OBAT
par ed vin
1. Sumber Obat
1.1. Tumbuhan
1.1.1. Kuinin
1.1.2. Digitalis
1.2. Hewani
1.2.1. Insulin
1.3. Mineral
1.3.1. Carbon
1.3.2. Caolin
1.4. Sintesis
1.4.1. Parasetamol
1.4.2. Aspirin
1.5. Mikroorganisme
1.5.1. Eritromisin
1.5.2. Penisilin
1.6. Bioteknologi
1.6.1. Interferon
1.6.2. Hormon
2. Tujuan pengobatan
2.1. Peningkatan Kesehatan (Promotif)
2.2. Penyembuhan (Kuratif)
2.3. Pencegahan (Preventif)
2.4. Penetapan Dosis
2.5. Farmakokinetik
2.6. Kontrasepsi
2.7. Pemulihan Kembali (Rehabilitatif)
2.8. Gejala (Simtomatik)
3. Metode
3.1. Parenteral
3.2. Topikal
3.3. Oral
3.4. Rectal
3.5. Urogenital
3.6. Vaginal
4. Menggunakan tumbuhan untuk mengobati penyakit, dikembangkan secara turun temurun.
5. Farmakodinamic
6. sejarah
6.1. periode kuno (sebelum 1700)
6.1.1. Catatan tertua ditemukan pengobatan tertua ada di Cina dan Mesir, di Indonesia terkenal dengan sebutan Jamu.
6.2. Periode Modern
6.2.1. Theophratus von hohenheim (1493-1591)
6.2.2. Johan Jacob Welfer (1620- 1695)
6.2.3. Rudolf Buchheim (1820-1879)
6.2.4. Oswald (1838-1921)
7. pengertian
7.1. zat kimia atau sintetik (selain makanan)
7.1.1. yang mempunyai efek pada organisme hidup
7.1.1.1. psikologis
7.1.1.2. fisiologis
7.1.1.3. biokimia
8. Faktor Mempengaruhi
8.1. Umur
8.2. Patofisiologis
8.3. Jenis Kelamin
8.4. generik
9. Contoh Penemuan
9.1. Ophium
9.1.1. Morphine
9.1.2. Papaverine
9.1.3. Narcotine
9.1.4. Codeine