KONSEP BERPIKIR SEJARAH (HISTORICAL THINKING CONCEPTS)

Jetzt loslegen. Gratis!
oder registrieren mit Ihrer E-Mail-Adresse
KONSEP BERPIKIR SEJARAH (HISTORICAL THINKING CONCEPTS) von Mind Map: KONSEP BERPIKIR SEJARAH (HISTORICAL THINKING CONCEPTS)

1. Identifikasi Kontinuitas dan Perubahan (Identify Continuity and Change)

1.1. Sejarah berkenaan dengan perubahan, tetapi di samping itu juga ada unsur yang tidak berubah (atau bersifat tetap). Ilmu tertarik pada unsur yang bersifat tetap (generalisasi).

2. Tetapkan Signifikansi Historis (Establish Historical Significance)

2.1. Sejarah adalah apa yang dianggap penting dan menonjol serta membawa perubahan penting, baik pada masanya maupun jangka panjang.

3. Ambil Perspektif Sejarah (Take Historical Perspectives)

3.1. Perspektif sejarah artinya mengerti sejarah berdasarkan cara pikir sejarah (diakronik). Perspektif yang lebih canggih berkaitan dengan teori atau pendekatan non-sejarah (sosiologis, antropologis, lingkungan dst.)

4. Analisis Sebab dan Akibat (Analyze Cause and Consequence)

4.1. Peristiwa historis tidak pernah berdiri sendiri tetapi saling berkaitan (interconnection) satu sama lain, baik melalui hubungan sebab-akibat, mau- pun serangkaian urutan kejadian yang bersamaan (co-existance).

5. Gunakan Bukti Sumber Utama (Use Primary Source Evidence)

5.1. Sejarah adalah studi tentang fakta-fakta. Fakta bergantung pada data (bukti). Terutama data/ sumber primer atau dokumen.

6. Pahami Dimensi Etika dari Interpretasi Sejarah (Understand the Ethical Dimension of Historical Interpretations)

6.1. Sejarah seperti halnya dengan prinsip keilmuan apa pun memiliki tanggung jawab etis. Kebenaran sejarah (kebenaran ilmu) memiliki dampak positif dan negatif. Jika sebuah kebenaran membawa mudharat ketimbang manfaat maka di situ terdapat pertimbangan etis.