Hakikat Ilmu Pendidikan

Jetzt loslegen. Gratis!
oder registrieren mit Ihrer E-Mail-Adresse
Hakikat Ilmu Pendidikan von Mind Map: Hakikat Ilmu Pendidikan

1. Ontologi Ilmu Pendidikan (membahas keberadaan sesuatu yang bersifat konkret)

1.1. Objek material

1.2. Objek formal

2. Epistemologi (membahas tentang asal, sifat, metode dan batasan pengetahuan manusia

2.1. pengetahuan (persepsi)

2.1.1. konsepsi atau pengetahuan sederhana

2.1.2. assent atau pembenaran

2.2. kerangka dasar prosedur ilmu pengetahuan

2.2.1. sadar akan adanyan masalah atau perumusan masalah

2.2.2. pengamatan dan pengumpulan data yang relevan

2.2.3. penyusunan atau klarifikasi data

2.2.4. perumusan hipotesis

2.2.5. deduksi dari hipotesis

2.2.6. tes pengujian kebenaran (verifikasi)

2.3. aliran-aliran epistemologi

2.3.1. golongan yang mengemukakan asal atau sumber pengetahuan

2.3.1.1. rasionalisme

2.3.1.2. empirisme

2.3.1.3. kritisme

2.3.2. golongan yang mengemukakan hakikat pengetahuan manusia inklusif

2.3.2.1. realisme

2.3.2.2. idealisme

3. Aksiologi (untuk apa pengetahuan itu ?)

3.1. Manfaat

3.1.1. menjaga dan memberi arah agar menemukan kebenaran yang hakiki

3.1.2. pemilihan objek penelaahan dapat dilakukan secara etis

3.1.3. pengembangan pengetahuan diarahkan untuk meningkatkan taraf hidup

4. Konsep Pendidikan sebagai Ilmu

4.1. Pengertian

4.1.1. M.J Langeveld, 1955

4.1.2. S. Brodjonagaro, 1966:35

4.1.3. Cater V, Good (1945:36)

4.1.4. Driyarkara (1980: 66-67)

4.2. Syarat

4.2.1. memiliki objek studi

4.2.1.1. objek material

4.2.1.2. objek formal

4.2.2. memiliki sistematika

4.2.2.1. melihat pendidikan sebagai gejala manusiawi

4.2.2.2. dengan melihat pendidikan sebagai upaya sadar

4.2.2.3. dengan melihat pendidikan sebagai gejala manusiawi

4.3. Metode

4.3.1. Metode Normatif

4.3.2. Metode Eksplanatori

4.3.3. Metode Teknologis

4.3.4. Metode Deskriptif-Fenomenologis

4.3.5. Metode Hermeneutis

4.3.6. Metode Analisis Kritis (Filosofis)

4.4. Sifat

4.4.1. Rasional

4.4.2. Empiris

4.4.3. Fakta dan Teori

4.4.4. Universal

4.4.5. Akumulatif

4.4.6. Sebagai Ilmu Normatif

4.4.7. Praktis dan Teoritis

4.4.8. Rohanian

4.4.9. Historis