1. Diangkat menjadi Nabi
1.1. Nabi Muhammad diangkat menjadi rasul pada usia 40 tahun, dimalam Ramadhan atau 6 Agustus 610 M di Gua Hira. Saat itu Malaikat Jibril membawa wahyu dan menyuruh Nabi untuk membacanya yaitu Surah AL-Alaq ayat 1-5. inilah wahyu pertama yang diturunkan Allah dan juga sebagai penobatan beliau sebagai nabi dan rasul. Pengangkatan Muhammad menjadi rasul bahkan dibenarkan oleh pendeta nasrani bernama Waraqah bin Naufal. Dua tahun kemudian, Rasulullah menerima wahyu kedua yaitu Surah Al- Mudassir ayat 1-7. Dengan diturunkannya wahyu tersebut, maka jelaslah misi dakwah Rasulullah yaitu mengajak untuk menyembah Allah SWT.
2. Dakwah
2.1. Terang - Terangan
2.1.1. Setelah 3 tahun Rasulullah berdakwah secara sembunyi-sembunyi, maka turunlah Surah Al-Hijr ayat 94 yang memerintahkan Rasulullah untuk berdakwah secara terang-terangan. Awalnya mereka menganggap sebagai: gerakan yang tidak punya dasar, tidak akan bertahan lama, dan gerakan yang tidak waras. Akan tetapi dengan petunjuk Allah SWT, gerakan dakwah Rasulullah semakin tersebar luas dan pengikutnya semakin banyak.
2.2. Sembunyi Sembunyi
2.2.1. Setelah menerima wahyu kedua, Rasulullah mulai berdakwah secara sembunyi-sembunyi dan diberikan pemahaman untuk menyembah Allah SWI di Makkah, tepatnya yaitu di rumah Arqam bin Abil Arqam. Orang pertama yang masuk islam antara lain: Siti Khadijah (istri rasul) Ali bin Abi Thalib (putra Abu Thalib) Zaid bin Harisah (budak rasul) Abu Bakar As Siddiq (sahabat rasul. Orang orang ini kemudian mendapat gelar yaitu, As Sabiqunal Awwalun.