Perubahan dan Pelestarian Lingkungan Hidup

Lancez-Vous. C'est gratuit
ou s'inscrire avec votre adresse e-mail
Perubahan dan Pelestarian Lingkungan Hidup par Mind Map: Perubahan  dan Pelestarian Lingkungan Hidup

1. Dinamika Komunitas

1.1. Komunitas

1.1.1. Siklis

1.1.2. Non Siklis

1.2. Suksesi

1.2.1. Primer

1.2.2. Non Primer

2. Pencemaran Lingkungan

2.1. Pencemaran Udara

2.1.1. Sumber Alamiah

2.1.2. Kegiatan Manusia

2.2. Pencemaran Air

2.2.1. Limbah Domestik

2.2.2. Limbah Industri

2.2.3. Limbah Pertanian

2.2.4. Limbah Pertambangan

2.3. Pencemaran Tanah

2.3.1. Bio Polutan

2.3.2. Aktivitas Perkebunan dan Pertanian

2.3.3. Limbah Urban

2.3.4. Limbah Industri

2.3.5. Polutan Radioaktif

2.4. Pencemaran Suara

2.4.1. Kebisingan Impulsif

2.4.2. Kebisingan Impulsif Kontinu

2.4.3. Kebisingan Semikontinu

2.4.4. Kebisingan Kontinu

3. Akumulasi Bahan Pencemar Dalam Rantai Makanan

3.1. Biomagnifikasi

4. Penangan Limbah

4.1. Limbah Cair

4.1.1. Limbah Domestik

4.1.1.1. Cubluk

4.1.1.2. Tangki Septik Konvensional

4.1.1.3. Tangki Septik Biofilter

4.1.1.4. Instalasi Pengolahan Limbah Ciar Domestik (IPLCD)

4.1.2. Limbah Industri

4.1.2.1. Sistem Setempat

4.1.2.2. Sistem Terpusat

4.2. Limbah Padat

4.2.1. Penimbunan Tanah

4.2.2. Penimbunan Berlapis

4.2.3. Pembakaran

4.2.4. Penghancuran

4.2.5. Pengomposan

4.2.6. Pemanfaatan Sebagai Pakan Ternak

4.3. Limbah Gas

4.3.1. Filter Udara

4.3.2. Pengendap Siklon

4.3.3. Filter Basah

4.3.4. Pengendap Sistem Gravitasi

4.3.5. Pengendap Elektrostatik

4.4. Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun)

4.4.1. Subtitusi Bahan

4.4.2. Modifikasi Proses

4.4.3. Penggunaan Teknologi Ramah Lingkungan

5. Keseimbangan dan Perubahan Lingkungan Hidup

5.1. Seimbang

5.1.1. Terdapat Pola Pola Interaksi

5.1.2. Lingkungan Hemeostatis

5.1.3. Pertumbuhan dan Perkembangan Organisme Berlangsung Secara Alami

5.1.4. Memiliki Daya Dukung Lingkungan

5.2. Perubahan

5.2.1. Faktor Alam

5.2.2. Faktor Manusia

6. Adaptasi dan Mitigasi

6.1. Adaptasi

6.1.1. Kemarau

6.1.1.1. Menghemat Air Bersih

6.1.1.2. Menyiram Tanaman Dengan Air Bekas Detergen

6.1.1.3. Memperdalam Sumur

6.1.2. Kenaikan Air Laut

6.1.2.1. Merelokasi Pemukiman

6.1.2.2. Membangun Sistem Pemecah Ombak

6.1.2.3. Memelihara Hutan Bakau

6.1.3. Banjir

6.1.3.1. Memelihara Drainase

6.1.3.2. Membangun Rumah Pompa

6.1.3.3. Pengerukan Saluran Air

6.1.4. Kebakaran Hutan

6.1.4.1. Pemadaman Api

6.1.4.2. Memakai Masker

6.1.4.3. Mencegah Penjalaran Api

6.1.5. Longsor

6.1.5.1. Merelokasi Pemukiman

6.1.5.2. Membuat Sistem Terasering

6.1.5.3. Merehabilitasi Hutan Daerah Hilir

6.2. Mitigasi

6.2.1. Pertanian

6.2.1.1. Menggurangi Penggunaan Pestisida dan Pupuk Kimia

6.2.1.2. Menggunaan Kotoran Ternak Sebagai Kompos

6.2.1.3. Menanam Varietas Unggul

6.2.2. Transportasi

6.2.2.1. Mengurangi Penggunaan Kendaraan Pribadi

6.2.2.2. Berjalan Kaki atau Bersepeda untuk Perjalanan Jarak Dekat

6.2.3. Kehutanan

6.2.3.1. Melakukan Reboisasi

6.2.3.2. Mencegah dan Menanggulangi Kebakaran Hutan

6.2.4. Energi

6.2.4.1. Memanfaatkan Sumber Energi Terbarukan

6.2.5. Pengelolaan Sampah

6.2.5.1. Menghemat Pemakaian Kantong Plastik

6.2.5.2. Melakukan Pilah Sampah

6.2.6. Tata Kota

6.2.6.1. Melakukan Penghijauan Kota

6.2.6.2. Membuat dan Memperbaiki Saluran Air

6.2.7. Pendidikan

6.2.7.1. Melakukan Penyuluhan Pelajar

6.2.7.2. Pelestarian Lingkungan Hidup

6.2.7.3. Melakukan Kmapanye Peduli Lingkungan