Perkembangan Bahasa Indonesia berdasarkan hasil kongres VII s.d. XI

Comienza Ya. Es Gratis
ó regístrate con tu dirección de correo electrónico
Perkembangan Bahasa Indonesia berdasarkan hasil kongres VII s.d. XI por Mind Map: Perkembangan Bahasa Indonesia berdasarkan hasil kongres VII s.d. XI

1. Kongres Bahasa Indonesia X (Jakarta,28 - 31 Oktober 2013)

1.1. Diikuti oleh 1.168 peserta dari seluruh Indonesia dan dari luar negeri,seperti Jepang,Timor Leste,Rusia,Pakistan,Jerman,Belgia,Brunei Darussalam,Singapura,Malaysia,China dan Italia

1.2. Beberapa rekomendasi yang muncul dalam kongres ini

1.2.1. Pemerintah perlu memantapkan kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia melalui penerjemahan dan penerbitan,baik nasional maupun internasional,untuk mengejawantahkan konsep-konsep iptek berbahasa Indonesia guna menyebarkan ilmu pengetahuan dan teknologi ke seluruh lapisan masyarakat

1.2.2. Pemerintah perlu meningkatkan sosialisasi hasil-hasil pembakuan bahasa Indonesia untuk kepentingan pembelajaran Bahasa Indonesia dalam rangka memperkukuh jati diri dan membangkitkan semangat kebangsaan

1.2.3. Pembelajaran bahasa Indonesia perlu dioptimalkan sebagai media pendidikan karakter untuk menaikkan martabat dan harkat bangsa

1.2.4. Pemerintah perlu menerapkan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) untuk menyeleksi dan mempromosikan pegawai,baik di lingkungan pemerintah maupun swasta guna memperkuat jati diri dan kedaulatan NKRI,serta memberlakukan UKBI sebagai "paspor bahasa" bagi tenaga kerja asing di Indonesia

1.2.5. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa perlu meningkatkan pengawasan penggunaan bahasa untuk menciptakan tertib bahasa secara proporsional

1.2.6. Peran media massa sebagai sarana pemartabatan bahasa dan sastra Indonesia di kancah internasional perlu dioptimalkan

1.2.7. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) perlu meningkatkan dan memberikan teguran agar lembaga penyiaran menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar

1.2.8. Pemerintah Indonesia harus mendukung secara moral dan material pendirian pusat studi/kajian bahasa Indonesia di luar negeri

2. Kongres Bahasa Indonesia XI (Jakarta, 28 - 31 Oktober 2018)

2.1. Ada sembilan subtema yang dikembangkan dari tema besar

2.1.1. pendidikan bahasa dan sastra Indonesia

2.1.2. pengutamaan bahasa Indonesia di ruang publik

2.1.3. bahasa,sastra, dan teknologi informasi

2.1.4. ragam bahasa dan sastra dalam berbagai ranah kehidupan

2.1.5. pemetaan dan kajian bahasa dan sastra daerah

2.1.6. pengelolaan bahasa dan sastra daerah

2.1.7. bahasa,sastra, dan kekuatan kultural bangsa Indonesia

2.1.8. bahasa dan sastra untuk strategi dan diplomasi

2.1.9. politik dan perencanaan bahasa dan sastra

2.2. Dilindurkan beberapa produk kebahasaan dan kesastraan

2.2.1. Kamus Besar Bahasa Indonesia Braille, buku Bahasa dan Peta Bahasa, Uji Kemahiraan Bahasa Indonesia (UKBI) Daring, Korpus Indonesia, Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) Daring, buku Sastrawan Berkarya di Daerah 3T, 546 buah buku bacaan literasi,Kamus Vokasi,Kamus Bidang Ilmu, dan Aplikasi Senarai Padanan Istilah Asing (SPAI)

2.3. Diberikan sejumlah penghargaan

2.3.1. Adibahasa

2.3.2. Penghargaan Sastra

2.3.3. Anugerah Tokoh Kebahasaan

2.3.4. Duta Bahasa Nasional 2018

2.3.5. Festival Musikalisasi Puisi Tingkat Nasional 2018

3. Kongres Bahasa Indonesia VII (Jakarta,26 - 30 Oktober 1998)

3.1. Mengusulkan dibentuknya Badan Pertimbangan Bahasa Indonesia

3.2. Memeperkukuh kedudukan bahasa dalam era globalisasi

3.3. Organisasi profesi,termasuk organisasi profesi kebahasaan dan dunia usaha perlu melibatkan diri secara lebih aktif dalam pembinaan dan pengembangan bahasa Indonesia di bidangnya masing-masing

3.4. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,perkembangan teknologi informasi dan tantangan kehidupan dalam era globalisasi 76 menuntut agar kualitas bahasa Indonesia ditingkatkan dan kemampuan daya ungkapnya dikembangkan

3.5. Mengusulkan dibentuknya Badan Pertimbangan Bahasa Indonesia

4. Kongres Bahasa Indonesia VIII (Jakarta,14 - 17 Oktober 2003)

4.1. Menyimpulkan bulan Oktober dijadikan Bulan Bahasa berdasarkan Kongres Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928 yang menyatakan bahwa para pemuda memiliki satu bahasa,yakni bahasa Indonesia

4.2. Agenda pada bulan bahasa adalah berlangsunya seminar bahasa Indonesia di berbagai lembaga yang memperhatikan bahasa Indonesia

5. Kongres Bahasa Indonesia IX (Jakarta,28 Oktober - 1 November 2008)

5.1. Memperingati 100 tahun Kebangkitan Nasional,80 tahun Sumpah Pemuda, dan 60 tahun berdirinya Pusat Bahasa.

5.2. 2008 sebagai Tahun Bahasa dan diadakan kegiatan kebahasaan dan kesastraan sepanjang tahun

5.3. Membahas lima hal utama,yakni bahasa Indonesia,bahasa daerah,penggunaan bahasa asing,pengajaran bahasa dan sastra,serta bahasa media masa