SISTEM GERAK MANUSIA

Lancez-Vous. C'est gratuit
ou s'inscrire avec votre adresse e-mail
SISTEM GERAK MANUSIA par Mind Map: SISTEM GERAK MANUSIA

1. Otot

1.1. Rangka/Lurik

1.1.1. Otot Yang Melekat Pada Rangka

1.2. Jantung

1.2.1. Dinding Jantung

1.3. Polos

1.3.1. Terdapat di Organ Dalam

1.4. Cara Kerja Otot

1.4.1. Kontraksi

1.4.1.1. Kontraksi otot adalah keadaan saat otot menegang dan memendek sehingga kemudian dapat menggerakkan tulang atau rangka tubuh

1.4.2. Relaksasi

1.4.2.1. Relaksasi adalah kondisi ketika otot kembali memanjang

1.4.3. Otot Sinargis

1.4.3.1. kedua kelomkpok otot bekerja secara bersama-sama tidak saling melawan. Contoh otot antagonis adalah kerja otot bisep dan trisep

1.4.4. Otot Antagonis

1.4.4.1. kerja dua kelompok otot saling berlawanan, jika satu kelompok otot kontraksi maka kelompok otot yang lain berelaksasi

2. Gangguan

2.1. Otot

2.1.1. Kejang Otot(Keram)

2.1.1.1. Berkontraksi Sangat Kuat Karena Lelah

2.1.2. Nyeri Otot

2.1.2.1. Pembengkakan Jaringan Penghubung Otot

2.1.3. Polio

2.1.3.1. Virus Pada Saraf Yang Mengendalikan Gerakan Otot Rangka

2.1.4. Sawan

2.1.4.1. Kontraksi Karena Beberapa Otot

2.1.5. Keseleo

2.1.5.1. Di Daerah Sendi dan Ligamen Sendi. Otot Dapat Putus Akibat Tarikan Yang Kuat dan Tiba-tiba

2.2. Tulang

2.2.1. Fraktura Terbuka, Tertutup, Remuk dan Retak

2.2.1.1. tulang menerima tekanan yang lebih besar dari yang bisa diterima oleh tulang tersebut.

2.2.2. Microcephalus

2.2.2.1. Infeksi saat kehamilan –seperti toksoplasma, Campylobacter pylori, rubella, herpes, syphilis, cytomegalovirus, HIV, dan Zika.

2.2.3. Osteoporosis

2.2.3.1. penurunan kepadatan tulang

2.2.4. Rachitis

2.2.4.1. kurangnya vitamin D dan kalsium

2.2.5. Lordosis

2.2.5.1. Kebiasaan Membungkuk, Menggunakan meja Terlalu Rendah

2.2.6. Skoliosis

2.2.6.1. Pergeseran ruas tulang, obesitas, cedera tulang, postur tubuh yang buruk, distrofi otot, osteoporosis, dan diskitis atau peradangan pada ruang antara tulang belakang.

2.2.7. Kifosis

2.2.7.1. Postur tubuh yang salah, misalnya karena bersandar di kursi dengan posisi yang terlalu membungkuk atau akibat membawa tas sekolah yang terlalu berat.

3. Rangka

3.1. Rangka Aksial

3.1.1. Tulang Tengkorak

3.1.2. Tulang Belakang

3.1.3. Tulang Dada

3.1.4. Tulang Rusuk

3.2. Rangka Apendikular

3.2.1. Tulang Anggota Gerak Atas

3.2.2. Tulang Anggota Gerak Bawah

4. Tulang

4.1. Bentuk Tulang

4.1.1. Tulang Pipa

4.1.1.1. Tulang Paha, Tulang Lengan Atas

4.1.2. Tulang Pipih

4.1.2.1. Tulang Dada, Tulang Belikat

4.1.3. Tulang Pendek

4.1.3.1. Ruas Tulang Belakang, Tulang Pergelangan Kaki

4.2. Jenis Tulang

4.2.1. Tulang Rawan

4.2.1.1. Hialin

4.2.1.1.1. Kuat dan Elastis

4.2.1.1.2. Terdapat Pada Dinding Trakea, Ujung Tulang, Sendi tulang, dll

4.2.1.2. Serabut

4.2.1.2.1. Kuat, Tetapi Kurang Lentur

4.2.1.2.2. Terdapat diantara Ruas Tulang Belakang, dll

4.2.1.3. Elastik

4.2.1.3.1. Lentur

4.2.1.3.2. Terdapat Di Hidung, Daun Telinga,dll

4.2.2. Tulang Keras

4.2.2.1. Mengandung Osteoblas ( Sel Pembentuk Tulang)

5. Sendi

5.1. Komponen Penunjang Sendi

5.1.1. Ligamen, Kpasul Sendi, Cairan Sinovial, Tulang Rawan Hialin

5.2. Persendian

5.2.1. Sinartrosis (Sendi Mati)

5.2.2. Amfiartrosis (Sendi Kaku)

5.2.3. Diartrosis (Sendi Gerak)

5.2.3.1. Peluru (Tulang paha, gelang panggul)

5.2.3.2. Engsel (Lutut, siku, antarruas jari)

5.2.3.3. Putar (Tulang atlas, tulang pemutar)

5.2.3.4. Pelana (Tulang telepak tangan dgn ruas ibu jari)