl filosof

5.1.2. Pembagian Kelas

5.1.2.1. kelas pegatur

5.1.2.2. kelas pelaksana

5.1.2.3. kelas pekerja

5.1.3. aliran merkantilisme

5.2. Fisiokratisme

5.2.1. Francois Quesnay

5.2.1.1. perdagangan harus bermanfaat dan steril

5.2.1.2. pertanian dan pertambangan

5.2.2. Kelas Fisiokratis

5.2.2.1. Kelas Produktif

5.2.2.1.1. petani, penambang

5.2.2.2. Kelas Semi Produktif

5.2.2.2.1. penyedia jasa

5.2.2.3. Kelas Steril

5.2.2.3.1. pedagang

5.3. Liberalisme Klasik

5.3.1. Adam Smith

5.3.1.1. kekayaan / komoditas yang punya nilai tukar

5.3.1.1.1. memproduksi kekayaan

5.3.2. Teori Pembangunan Kerja

5.3.2.1. harus bekerja dengan orang lain

5.3.2.2. perdagangan internasional

5.3.3. Khuluk Manusia

5.3.3.1. hommo economicus

5.3.3.2. memikirkan kekuasaan

5.3.3.3. hasrat kondisi yang lebih baik

5.3.4. Fungsi Utama Pasar

5.3.4.1. motor penggerak kesejahteraan

5.3.4.2. mengurangi diskriminasi etnik dan ras

5.3.5. Muncul Liberalisme

5.3.5.1. tiap pelaku ekonomi diberi ruang

6. Ekopol Neo Klasik

7. Ekopol Baru

7.1. mengadopsi sifat dasar manusia

7.2. permasalahan : pilihan rasional

7.3. ekonomi sebagai metode, politik sebagai arena

7.4. teori utama

7.4.1. pilihan rasional

7.4.1.1. preferensi

7.4.1.2. kepercayaan

7.4.1.3. peluang

7.4.1.4. tindakan

7.4.2. pilihan publik

7.4.2.1. premis dasar : sesuai kepentingan pribadi

7.4.2.2. model : permintaan dan penawaran

8. Ekopol Neo Liberalisme