Storyboarding Buku Cerita Anak Dwibahasa

Jetzt loslegen. Gratis!
oder registrieren mit Ihrer E-Mail-Adresse
Storyboarding Buku Cerita Anak Dwibahasa von Mind Map: Storyboarding Buku Cerita Anak Dwibahasa

1. Teks dan Ilustrasi

1.1. Kesinambungan Teks dan Ilustrasi

1.1.1. Ilustrasi bersifat melengkapi dan memuat apa yang tidak tercantum di dalam teks

1.2. Paginasi Halaman dan Alur Baca

1.2.1. Identifikasi kata aksi

1.2.1.1. Jika yang perlu diilustrasi kata kerja pertama, posisi teks pada alur baca terakhir.

1.2.1.2. Alur Baca pembaca Indonesia: atas ---> bawah kiri ---> kanan

1.2.1.3. Jika yang perlu diilustrasi kata kerja terakhir, posisi teks pada alur baca pertama.

1.2.2. Membaca nyaring naskah

1.3. Ruang Bernapas Teks

1.3.1. perhatikan peletakan teks dan keterbacaannya

1.3.2. perhatikan keterbacaan ilustrasi dengan adanya teks

1.3.3. perhatikan ada jarak/ruang yang cukup di sekitar teks

2. Dinamika Ilustrasi

2.1. Efek Balik Halaman (Turning Page)

2.1.1. Jeda yang muncul dengan aksi membalik halaman dapat menghasilkan suspensi bagi pembacanya

2.1.2. Dimanfaatkan oleh pembaca saat kegiatan membaca nyaring

2.2. Sudut Pandang

2.2.1. Mata Burung: menggambarkan suasana

2.2.2. Mata Semut: Menimbulkan efek suatu besar dan tinggi

2.2.3. Sejajar/ Frontal: Ilustrator mengarahkan pembaca kepada suatu situasi, pembaca menjadi salah satu objek yang ada dalam ilustr asi.

2.3. Dimensi Waktu

2.3.1. Picture book adalah salah satu buku anak yang paling mendekati pertunjukan/film.

2.3.1.1. Ilustrasi Spot: untuk membawa pembaca ke dalam rentang dimensi yang lebih lama

2.3.1.2. Dua Ilustrasi Single: memperpendek durasi waktu

2.4. Emosi

2.4.1. Bentuk Orientasi

2.4.1.1. Penataan bentuk dan bidang dapat menimbulkan persepsi dan perasaan tertentu

2.4.1.1.1. Horizontal: Statis, stabil, terang, luas. Mengatur ukuran objek. Objek diperkecil dapat menunjukan rasa kesunyian dan kesepian

2.4.1.1.2. Vertikal: Dinamis, Agresif, Menimbulkan keramaian. Mata pembaca dibawa untuk dapat melihat atas kebawah.

2.4.2. Permainan Nuansa dan Tone

2.4.2.1. Permainan warna gelap dan terang

2.5. Titik Fokus

2.5.1. Pembaca diarahkan melihat karakter utama atau detail tertentu

2.5.1.1. Mengatur penekanan cahaya, warna, komposisi geometris dan elemen ilustrasi di dalamnya

2.6. Konsep dan Gaya Ilustrasi

2.6.1. ilustrasi buku anak layaknya karya seni lain (seperti lukisan) membutuhkan perencanaan konsep dan gaya gambar

2.6.1.1. gaya realisme cocok untuk genre buku nonfiksi atau naratif nonfiksi

2.6.1.2. gaya gambar unik seperti karya cukil kayu untuk membawa nilai tradisional dan masa lalu selaras dgn konsep cerita

3. Aspek Visual Karakter dan Latar Cerita

3.1. Riset karakter sesuai dengan narasi dan konteks masa, lokasi, budaya, dst.

3.2. Detailing ilustrasi sesuai konteks narasi

3.3. Menyisipkan detail/pesan simbolik yang menarik

4. Aspek Desain dan Tata Letak Buku

4.1. Menghindari meletakkan objek terpotong di area margin/gutter

4.2. Font

4.2.1. Jenis huruf tergantung pada perjenjangan buku dan tingkat keterbacaan.

4.2.1.1. Jenjang B2, jenis font Sans-serif, ukuran minimal 18

4.3. Nomor Halaman

4.3.1. Picture book idealnya tidak mempunyai nomor halaman. mengedepankan nilai estetika dan mengurangi distraksi dalam kehadiran elemen-elemen grafika yang tidak berhubungan dengan cerita dan mengganggu keterbacaan

4.4. Desain Sampul

4.4.1. Keterbacaan judul dan elemen teks lain. elemen yang tidak berhubungan