KEDATANGAN JEPANG DI INDONESIA
von 8B, Catherine Paulina Lestari Sinaga
1. Kedatangan bangsa Jepang mempengaruhi kehidupan Indonesia antara lain:
1.1. Menerapkan sistem romusha/sistem kerja paksa, sistem ini juga membuahkan jumlah kematian yang banyak.
1.2. Hampir menerapkan budayanya ke Indonesia dengan memberi hormat kepada sang Dewa Mataharii (Kaisar)
1.3. Semua masyarakat Indonesia mendapatkan akses pendidikan.
1.4. Memperketat pengawasan perekonomian agar tidak terjadinya kegiatan pasar gelap.
2. Karena Jepang menjadi bagian dalam Perang Dunia II, mereka mengajak Indonesia untuk menyerang mereka dengan membangun sebuah organisasi atau pelatihan militer beberapa diantaranya:
2.1. PETA (Pembela Tanah Air) didirikan pada tanggal 3 Oktober 1943. Tugas PETA adalah sebagai pasukan gerilya yang membantu Jepang apabila sewaktu – waktu terjadi serangan dan menjadi korps keamanan mempertahankan tanah air
2.2. Fujinkai merupakan organisasi pelatihan militer bagi wanita dengan usia minimum 15 tahun. Tenaga wanita dengan usia 15 tahun dimaksudkan sebagai garis belakang untuk membantu dan merawat korban perang.
2.3. Seinendan (Barisan Pemuda) berdiri pada tanggal 9 Maret 1943. Anggotanya para pemuda berumur 14-22 tahun. Tujuannya mendidik dan melatih para pemuda agar dapat mempertahankan tanah air Indonesia.
3. Pada tanggal 11 Januari 1942, tentara Jepang dan angkatan lautnya yang kurang lebih sebanyak 20.000 orang, mendarat di Tarakan, Kalimantan Timur. Namun karena wilayah tersebut telah diklaim oleh bangsa Belanda, maka terjadilah pertempuran Tarakan yang berlangsung selama 2 hari dari tanggal 11 hingga 12 Januari 1942