Pemanfaatan Sastra Anak sebagai Media Mitigasi Bencana (Else Lliliani)

Lancez-Vous. C'est gratuit
ou s'inscrire avec votre adresse e-mail
Pemanfaatan Sastra Anak sebagai Media Mitigasi Bencana (Else Lliliani) par Mind Map: Pemanfaatan Sastra Anak sebagai Media Mitigasi Bencana (Else Lliliani)

1. Kesesuaian Jenis Sastra Anak untuk Mitigasi Bencana Berdasarkan Tahap Perkembangan Kognitif Anak.

1.1. Penulis membagi tahap perkembangan menjadi 4 bagian yang dikutip dari Piaget (Mutchelle, 2003): 1) tahap sesiomotor (0 - 2 tahun). 2) tahap praoperasional ( 2 - 7 tahun). 3) tahap operasional konkrit ( 7 - 11 tahun). 4) tahap formal operasional ( 11 tahun - remaja).

2. Pemanfaatan Sastra Anak sebagai Media Mitigasi Bencana

2.1. Sastra anak dapat dimanfaatkan sebagai media untuk mitigasi, terutama dalam pendidikan formal. Dengan memasukkan muatan mitigasi bencana dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia berdasarkan jenjang pendidikan dan kurikulumnya, maka sekaligus keterampilan berbicara, menyimak, dan menulis siswa akan semakin terasah.

3. Simpulan

3.1. 1. Jenis sastra anak yang ditemukan dalam penelitian adalah puisi, fiksi, komik dan non-fiksi. Unsur yang dapat dimanfaatkan sebagai media penambah wawasan adalah tema, pesan moral, konflik, penokohan, ilustrasi, dan bunyi. 2. Berdasarkan karakteristik penulisan maka jenis puisi, fiksi, dan non-fiksi tepat diberikan pada anak usia 7-11 tahun dan komik untuk anak usia 11 tahun - remaja. 3. Upaya mitigasi bencana dapat dilakukan dengan memahami isi teks, memberi tanggapan yang mereka baca. Dengan demikian, selain keempat keterampilan berbahasa menjadi semakin terasah, pemahaman siswa mengenai isi cerita akan menjadikan siswa memiliki pemahaman mengenai bencana, cara mencegah, menyikapi serta mengatasinya.

4. Abstrak: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) genre anak yang ditemui adalah puisi, fiksi, komik, dan non-fiksi. 2) fiksi dan non-fiksi diberikan kepada anak usia 7 - 11 tahun. 3) upaya mitigasi bencana dapat dilakukan oleh memahami isi teks, memberikan tanggapan terhadap masalah bencana dan pencegahannya.

5. Pendahuluan: Dalam penelitian ini penulis melakukan pengkajian terhadap berbagai genre sastra anak yang dapat dimanfaatkan sebagai media mitigasi bencana sambil mengumpulkan berbagai bahan sumber (sastra anak). Penulis juga membahas tentang sastra merupakan media yang sangat efektif untuk mendidik anak.

5.1. Nilai dan Manfaat Sastra : terdapat 2 nilai, yaitu nilai instrinsik dan ekstrinsik.

5.2. Mitigasi Bencana: Istilah kolektif yang digunakan untuk mencakup semua aktivitas yang dilakukan dalam mengantisipasi munculnya suatu potensi kejadian yang mengakibatkan kerusakan. (Pomonis, 1994).

6. Jenis Sastra Anak yang Dapat Dimanfaatkan sebagai Media Mitigasi Bencana

6.1. Jenis fiksi memiliki potensi untuk banyak bicara tentang bencana dan pengelolaanna. Jenis non-fiksi tidak terlalu mengupas bencana secara komprehensif. Persoalan bencana dalam non-fiksi dibahas secara parsial. Ternyata dalam komik yang paling banyak berbicara mengenai bencana dan pengelolaannya.