1. Gliserolipid Gliserolipid tersusun atas gliserol bersubstitusi mono-, di-, dan tri-, yang paling terkenal adalah ester asam lemak dari gliserol (triasilgliserol),yang juga dikenal sebagai trigliserida. Di dalam persenyawaan ini, tiga gugus hidroksil gliserol masing-masing teresterifikasi, biasanya oleh asam lemak yang berbeda. Karena ia berfungsi sebagai cadangan makanan, lipid ini terdapat dalam sebagian besar lemak cadangan di dalam jaringan hewan.
2. B. KARAKTER AIR DALAM KEHIDUPAN Semua kehidupan ini sangat tergantung pada air karena merupakan komponen utama. Dalam sistem kehidupan, air mempunyai berbagai macam fungsi : 1. Air sebagai pelarut yang baik 2. Air sebagai pengatur PH 3. Air sebagai Pengatur suhu Keadaan air yang sangat banyak di bumi merupakan alasan mengapa bumi ini dapat ditempati organisme hidup Pembentukan sel pada makhluk hidup yang merupakan hasil dari interaksi yang dinamis dan rumit antara berbagai jenis sel, setelah melewati berbagai proses, Agar interaksi ini bisa efektif, maka diperlukan unsur pokok yang bisa mensenyawakan berbagai sel, sehingga proses kehidupannya bisa terus berkembang. Unsur pokok yang dimaksud adalah air.
3. Jenis-jenis karbohidrat yaitu: Monosakarida Monosakarida merupakan karbohidrat paling sederhana karena molekulnya hanya terdiri atas beberapa atom C dan tidak dapat diuraikan dengan cara hidrolisis menjadi karbohidrat lain. Monosakarida dibedakan menjadi aldosa dan ketosa. Contoh dari aldosa yaituglukosa dan galaktosa. Contoh ketosa yaitu fruktosa. Disakarida dan oligosakarida Disakarida merupakan karbohidrat yang terbentuk dari dua molekul monosakarida yang berikatan melalui gugus -OH dengan melepaskan molekul air. Contoh dari disakarida adalah sukrosa, laktosa, dan maltosa. Polisakarida Polisakarida merupakan karbohidrat yang terbentuk dari banyak sakarida sebagai monomernya. Rumus umum polisakarida yaitu C6(H10O5)n. Contoh polisakarida adalahselulosa, glikogen, dan amilum Sumber Karbohidrat Karbohidrat menyediakan kebutuhan dasar yang diperlukan tubuh makhluk hidup. Monosakarida, khususnya glukosa, merupakan nutrien utama sel. Selain sebagai sumber energi, karbohidrat juga berfungsi untuk menjaga keseimbangan asam basa di dalam tubuh, berperan penting dalam proses metabolisme dalam tubuh, dan pembentuk struktur sel dengan mengikat protein dan lemak. Sumber karbohidrat adalah padi-padian (gandum dan beras) atau serealia, umbi-umbian (kentang, singkong, ubi jalar), jagung, kacang-kacang kering, dan gula. Hasil olahan dari sumber karbohidrat adalah mie. bihun, roti, tepung-tepungan, selai, sirup, dan sebagainya. Sebagian besar sayur dan buah tidak banyak mengandung karbohidrat. Sayur umbi-umbian, seperti wortel dan kacangkacangan relatif lebih banyak mengandung karbohidrat daripada sayuran. Bahan makanan hewani seperti daging, ayam, ikan, telur, dan susu sedikit sekali mengandung karbohidrat.
3.1. 2. Lipid (Lemak) Lipid mengacu pada golongan senyawa hidrokarbon alifatik nonpolar dan hidrofobik. Karena nonpolar, lipid tidak larut dalam pelarut polar seperti air, tetapi larut dalam pelarut nonpolar, seperti alkohol, eter atau kloroform.
4. 1. ATOM,Atom ditemukan pertama kali oleh filsuf Yunani bernama Leucippus dan Democritus sekitar 450 tahun. Atom berasal dari bahasa Yunani atomos yang maknanya a 'tidak' dan tomos 'terbagi'. Sedangkan John Dalton pada tahun 1808 menyatakan: Setiap unsur terdiri atas partikel terkecil yang tak dapat dibagi-bagi lagi, disebut atom. Semua atom dari unsur yang sama memiliki ukuran dan massa yang sama. Atom dari unsur yang berbeda maka massa nya juga berbeda. Atom tidak dapat dirusak, dimusnahkan atau diciptakan melalui reaksi kimia. Atom dari pereaksi kimia akan memiliki susunan yang baru dan akan saling terikat satu sama lain dengan rasio bilangan tertentu (model atom Dalton)
5. New Topic
5.1. 5. IKATAN KIMIA Ikatan kimia adalah ikatan antara dua atom atau lebih dapat saling berinteraksi dan membentuk molekul. Interaksi ini selalu disertai dengan pelepasan energi. Adapun gaya-gaya yang menahan atom-atom dalam molekul merupakan suatu ikatan yang dinamakan ikatan kimia. Ikatan kimia terbentuk karena unsure- unsur cenderung membentuk struktur elektron stabil. Struktur elektron stbil yaitu struktur elektron gas mulia ( Golongan VIII A )He, Ne, Ar, Kr, Xe, Rn.
6. Tiga Proses perubahan makanan dalam tubuh manusia, tahapannya terjadi sebagaimana berikut ini: Zat karbohidrat berubah menjadi zat gula yang mudah dicerna dengan perantaraan enzym pelarut gula dan air. Sehingga terbentuk glukosa sebagai unsur penting bagi sel tubuh dalam menghasikan energi yang dibutuhkannya untuk tetap hidup. Zat lemak dengan perantaan enzym pelarut lemak dan air yang tersedia, berubah menjadi zat yang lebih sederhana dan mudah dicerna yang disebut dengan „asam lemak‟. Zat protein berubah menjadi asam amonea yang mempunyai struktur lebih sederhana sehingga mudah untuk dicerna oleh tubuh. Dan dalam prosesnya, air memiliki peranan penting.
6.1. Adapun 4 makromolekul utama dalam sistem kehidupan 1. Karbohidrat Karbohidrat adalah segolongan besar senyawa organik yang paling melimpah di bumi. Karbohidrat memiliki berbagai fungsi dalam tubuh makhluk hidup, terutama sebagai bahan bakar (misalnya glukosa), cadangan makanan (misalnya pati pada tumbuhan danglikogen pada hewan), dan materi pembangun (misalnya selulosa pada tumbuhan, kitin pada hewan dan jamur). pada proses fotosintesis, tetumbuhan hijau mengubah karbon dioksida menjadi karbohidrat. Secara biokimia, karbohidrat adalah polihidroksil-aldehida atau polihidroksil-keton, atau senyawa yang menghasilkan senyawa-senyawa ini bila dihidrolisis. Karbohidrat mengandung gugus fungsi karbonil (sebagai aldehida atau keton) dan banyak gugus hidroksil. Pada awalnya, istilah karbohidrat digunakan untuk golongan senyawa yang mempunyai rumus (CH2O)n, yaitu senyawa-senyawa yang n atom karbonnya tampak terhidrasi oleh n molekul air
6.1.1. Dan adapun peran-peran biologi dalam karbohidrat yaitu: a. Peran dalam biosfer Fotosintesis menyediakan makanan bagi hampir seluruh kehidupan di bumi, baik secara langsung atau tidak langsung. Organisme autotrof seperti tumbuhan hijau, bakteri, dan algafotosintetik memanfaatkan hasil fotosintesis secara langsung. b. Peran sebagai bahan bakar dan nutrisi Karbohidrat menyediakan kebutuhan dasar yang diperlukan tubuh makhluk hidup. Monosakarida, khususnya glukosa, merupakan nutrien utama sel. Misalnya, pada vertebrata, glukosa mengalir dalam aliran darah sehingga tersedia bagi seluruh sel tubuh.
7. C. KARBON SEBAGAI BAHAN DASAR SENYAWA ORGANIK PENYUSUN KEHIDUPAN Karbon merupakan bahan dasar penyusun senyawa organik. Di dalam organisme hidup terdapat 18% karbon. Kemampuan saling mengikat pada atom- atom karbon (C) merupakan dasar bagi keragaman molekul dan ukuran molekul yang sangat diperlukan dalam kehidupan. Selain terdapat dalam bahan organik, karbon juga ditemukan dalam senyawa anorganik, yaitu gas karbondioksida (CO2) dan batuan karbonat (batu kapur dan koral) dalam bentuk calsium karbonat (CaCO3). Organisme autotrof (tumbuhan) menangkap karbondioksida dan mengubahnya menjadi karbohidrat, protein, lipid, dan senyawa organik lainnya. Bahan organik yang dihasilkan tumbuhan ini merupakan sumber karbon bagi hewan dan konsumen lainnya.
7.1. D. MAKROMOLEKUL UTAMA DALAM SISTEM KEHIDUPAN
8. Asam lemak Asam lemak atau asil lemak ialah istilah umum yang digunakan untuk menjabarkan bermacam-ragam molekul-molekul yang disintesis dari polimerisasi asetil KoA dengan gugusmalonil-KoA atau metilmalonil-KoA di dalam sebuah proses yang disebut sintesis asam lemak.Asam lemak terdiri dari rantai hidrokarbon yang berakhiran dengan gugus asam karboksilat; penyusunan ini memberikan molekul ujung yang polar dan hidrofilik, dan ujung yang nonpolar dan hidrofobik yang tidak larut di dalam air.
9. Asam lemak jenuh Asam lemak tak jenuh Garam dari asam lemak Prostaglandin
10. Unsur(elemen) Unsur merupakan zat murni yang paling sederhana karena tidak dapat diuraikan
10.1. terdapat dalam tubuh manusia yaitu. NO Nama Unsur jumlah 1. Oksigen ( O ) 65,0 2. Karbon ( C ) 18,5 3. Hidrogen ( H ) 9,5 4. Nitrogen ( N ) 3,3 5. Kalsium ( Cs ) 1,5 6. Fosfor ( P ) 1,0 7. Sulfur ( S) 0,9 8. Postasium ( K ) 1,3 9. Sodium ( S ) 0,2 10. Klorida ( Cl ) 0,2 11. Magnesium ( Mg) 0,2
10.1.1. 3. Molekul Molekul adalah: gabungan dua atom atau lebih yang berasal dari unsur sama atau berbeda. Jika yang bergabung atom unsur sama, disebut molekul unsur (Contohnya: O2 atau oksigen). Jika bergabungnya atom unsur berbeda, maka disebut molekul senyawa (Contohnya: CO2 atau karbondioksida). Jika unsur logam partikel terkecilnya adalah atom-atom, maka unsur bukan logam partikel terkecilnya bisa atom, atau bisa juga molekul. Contohnya unsur golongan gas mulia (VIIIA) tersusun atas partikel atom. Unsur golongan halogen (VIIA) tersusun atas molekul unsur.
10.1.1.1. 4. ION penelitian di abad ke-19 pertengahan mengungkap bahwa banyak zat tidak disusun oleh atom melainkan oleh partikel bermuatan yang disebut ion. Ion berukuran mirip dengan atom dan molekul. Contoh adanya ion bisa dilihat pada muatan listrik yang bisa mengalir melewati larutan garam dan air. Dalam larutan garam atau lelehan garam, muatan listrik dibawa oleh ion-ion positif dan negatif. Berbeda dengan listrik yang dihantarkan melewati logam, muatan listrik mengalir dibawa oleh elektron dalam logam. Logam-logam membentuk ion-ion bermuatan positif yang disebut kation. Ion-ion unsur bukan logam sebagian besar membentuk ion bermuatan negatif atau anion. Walau ion tidak tampak dengan mata telanjang, namun ion ada dan menjadi penyusun dari benda-benda. Misalnya garam inggris atau MgSO4, akan terbentuk menjadi ion-ion Mg2+ dan ion SO4 jika dilarutkan dalam air. Garam dapur NaCl akan menjadi ion Na+ dan ion Cl- jika dilarutkan dalam air. Tubuh manusia membutuhkan beberapa jenis ion semisal ion zat besi untuk pembentukan hemoglobin darah. Proses metabolisme dalam tubuh berlangsung dalam bentuk ion dan dengan bantuan ion. Ion Na+ dan K+ dibutuhkan untuk berlangsungnya transportasi zat antar organ tubuh.