BUMI DAN ALAM SEMESTA

Lancez-Vous. C'est gratuit
ou s'inscrire avec votre adresse e-mail
BUMI DAN ALAM SEMESTA par Mind Map: BUMI DAN ALAM SEMESTA

1. TEORI TERJADI ALAM SEMESTA

1.1. Pandangan orang tentang alam mengalami perkembangan sepanjang jaman.

1.1.1. 3 Teori terjadinya alam semesta

1.1.1.1. 1. teori keadaan tetap

1.1.1.1.1. 3 kosmolog Inggris FRED Hoyle, Herman Bondi dan Thomas Gold. “ Alam semesta itu tidak berawal dan tidak berakhir” Materi yang ada memadat kemudian menjadi galaksi. Galaksi yang terbentuk tidak akan pernah kembali ke pusat hipotesis alam semesta.

1.1.1.2. 2. teori ledakan/dentuman hebat

1.1.1.2.1. *Teori ini dikembangkan oleh George Lemaitre. Berdasrkan pengamatannya terhadap bintang2 di langit: Posisi bintang-bintang terhadap bintang-bintang yang lain tidaklah tetap, melainkan tampak semakin renggang satu sama lain. “ Bintang berasal dari serpihan suatu massa yg sangat besar yang kemudian meledak” Serpihan2 ini memiliki energi yang besar dan menyebar ke segala penjuru, sbg massa pijar.

1.1.1.3. 3. teori alam semesta berayun

1.1.1.3.1. Teori dentuman hebat Serpihan Materi yang tersebar bergerak saling menjauhi , akhirnya mengalami perlambatan dan berhenti. Dengan adanya gravitasi maka materi-materi tsb tertarik kembali kearah pusat hipotesis alam semesta. Terjadilah pemampatan kembali, sampai suatu saat akan meledak lagi. Ledakan dapat terjadi berulang-ulang.

2. TEORI TERJADINYA TATA SURYA

2.1. A. Konsep Tata Surya Tata surya adalah suatu kelompok benda langit yang terdiri atas seluruh bintang dan benda2 langit yg mengitari bintang tsb. Tata Surya mrpk sub sistem dari suatu sistem yang lebih besar yaitu Galaksi.

2.2. B. Terjadinya Tata Surya Beberapa teori terbentuknya tata surya : Hipotesis Kabut, Hipotesis Planetesimal, Hipotesis Pasang dan Teori Kondensasi/nebular.1. Hipotesis Kabut

2.3. C. Susunan Tata Surya Tata surya terdiri dr 8 planet ( 4 kasat mata dan 4 yg lain hanya bisa dilihat dengan teropong dari bumi). Mercurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus. Dilihat dari bumi, dibedakan : Planet Dalam : orbitnya berada di antara matahari dan bumi (Mer&Ve) Planet Luar : Orbitnya diluar bumi( Mayusaune)

2.3.1. 8 planet dalam tata surya

2.3.1.1. Matahari

2.3.1.1.1. Mercurius

2.3.1.1.2. Mercurius Ukuran ± 1/3 diameter bumi, rotasinya sangat lambat (59hari), berarti 29 hari malam terus dan 29 hari siang terus. Pada siang hari suhu mencapai 200°C dan malam hari mencapai -270°C . Atmosfirnya sangat tipis dan tersusun dr gas He.

3. TEORI ASAL MULA KEHIDUPAN DI BUMI

3.1. Perkiraan bumi telah berusia 5 milyar tahun, dan di awal tidak ada kehidupan di bumi ini.

3.1.1. 3 golongan teori

3.1.1.1. 1. Teori Transendental: Asal mula kehidupan adalah ciptaan Tuhan/dewa, (seperti yang dipercaya oleh kaum beragama).

3.1.1.2. 2. Teori Abiogenesis :

3.1.1.2.1. a. Generatio spontanea (Aristoteles). Kehidupan itu muncul secara spontan dari benda mati (anorganik). Tikus berasal dari gundukan kain kotor.

3.1.1.3. 3. Teori Biogenesis

3.1.1.3.1. Teori Cosmozoa : Kehidupan berasal dr “bibit hidup” yang berasal dari kosmos (ruang angkasa) yang jatuh di permukaan bumi.

4. BUMI SEBAGAI BIOSFER

4.1. A.Konsep Bumi Konsep tentang bumi mengalami perkembangan, dimulai dari anggapan bahwa bumi itu datar, bumi itu bulat, bumi itu spt elips.

4.1.1. Hidrosfere : Mencapai 70% permukaan bumi. Cahaya matahari yg datang mampu menguapkan air shg lapisan ini mampu meredam teriknya matahari.

4.1.2. Siklus Air Jumlah air di dunia diperkirakan tersusun dari: 97,5% air asin 1,75% es 0,73% air tanah, danau, sungai 0,001% uap air.

4.1.3. Atmosfer Bumi dikelilingi udara yang disebut atmosfir. Sifat-sifat atmosfir: Tidak berbau, tidak berasa, tidak berwarna, tidak dapat dirasakan kecuali bergerak, dapat memuai dan menyusut, dapat meneruskan gelombang elektromagnetik, mengandung uap air dan gas-gas, ada tekanan udara.

4.2. B. Konsep Biosfer Etimologi: Bios + sphera = Lapisan Kehidupan Biosfer tempat hidup makhluk hidup, air, udara,tanah.