Lancez-Vous. C'est gratuit
ou s'inscrire avec votre adresse e-mail
TM 1 KONFLIK par Mind Map: TM 1 KONFLIK

1. KONFLIK DALAM PERILAKU ORGANISASI

1.1. 1. unsur manusia adalah faktor kunci penentu sukses/kegagalan pencapaian tujuan organisasi

1.2. 2. Organisasi harus menciptakan iklim yang kondusif yang memungkinkan karyawan dapat memenuhi kebutuhan

1.3. 3. Komitmen dapat dikembangkan melalui partisipasi dan keterlibatan para karyawan

1.4. 4. Pekerjaan setiap karyawan harus disusun yang memungkinkan dapat mencapai kepuasan diri dari pekerjaan yang dilakukan

1.5. 5. Pelaksanaan evaluasi di dasarkan pada merit sistem sehingga memenuhi rasa keadilandan memuaskan semua pihak

2. PANDANGAN MENGENAI KONFLIK

2.1. 1. Pandangan Tradisional (1930-1940) hasil disfungsional akibat komunikasi yang buruk, kurangnya kepercayaan dan keterbukaan diantara orang-orang, kegagalan manajer untuk tanggap terhadap kebutuhan dan aspirasi karyawan

2.2. 2. Pandangan hubungan manusia (1940-1970an) = pandangan kontemporer Fenomena biasa dan wajar yang muncul dalam interaksi kelompok dan organisasi. Bermanfaat bagi peningkatan kinerja organisasi

2.3. 3. Pandangan Interaksionis Mendorong munculnya konflik yang menimbulkan situasi yang kooperatif, damai, tenang dan serasi menyebabkan kinerja yang cendrung statis, tidak aspiratif, apatis dan tidak kreatif.

3. KLASIFIKASI KONFLIK

3.1. 1. Konflik fungsional = konflik yang mendukung tujuan kelompok dan memperbaiki kinerja

3.2. 2. Konflik Disfungsional atau konflik merusak = konflik yang tidak bisa dihindari dan tidak diinginkan dalam organisasi

4. BENTUK KONFLIK

4.1. 1. Konflik hubungan = ketidaksesuaian antar pribadi diantara anggota kelompok yang menghasilkan emosi individu

4.2. 2. Konflik tugas = ketidakpastian mengenai isi tugas dan tujuannya, mencakup perbedaan sudut pandang

4.3. 3. Konflik proses = ketidakpastian mengenai tugas yang harus diselesaikan, siapa yang bertanggungjawab, dan bagaimana delegasinya

5. KONSEP DASAR TENTANG KONFLIK

5.1. Saling bertentangan

5.2. Saling Berbantahan

5.3. Saling cekcok

5.4. Fenomena sosial yang dapat muncul ketika orang berinteraksi dan mengejar tujuan bersama

5.5. Ketidaksepakatan sering dimulai ketika dua orang atau pihak memiliki kepentingan yang berbeda dan bekerja melawan satu sama lain dalam mengejar tujuan mereka sendiri.

6. LATAR BELAKANG TERJADINYA KONFLIK

6.1. Disebabkan oleh perbedaan identitas masing-masing individu (sikap, Perilaku, Pengetahuan, Kecerdasan, adat istiadat, keyakinan,fisik, harapan, masalah, dsb)

6.2. Di organisasi ditentukan oleh persepsi individu dan kelompok

7. LEVEL KONFLIK

7.1. Level pertama = perbedaan

7.2. Level kedua = kesalahpahaman

7.3. Level ketiga = ketidaksepakatan

7.4. Level keempat = perselisihan

7.5. Level kelima = Polarisasi

8. SUMBER KONFLIK

8.1. 1. Perbedaan persepsi

8.2. 2. Keterbatasan sumber daya

8.3. 3. Departementalisasi dan spesialisasi

8.4. 4. Interdependensi

8.5. 5. Hubungan kewenangan

8.6. 6. Peran dan harapan

8.7. 7. Ambiguitas yurisdiksi

9. EMOSI DAN KONFLIK

9.1. 1. Sikap, yakni ide dan emosi kognitif

9.2. 2. Perilaku

9.3. 3. Kontradiksi