Keefektifan Model Pembelajaran Kooperatif Teknik Berkirim Salam danSoal Terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar PKn pada Siswa Kelas IV SDN Pekauman 2 Kota Tegal
von Lailya Zulfa
1. HASIL PENELITIAN
1.1. Objek Penelitian
1.1.1. Hasil belajar siswa kelas IV SDN Pekauman 2 dalam pembelajaran PKn materi Pengaruh Globalisasi yang menggunakan model pembelajaran kooperatif teknik berkirim salam dan soal, lebih baik daripada hasil belajar siswa kelas IV SDN Pekauman 5 yang pembelajarannya menggunakan model konvensional.
1.1.1.1. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji hipotesis menggunakan one sample t test melalui program SPSS versi 21 yang menunjukkan bahwa nilai thitung > ttabel (6,507>2,056), dan nilai signifikansi <0,05).
1.1.2. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Pekauman 2 Kota Tegal sebagai kelas eskperimen dan SDN Pekauman 5 Kota Tegal sebagai kelas kontrol. SDN Pekauman 2
1.1.3. Responden atau sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IV SDN Pekauman 2 dan SDN Pekauman 5 Kota Tegal.
1.2. Analisis Data Hasil Penelitian
1.2.1. Pada pertemuan pertama diperoleh skor akhir dengan persentase sebesar 93,75% yang termasuk kriteria sangat tinggi. Pada pertemuan kedua, diperoleh skor akhir sebesar 96,87% dengan kriteria sangat tinggi.
1.2.2. Pada pelaksanaan model pembelajaran kooperatif teknik berkirim salam dan soal bagi siswa diperoleh skor rata-rata sebesar 94,64% dengan kriteria sangat tinggi.
1.2.3. Berdasarkan hasil rekapitulasi data pengamatan pelaksanaan model pembelajaran kooperatif teknik berkirim salam dan soal untuk guru dan siswa, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran di kelas eksperimen sudah menerapkan komponen-komponen model pembelajaran kooperatif teknik berkirim salam dan soal.
2. PEMBAHASAN
2.1. Terdapat perbedaan antara aktivitas belajar siswa kelas IV dalam pembelajaran PKn materi Pengaruh Globalisasi yang menggunakan model kooperatif teknik berkirim salam dan soal, dengan pembelajaran yang menggunakan model konvensional.
2.2. Aktivitas belajar siswa kelas IV SDN Pekauman 2 dalam pembelajaran PKn materi Pengaruh Globalisasi yang menggunakan model pembelajaran kooperatif teknik berkirim salam dan soal, lebih baik daripada aktivitas belajar siswa kelas IV SDN Pekauman 5 yang pembelajarannya menggunakan model konvensional.
2.2.1. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji hipotesis menggunakan one sample t test melalui program SPSS versi 21 yang menunjukkan bahwa nilai thitung > ttabel (4,913>2,056), dan nilai signifikansi.
3. Definisi operasional meliputi, Variabel model pembelajaran kooperatif teknik berkirim salam dan soal serta Variabel hasil belajar siswa
4. LATAR BELAKANG
4.1. Masih banyak guru yang masih menggunakan model pembelajaran konvesional/ ceramah, dimana siswanya hanya dijadikan sebagai objek pembelajaran saja, dan seringkali gurulah yang mendominasi aktivitas pembelajaran (teacher centered) sementara siswa hanya menerima informasi dari guru secara pasif
4.2. Kebanyakan guru beralasan belum memahami pelaksanaan model-model pembelajaran inovatif dan minimnya waktu yang dimiliki untuk menyiapkan model pembelajaran
5. METODE PENELITIAN
5.1. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimental design. Bentuk desain quasi eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah nonequivanlent control group design.
5.2. Prosedur penelitian dibagi menjadi tiga tahap, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap penyelesaian
5.3. Penelitian ini dilakukan di SDN Pekauman 2, Waktu penelitian dimulai bulan Januari hingga bulan Mei 2016.
5.4. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IV SDN Pekauman 2 dan siswa kelas IV SDN Pekauman 5 Kota Tegal. Sampel dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas IV SDN Pekauman 2 dan SDN Pekauman 5 Kota Tegal
5.5. variabel yang digunakan yaitu variabel bebas dan variabel terikat.
5.6. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini ialah observasi, dokumentasi dan tes.
5.7. Analisis data dalam penelitian ini meliputi dua tahap, yaitu analisis tahap awal dan analisis tahap akhir.
6. KAJIAN TEORI
6.1. belajar adalah suatu usaha yang dilakukan individu untuk memperoleh perubahan tingkah laku secara keseluruhan melalui pengalaman yang dalam berinteraksi dengan lingkungannya.
6.2. yakni menarik perhatian, menyampaikan tujuan pembelajaran, meningkatkan konsep/ prinsip yang telah dipelajari, menyampaikan materi pelajaran, memberikan bimbingan belajar, memperoleh kinerja/ penampilan siswa, menilai hasil belajar, dan memperkuat retensi dan transfer.
6.3. Hasil belajar adalah kemampuan yang diperoleh anak setelah melalui kegiatan belajar yang mencangkup pengetahuan, sikap, dan keterampilan.
6.4. Untuk mencapai pembelajaran yang efektif, pembelajaran tidak boleh terfokus pada hasil yang dicapai siswa saja, akan tetapi juga mampu membuat perubahan baik pada diri siswa.
6.5. Untuk mencapai hasil belajar yang baik, guru harus merancang kerangka konseptual yang tepat untuk dijadikan sebagai pedoman pelaksanaan pembelajaran